AMD Dikabarkan Berencana Bikin Chip Ponsel Pesaing Qualcomm dan MediaTek

Sorotan
  • Sebuah rumor mengeklaim bahwa AMD berminat terjun ke bisnis chip smartphone.
  • Pabrikan prosesor tersebut kabarnya akan membuat SoC serupa Ryzen AI yang banyak digunakan di konsol game handheld.
  • Jika benar, maka AMD bakal bersaing langsung dengan para pabrikan chip mobile seperti Qualcomm dan MediaTek



AMD adalah pabrikan yang cukup besar di industri PC. Produk-produknya banyak dipakai di komputer desktop, laptop, hingga konsol game dan server. Ke depan, sebuah rumor yang beredar menyebutkan bahwa AMD juga berminat terjun langsung ke industri gadget mobile.

Rumor tersebut mengatakan bahwa AMD akan membuat system-on-chip “Ryzen AI” serupa dengan yang digunakan di konsol-konsol game handheld macam Asus ROG Ally. Rangkaian chip berkode nama Phoenix, Hawk Point, dan Strix Point itu memang fokus pada rasio daya dan performa yang seimbang sehingga masuk akal apabile diimplementasikan di gadget mobile.

AMD sendiri sebenarnya sudah mulai masuk ke industri mobile melalui kerja sama dengan Samsung yang mengadopsi pengolah grafis (GPU) buatannya di chip Exynos.

GPU RDNA di chip Exynos yang digunakan di berbagai smartphone Samsung Galaxy tersebut dibekali dengan aneka teknologi AMD, seperti ray tracing dan upscaling FSR, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari WCCFTech.

Jika rumor di atas benar adanya, maka AMD akan membuat chip yang sepenuhnya dibuat sendiri serta berkompetisi secara head-to-head dengan para pabrikan chip yang selama ini mendominasi ranah mobile, yakni Qualcomm dan MediaTek.

Langkah AMD mempertimbangkan terjun ke industri mobile disinyalir terpengaruh oleh Qualcomm yang mulai masuk ke ranah PC yang menjadi “wilayah” AMD lewat produk chip untuk laptop Windows seperti Snapdragon X. AMD pun kabarnya berniat melakukan langkah serupa dengan merangsek ke daerah kekuasaan Qualcomm.

Selain itu, ada kabar bahwa MediaTek juga berencana mengikuti Qualcomm masuk ke ranah PC lewat kolaborasi dengan Nvidia. Ditambah lagi dengan dominasi Nvidia di industri chip AI, boleh jadi AMD pun kemudian melirik industri mobile sebagai area ekspansi untuk menumbuhkan bisnis.

iconicon
Oik telah bekerja untuk sejumlah media ternama di Indonesia. Karirnya diawali dengan menulis review hardware komputer untuk Majalah Chip dan JagatReview. Dia kemudian menjadi jurnalis di Kompas.com selama lebih dari satu dekade, meliput produk-produk dan tren terkni di dunia teknologi, sebelum bergabung dengan 91Mobiles Indonesia sebagai Associate Editor.