
Seperti biasa, Qualcomm sedang bersiap menggelar Snapdragon Summit untuk memperkenalkan chip flagship terbaru yang bakal digunakan oleh ponsel-ponsel Android papan atas tahun depan. Event tersebut bakal digelar pada 22-24 September di Maui, Hawaii, Amerika Serikat.
Qualcomm belakangan mengumbar teaser tentang produk mendatang dalam ajang tersebut. Lewat sebuah video singkat yang diunggah di Twitter, pabrikan itu memberikan kisi-kisi tentang kemampuan chip yang dimaksud. Menariknya, disebutkan bahwa akan ada bukan hanya satu, tapi dua chip flagship dengan slogan “Dual 8 Elites”.
Nama mereka masih belum diungkap, tapi diduga tak lain merupakan Snapdragon 8 Elite Gen 6 yang merupakan penerus langsung dari Snapdragon 8 Elite Gen 5 keluaran tahun lalu, dan satu chip lagi bernama Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro yang merupakan versi lebih tinggi.
The next chapter of the agentic AI era begins at #SnapdragonSummit.
When Two Changes the Game. See the reveal on September 22. pic.twitter.com/4S1SSvJ1fk
— Snapdragon (@Snapdragon) August 19, 2026
Apabila benar, maka Qualcomm akan menambahkan tier baru di hierarki chip buatannya, di mana Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro menempati posisi teratas yang dulu belum pernah ada. Versi Pro ini diduga bakal digunakan oleh ponsel-ponsel Android “Ultra” yang juga duduk di puncak lini produk pabrikan masing-masing, seperti Galaxy S27 Ultra dari Samsung.
Sebagaimana dilaporkan oleh Gizmochina, spekulasi awal menduga bahwa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro akan diproduksi dengan proses manufaktur 2 nm dari TSMC dan dibekali GPU Adreno 850.
Sementara itu, versi reguler dari Snapdragon 8 Elite Gen 6 tanpa embel-embel “Pro” disinyalir bakal menargetkan ponsel-ponsel flagship yang diposisikan di bawah model “Ultra”.
Yang jelas, strategi dua chip flagship ini menandai perubahan arah buat Qualcomm yang biasanya hanya memperkenalkan satu chipset papan atas tiap tahun. Dengan menawarkan dua produk, perusahaan tersebut agaknya ingin menawarkan diferensiasi yang lebih jelas di segmen high-end, sekaligus memberikan fleksibilitas lebih tinggi untuk para pabrikan Android rekanannya dalam merancang perangkat.
Tentu saja, segelintir informasi di atas masih berupa rumor dan belum terkonfirmasi sebelum diresmikan oleh Qualcomm di Snapdragon Summit.
Show Full Article