
Vivo belakangan semakin gencar menebar teaser untuk calon HP flagship terbarunya, X300 Ultra. Ponsel yang diposisikan di atas model X300 Pro sebelumnya ini pun ikut diboyong ke arena pameran Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol.
Saat mengunjungi booth Vivo di arena pameran, 91mobiles Indonesia menjumpai sebuah Vivo X300 Ultra yang sayangnya hanya dummy alias bukan perangkat sungguhan. Meskipun demikian, dummy yang dipasangi aksesori kit telephoto extender tersebut memiliki penampilan sesuai dengan ponsel aslinya.
Seorang staff Vivo di lokasi acara mengatakan bahwa Vivo X300 Ultra bakal meluncur di China pada akhir Maret 2026. Berbeda dari model sebelumnya (X200 Ultra) yang hanya tersedia di Negeri Tirai Bambu, X300 Ultra bakal ikut dirilis secara global. Debut internasionalnya akan berselang beberapa bulan dari rilis di China.
Table of Contents
Camera cage untuk Vivo X300 Ultra
Menurut teaser yang disebar sebelumnya, Vivo X300 Ultra akan dibekali dengan rangkaian kamera “Zeiss Master Lens Trinity” di mana semua kamera belakangnya bisa merekam video 10-bit LOG pada resolusi 4K dengan frame rate 120 fps.
Sebagai penunjang aktivitas perekaman video berkualitas tinggi dengan X300 Ultra, Vivo menggandeng pabrikan aksesori kamera Smallrig dalam membuat camera cage untuk seri ponsel X300 (termasuk X300 Pro dan Ultra).

Camera cage dirancang khusus untuk menambah kenyamanan operasional ponsel saat digunakan merekam video dengan menyediakan handle untuk tangan kanan dan kiri. Kedua handle memiliki tombol kendali seperti zoom sehingga meminimalisasi kebutuhan untuk menyentuh layar ponsel.
Selain itu, camera cage untuk X300 Series juga bisa dipasangi tripod serta menyediakan cold shoe di bagian atas untuk memasang aksesori lain seperti lampu penerang.
Lensa telephoto extender Vivo X300 Ultra berjangkauan dua kali lebih jauh

Seperti X300 Pro sebelumnya, X300 Ultra juga datang dengan aksesori pendamping berupa kit Zeiss Telephoto Extender Gen 2 Ultra untuk memperjauh jangkauan optical zoom. Bedanya, lensa kali ini memilki range dua kali lebih panjang, dengan focal length 400 mm (ekuivalen full-frame) atau dengan kata lain menghasilkan zoom optis 17x.
Dengan teknologi in-sensor zoom cropping, kombinasi kamera utama dan kit teleconverter ini diklaim mampu mencapai jangkauan pembesaran (zoom) hingga 800 mm dengan kualitas gambar yang diklaim tetap tajam di output 200 MP.








