
Qualcomm pekan lalu memperkenalkan Snapdragon C yang ditujukan untuk laptop murah. Tak lama kemudian, menjelang gelaran Computex 2026 di Taipei, Taiwan, Acer menjadi pabrikan pertama yang meresmikan produk dengan chipset tersebut lewat laptop bernama Aspire Go 15.
Dalam keterangan di situsnya, Acer menjanjikan bahwa Aspire Go 15 (AG15-Q31P) bakal memberikan kinerja yang mulus dan responsif untuk berbagai keperluan seperti bekerja, browsing, dan streaming video, sambil menawarkan harga terjangkau serta baterai yang diklaim tahan seharian.
Layarnya berukuran 15,6 inci (1.920 x 1.080) dengan bezel tipis untuk memaksimalkan area tampilan. Untuk konektivitas, tersedia dua buah port USB-C full-function, berikut port HDMI untuk menyalurkan tampilan layar ke monitor eksternal dan dukungan WiFi 6E dan Bluetooth 5.4.
Menurut penelusuran PC Magazine yang melihat langsung Aspire Go 15 di Taipei, bodi laptop itu terbuat dari plastik. Selain rangkaian konektor yang disebutkan di atas, terdapat port USB A dan konektor jack audio 3,5 mm di sisi yang berseberangan.
Rangkaian hardware lainnya mencakup baterai berkapasitas 53 Wh, webcam 1080p, sistem audio dengan dual speakers, RAM hingga 8 GB, dan media internal hingga 512 GB, serta sistem operasi Windows 11 Home.
Spesifikasi lengkap dari chip Snapdragon C sendiri masih belum diungkapkan oleh Qualcomm selaku pabrikannya. Hanya disebutkan bahwa chip ini memiliki inti CPU dengan arsitektur Kryo dan GPU Adreno.
Di dalam Snapdragon C juga tertanam NPU terintegrasi untuk menjalankan workload AI. Aspire Go 15 sendiri memiliki tombol Copilot di keyboard untuk menjalankan asisten berbasis kecerdasan buatan tersebut.
Acer masih belum mengumumkan informasi terkait jadwal ketersediaan maupun harga Aspire Go 15. Apabila mengacu pada keterangan dari Qualcomm, produk-produk laptop dengan chip Snapdragon C semestinya dibanderol dengan harga mulai 300 dolar AS atau sekitar Rp 5,3 juta.