Asus ROG Xbox Ally dan Ally X Sudah Bisa Dibeli di Indonesia, Ini Harganya

Sorotan
  • ROG Xbox Ally dan Ally X adalah konsol game handheld terbaru Asus hasil kolaborasi dengan Microsoft.
  • Barbasis Windows 11 Home, Xbox Ally dan Ally X menyajikan tampilan full-screen ala Xbox yang menyatukan semua game dari semua game store dalam satu layar.
  • Keduanya sudah bisa dibeli di toko Asus mulai hari ini dengan banderol mulai Rp 10 juta.



Setelah lebih dulu melalui masa pre-order hingga 15 Oktober kemarin, duo konsol game handheld terbaru hasil kolaborasi Asus dan Microsoft, ROG Xbox Ally serta ROG Xbox Ally X, mulai dikirimkan para pemesannya hari ini, Kamis (16/10/2025).

Di hari yang sama, ROG Xbox Ally dan Ally X juga mulai dijual di toko-toko di Tanah Air. Hal tersebut diutarakan oleh Head of Public Relations Asus Indonesia, Muhammad Firman, dalam acara exclusive hands-on kedua konsol di Jakarta.

“Untuk penjualan hari ini, ROG Xbox Ally dan Ally X sudah bisa diperoleh di toko-toko Asus Store dan ROG Store, serta online di situs Asus,” ujar Firman ketika ditemui oleh 91Mobiles Indonesia di sela acara.

Firman menuturkan, untuk batch pertama penjualan, pihak Asus menyiapkan sekitar 1.600 unit ROG Xbox Ally dan Ally X untuk pre-order serta ritel yang alokasinya diprioritaskan untuk wilayah Jakarta dan kota-kota besar lain. Batch kedua dijadwalkan datang pada pertengahan November 2025.

Asus memasarkan ROG Xbox Ally seharga Rp 9.999.000. Sementara, ROG Xbox Ally X yang diposisikan lebih tinggi dihargai Rp 14.999.000. Masing-masing konsol tersedia dalam varian warna tunggal, yaitu putih untuk ROG Xbox Ally dan hitam untuk ROG Xbox Ally X.

Game dari semua toko bisa diakses di satu tempat 

Kedua perangkat merupakan konsol game handheld berbasis sistem operasi Windows 11 Home. Tampilannya secara default adalah full-screen Xbox experience yang mengoptimalkan resource OS untuk bermain game, mirip mode Big Screen di Steam OS. 

Di tampilan Xbox full-screen tersebut, pengguna biisa mengakses aneka game yang terpasang di perangkat dari berbagai toko game store, termasuk di luar Xbox seperti Steam, Battle.net, Epic Games, dan GOG sehingga tak perlu repot berpindah-pindah aplikasi.  Apabila diinginkan, pengguna juga bisa beralih ke tampilan penuh Windows 11 seperti konsol Ally sebelumnya. 

ROG Xbox Ally juga mendapat manfaat dari program Handheld Compatibility terbaru dari Xbox, di mana tim Xbox menguji dan mengoptimalkan ribuan judul game. Apabila terdapat badge “Handheld Optimized” pada game, artinya game tersebut sudah siap dimainkan dengan optimal — mulai dari dukungan kontroler, tampilan tombol, hingga performa langsung dari awal.

Sementara badge “Mostly Compatible” menandakan game yang mungkin memerlukan sedikit penyesuaian pengaturan untuk pengalaman terbaik.

Spesifikasi ROG Xbox Ally dan Ally X

Baik ROG Xbox Ally maupun Ally X sama-sama dibekali layar IPS LCD 7 inci (1.920 x 1.080) dengan refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan 500 nits, dukungan AMD FreeSync Premium, cakupan color space sRGB 100 persen dan lapisan kaca pelindung Gorilla Glass Victus.

Rangkaian tombol kendali di keduanya mencakup tombol view, tombol menu, L&R Hall Effect analog triggers, L&R bumpers, D-pad, Command Center Button, Armoury Crate Button, tombol ABXY, 2x assignable grip buttons, dan 2x stik analog full-size, berikut HD haptics dan Gyro 6-axis IMU.

ROG Xbox Ally dan Ally X juga mendukung konektivitas WiFi 6E dan Bluetooth 5.2, serta mengisi baterai lewat adapter 65 watt dengan konektor USB tipe C.

Meskipun tampilan dan beberapa spesifikasinya mirip, lantaran harganya berselisih cukup jauh, terdapat perbedaan hardware yang signifikan antara kedua konsol game, seperti dalam hal prosesor yang digunakan dan jenis port USB C. Selengkapnya bisa disimak dalam tabel di bawah.

SpesifikasiAsus ROG Xbox Ally XAsus ROG Xbox Ally
Prosesor
CPU: AMD Ryzen™ AI Z2 Extreme Processor 2.0GHz (24MB Cache, up to 5.0GHz, 8 cores, 16 Threads); AMD XDNA™ NPU up to 50TOPS
GPU:AMD Radeon™ Graphics
CPU: AMD Ryzen™ Z2 A Processor 2.8GHz (6MB Cache, up to 3.8 GHz, 4 cores, 8 Threads)
GPU:AMD Radeon™ Graphics
Layar
7-inch
FHD (1920 x 1080) 16:9
IPS-level
glossy display
sRGB:100%
Adobe:75.35%
Gorilla® Glass Victus™
Gorilla® Glass DXC
Touch Screen (10-point multi-touch)
Refresh Rate:120Hz
Brightness:500 nits
AMD FreeSync™ Premium (Variable Refresh Rate)
7-inch
FHD (1920 x 1080) 16:9
IPS-level
glossy display
sRGB:100%
Adobe:75.35%
Gorilla® Glass Victus™
Gorilla® Glass DXC
Touch Screen (10-point multi-touch)
Refresh Rate:120Hz
Brightness:500 nits
AMD FreeSync™ Premium (Variable Refresh Rate)
Memori
24GB LPDDR5X on board
Support dual channel memory
16GB LPDDR5 on board (6400MT/s dual channel)
Support dual channel memory
Storage1 TB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD (2280)512GB PCIe® 4.0 NVMe™ M.2 SSD (2280)
Port I/O
1x 3.5mm Combo Audio Jack
1x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort™ / power delivery
1x Type C support USB 4 (Thunderbolt™ 4 compliance, DisplayPort™ 1.4 with Freesync support, Power Delivery 3.0)
1x UHS-II microSD card reader (supports SD, SDXC and SDHC)
1x 3.5mm Combo Audio Jack
2x USB 3.2 Gen 2 Type-C support DisplayPort™ / power delivery
1x UHS-II microSD card reader (supports SD, SDXC and SDHC)
Konektivitas wirelessWi-Fi 6E(802.11ax) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 5.2 Wi-Fi 6E(802.11ax) (Triple band) 2*2 + Bluetooth® 5.2
Tombol kendali
View button
Menu button
L & R Hall Effect analog triggers
L & R bumpers
D-pad
Command Center button
Armoury Crate button
A B X Y buttons
2 x assignable grip buttons
Thumbsticks: 2 x full-size analog sticks
Haptics: HD haptics
Gyro:6-Axis IMU
View button
Menu button
L & R Hall Effect analog triggers
L & R bumpers
D-pad
Command Center button
Armoury Crate button
A B X Y buttons
2 x assignable grip buttons
Thumbsticks: 2 x full-size analog sticks
Haptics: HD haptics
Gyro:6-Axis IMU
Baterai80WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion, 65 watt charging60WHrs, 4S1P, 4-cell Li-ion, 65 watt charging
Dimensi29,0 x 12,1 x 2,75 ~ 5,09 cm, 715 gram. 29,0 x 12,1 x 2,75 ~ 5.09 cm, 670 gram

iconicon
Oik telah bekerja untuk sejumlah media ternama di Indonesia. Karirnya diawali dengan menulis review hardware komputer untuk Majalah Chip dan JagatReview. Dia kemudian menjadi jurnalis di Kompas.com selama lebih dari satu dekade, meliput produk-produk dan tren terkni di dunia teknologi, sebelum bergabung dengan 91Mobiles Indonesia sebagai Associate Editor.