Infinix GT 50 Pro Kantongi TKDN, Siap Masuk Indonesia?

Sorotan
  • Infinix GT 50 Pro diduga tengah dipersiapkan untuk rilis di Indonesia, sudah mengantongi sertifikasi TKDN Kemenperin.
  • Ponsel ini diprediksi menggunakan chipset Dimensity 8400, upgrade dari pendahulunya yang memakai Dimensity 8350. 
  • Bocoran desain ponsel ini juga sudah muncul, memperlihatkan desain Mecha dengan RGB lighting yang membentuk huruf “X”.

Infinix kabarnya akan segera meluncurkan generasi berikutnya untuk lini mid-range khusus gaming, yaitu Infinix GT 50 Pro. Selain akan rilis di pasar global, ponsel penerus dari GT 30 Pro ini juga terindikasi akan dibawa masuk ke Tanah Air. 

Sebab, sertifikat untuk nomor model X6891 baru-baru ini telah terbit di laman sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Infinix GT 50 Pro (X6891) dinyatakan lolos uji sertifikasi TKDN Kemenperin.
Infinix GT 50 Pro (X6891) dinyatakan lolos uji sertifikasi TKDN Kemenperin, pertanda segera rilis di Indonesia.

Di listing tersebut, disebutkan bahwa X6891 diajukan oleh PT CarlCare Service ILA sebagai jenis produk “Smartphone” dengan spesifikasi 4G LTE dan 5G. Terlihat pula bahwa perangkat ini mengantongi nilai TKDN sebesar 35,75 persen, sebagaimana terlihat di tautan ini. Penemuan sertifikat ini berdekatan dengan munculnya listing Infinix Smart 20 di situs yang sama

Berdasarkan penelusuran 91Mobiles Indonesia, Senin (2/2/2026), nomor perangkat X6891 belum ditemukan pada situs sertifikasi Postel dari Komdigi. Apabila sudah mengantongi dua sertifikat ini, maka hampir dapat dipastikan bahwa Infinix GT 50 Pro akan segera rilis di Indonesia.

Adapun keputusan Infinix untuk “skip” angka 40 dan langsung ke Infinix GT 50 Pro, karena menghindari konotasi negatif yang kerap menyelimuti angka “4” di budaya China. 

Nomor model X6891 juga bulan lalu muncul pada bocoran Geekbench yang mengungkapkan sejumlah spesifikasinya, yakni sebagai berikut.

Bocoran spesifikasi Infinix GT 50 Pro (Geekbench)

Bocoran Infinix GT 50 Pro di Geekbench.
Bocoran Infinix GT 50 Pro di Geekbench.
  • Dikutip dari GSM Arena, Infinix GT 50 Pro diduga akan menggunakan chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate. Hal ini berdasarkan konfigurasi chipset yang ditampilkan, yaitu 8-core CPU dengan format inti 1 + 3 + 4 yang berkekuatan hingga 3,25 GHz. 
  • Source code dari laman Geekbench juga mengungkapkan jenis GPU yang digunakan, yakni Mali-G720. Pengolah grafis ini mengalami peningkatan kinerja hingga 24 persen dibandingkan GT 30 Pro.
  • Besaran RAM pada unit purwarupa yang diujikan diketahui sebesar 12 GB
  • Perangkat keluaran tahun 2026 ini juga diprediksi langsung menggunakan Android 16 sedari awal rilis.
  • Gambaran kinerja HP ini juga telah mengemuka, yaitu mendapatkan skor 1.612 poin di single-core dan 6.686 poin di multi-core pada pengujian Geekbench 6. 

Bocoran desain Infinix GT 50 Pro

Bocoran desain Infinix GT 50 Pro. Sumber: @kath_x6711 di TikTok.
Bocoran desain Infinix GT 50 Pro. Sumber: @kath_x6711 di TikTok.

Infinix GT series memang kerap mengusung konsep desain “Mecha”, dan hal ini tampaknya kembali ditunjukkan pada desain GT 50 Pro yang dibocorkan oleh user TikTok @kath_x6177

Pada gambar tersebut, terlihat bahwa GT 50 Pro akan mengusung garis-garis geometrik yang sangat kental dengan nuansa futuristik.

Desain yang disebut sebagai “Mechanical Wave Design Lights” ini juga memperlihatkan lampu RGB dengan bentuk huruf “X” yang garis tengahnya terpisah. Modul kameranya tampak berbentuk squircle berisikan dua buah lensa. 

GT Liquid Cooling pada Infinix GT 50 Pro. Sumber: @kath_x6711 di TikTok.
GT Liquid Cooling pada Infinix GT 50 Pro. Sumber: @kath_x6711 di TikTok.

Sumber yang sama turut menyebutkan bahwa Infinix GT 50 Pro akan dibekali GT Liquid Cooling yang menggabungkan vapor chamber dengan phase change material guna menjaga suhu perangkat tetap stabil saat sesi permainan panjang. 

Antarmuka pengaturan liquid cooling tersebut juga diperlihatkan, konon memiliki opsi kecepatan aliran berupa Smart Mode, Normal Mode, dan Rapid Mode. Pengguna juga kabarnya diberikan opsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkan efek suara dan getaran. Bahkan fitur ini pun dapat disetel agar langsung aktif ketika dicas. 

Bocoran desain dan fitur ini tentu tidak dijamin sepenuhnya akurat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Akan tetapi, gambaran desain dan fitur tersebut sejalan dengan generasi sebelumnya.

Sang pendahulunya, Infinix GT 30 Pro, rilis di Indonesia pada 23 Mei 2025 setelah sebelumnya meluncur global di Malaysia pada pekan yang sama. GT 30 Pro membawakan tampilan berkonsep “Cyber Mecha Design 2.0” yang menggabungkan lighting RGB dan pola garis agresif. Bukan tidak mungkin Infinix bakal mempertahankan bahasa desain serupa pada GT 50 Pro. 

Infinix GT 30 Pro juga dilengkapi fitur tombol trigger capacitive di sisi bahu (pada posisi lanskap) yang hadir untuk pertama kalinya di HP Infinix. Tombol bahu ini berguna untuk dijadikan tombol L dan R guna memberikan pengalaman seperti konsol gaming, dapat di-remap dan mendukung kombo dengan long-press di judul permainan tertentu. 

Pendahulunya tersebut diotaki Dimensity 8350 Ultimate, memori hingga RAM 12 GB/ 512 GB, kamera utama 108 MP, dan ultrawide 8 MP. Infinix GT 30 Pro juga dilengkapi baterai 5.500 mAh dengan dukungan fast charging 45 wattwireless charging 30 watt, dan bypass charging. Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 2.720 x 1.224 piksel pada refresh rate 144 Hz. 

Di Indonesia, Infinix GT 30 Pro dibanderol mulai dari Rp 4 juta untuk RAM 8 GB/ 256 GB, dan Rp 4,7 juta untuk RAM 12 GB/ 512 GB. Mengikuti tren kenaikan harga yang tengah diperbincangkan belakangan ini, sepertinya harga rilis GT 50 Pro bakal sedikit naik saat rilis di Indonesia nanti.