Segera Masuk Indonesia, Tiga HP Lipat Terbaru Samsung Kantongi TKDN

Sorotan
  • Trio HP lipat Samsung terpantau sudah muncul di laman sertifikasi P3DN Kemenperin, pertanda akan segera rilis di Indonesia. 
  • Tiga foldable ini diyakini terdiri dari Galaxy Z Fold 8 Ultra, Fold 8 Wide, dan Flip 8. 
  • Ketiganya bakal debut secara global pada gelaran acara Galaxy Unpacked 2026 pada 22 Juli 2026. 

Samsung sepertinya sedang bersiap membawa masuk lini ponsel lipat (foldable) generasi terbarunya ke Indonesia dalam waktu dekat. Indikasi kuat ini muncul setelah tiga perangkat misterius Samsung terpantau telah lolos uji dan mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin). 

Berdasarkan pantauan 91Mobiles Indonesia pada laman P3DN Kemenperin, Jumat (12/6/2026), ketiga perangkat tersebut terdaftar dengan nomor model SM-F776B, SM-F976B, dan SM-F971B, sebagaimana terlihat di tautan ini

Meskipun laman tersebut tidak menyebutkan nama komersialnya secara gamblang, identitas ketiganya dapat dirunut dari bocoran sertifikasi internasional. Berdasarkan penemuan tiga nomor model ini di database Bureau of Indian Standards (BIS), ketiganya diyakini mengacu pada jajaran flagship lipat Samsung yang bakal rilis di tahun 2026. Berikut ini rincian skor TKDN beserta dugaan identitas perangkatnya, sebagaimana dihimpun dari GizmoChina

Trio foldable terbaru dari Samsung muncul di laman TKDN Kemenperin.
Trio foldable terbaru dari Samsung muncul di laman TKDN Kemenperin.
  • SM-F776B: Nomor model ini diyakini kuat sebagai Samsung Galaxy Z Flip 8, penerus dari Galaxy Z Flip 7. Perangkat ini tercatat memiliki nilai TKDN sebesar 39,03 persen. 
  • SM-F976B: Nama perangkat ini disebut-sebut sebagai Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, varian tertinggi perdana di lini Fold. Perangkat ini memiliki nilai TKDN 36,10 persen. 
  • SM-F971B: Perangkat yang dirumorkan sebagai Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide ini memiliki nilai TKDN 36,10 persen. Ada dugaan bahwa nomor ini akan dipasarkan sebagai Samsung Galaxy Z Fold Wide atau Samsung Galaxy Z Fold

Sebelum muncul di laman sertifikasi BIS (India), nama komersial “Galaxy Z Fold 8 Ultra” juga telah menampakkan diri pada laman Bluetooth SIG (Special Interest Group). 

Adapun kemunculan tiga perangkat ini di TKDN sejalan dengan jadwal peluncuran global yang semakin dekat. Samsung diprediksi akan menggelar acara Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026 mendatang.

Selain jajaran ponsel lipat, ajang tersebut diprediksi bakal menajdi panggung bagi pembaruan ekosistem Galaxy lainnya, termasuk smartwatch terbaru. 

Rumor lain menyebutkan bahwa Galaxy Z Flip 8 bakal menjadi varian HP lipat bergaya clamshell (kerang) terakhir dari Samsung, karena perusahaan disebut-sebut akan lebih fokus pada pengembangan dua varian bergaya buku (book-style) untuk tahun 2027 mendatang, yakni varian Ultra dan Wide. 

Bocoran spesifikasi

Berdasarkan bocoran dari tipster Ice Universe, varian Ultra bakal dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan pengisian cepat 45 watt via kabel. Ini merupakan lompatan besar dari kapasitas 4.400 mAh pada beberapa generasi sebelumnya. 

Walau berbaterai besar, Galaxy Z Fold 8 Ultra diklaim tetap mempertahankan bobotnya di angka 215 gram, serta diprediksi akan lebih tipis dengan ketebalan 4,1 mm saat dibuka dan 8,9 mm saat dilipat. Selain itu, varian Ultra juga dilaporkan tetap mempertahankan aspek rasio layar yang tinggi dan ramping seperti generasi sebelumnya. 

Selain itu, Galaxy Z Fold 8 Wide akan mengusung aspek rasio 4:3 yang mendekati bentuk persegi, kontras dengan varian standar. Versi Wide ini memberikan pengalaman seperti memakai tablet kecil saat layar dibuka. 

Layar utama “Wide” diprediksi akan berukuran 7,8 inci dengan layar luar sebesar 5,4 inci. Meski diduga akan berbaterai 4.800 mAh, bobot varian Wide ini justru sangat ringan yakni hanya 201 gram. Untuk mencapai bobot tersebut, Samsung kemungkinan bakal memangkas fitur kamera dengan hanya memakai dual camera 50 MP (utama dan ultrawide) tanpa telefoto

Soal performa, seluruh lini Galaxy Z Fold 8 dipastikan bakal mengusung chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang dipadukan dengan RAM hingga 16 GB dan opsi storage antara 256 GB hingga 1 TB. 

Samsung juga konon menyertakan sistem pendingin vapor chamber untuk menjaga suhu tetap stabil, sebuah fitur yang sebelumnya absen pada Galaxy Z Fold 7. Dari segi visual, baik layar luar maupun dalam akan mendukung refresh rate 120 Hz. Samsung dilaporkan berhasil meningkatkan ketahanan layar dengan desain kaca ultra-tipis ganda (dual-layer ultra-thin glass) yang diklaim mampu menyamarkan bekas lipatan secara signifikan. 

Bocoran desain Galaxy Z Fold 8

Bocoran render gambar Galaxy Z Fold 8. Sumber: @OnLeaks x Android Headlines.
Bocoran render gambar Galaxy Z Fold 8. Sumber: @OnLeaks x Android Headlines.

Berdasarkan bocoran render CAD yang bersumber pada @OnLeaks dan Android Headlines, Samsung masih mempertahankan bahasa desain yang sama dari generasi sebelumnya, yakni dengan sudut-sudut tajam, bingkai yang flat, serta camera bump cukup besar di bagian belakang dengan ketebalan sekitar 5,5 mm. 

Ketebalan ekstra ini kabarnya sengaja dilakukan Samsung untuk memberikan ruang bagi dukungan S Pen. Sebelumnya, Samsung sempat dikabarkan sempat meniadakan dukungan pena digital S Pen pada Fold 7 demi mengejar profil bodi setipis mungkin.

Selain itu, bocoran render juga menunjukkan bahwa Galaxy Z Fold 8 kemungkinan tidak akan mengusung kamera di bawah layar (under-display camera). Galaxy Z Fold 8 diperkirakan bakal tetap dibanderol mulai dari 1.999 dolar AS atau sekitar Rp 35,8 jutaan, sama seperti harga peluncuran Galaxy Z Fold 7 tahun lalu.