MediaTek adalah salah satu perusahaan semikonduktor fabless yang mendominasi pasar. Sejak didirikan pada 1997, perancang chipset yang berkantor di Taiwan ini telah menelurkan begitu banyak produk SoC (System-on-Chipset) yang tersebar di berbagai segmen harga, mulai dari entry-level hingga flagship.
Untuk industri smartphone, terdapat dua kategori chipset yang saat ini masih sering digunakan, yaitu Helio untuk perangkat 4G dan Dimensity untuk perangkat 5G. Helio series saat ini hanya berkutat di segmen harga terjangkau, kontras dengan Dimensity yang tersebar di banyak rentang harga.
Penggiat dunia teknologi dapat mengenal segmen harga masing-masing chipset Dimensity berdasarkan nomor di namanya, seperti Dimensity 9000 series yang diperuntukkan bagi flagship, Dimensity 8000 series untuk mid-range ke atas, serta Dimensity 6000 dan 7000 series untuk entry-level dan menengah ke bawah.
Untuk menjaga eksistensinya di industri mobile, tentu MediaTek senantiasa memperbarui portofolio chipset miliknya dari tahun ke tahun. Nah, berikut ini adalah daftar chipset terbaru dari MediaTek untuk semua segmen harga.
Table of Contents
Dimensity 6000 series
Dimensity 6500

Ini adalah chipset kasta tertinggi di seri Dimensity 6000 yang resmi diperkenalkan pada kuartal-II tahun 2026. Chip ini dibangun pada fabrikasi 6 nm TSMC dengan konfigurasi CPU 8-core yang terdiri atas 2x Cortex A76 (2,6 GHz) dan 6x Cortex A55 (2,0 GHz).
MediaTek mengklaim chipset ini menawarkan kecepatan CPU 18 persen lebih baik dibandingkan rivalnya di kelas yang sama, serta memberikan efisiensi daya 15-19 persen lebih tinggi untuk pemakaian harian.
Pengolahan grafisnya mengandalkan GPU ARM Mali-G57 MC2 dengan frekuensi hingga 1,1 GHz, serta mendukung memori tipe LPDDR4X dengan frekuensi maksimal 2.133 MHz serta penyimpanan UFS 2.2.
Dimensity 6500 mendukung layar AMOLED dengan kedalaman warna 10-bit, serta resolusi hingga 2.520 x 1.080 piksel dengan refresh rate 120 Hz untuk pengalaman layar yang tajam dan mulus.
Prosesor sinyal gambar (ISP) miliknya mendukung sensor kamera tunggal hingga 108 MP serta fitur Face-enhanced multi-frame noise reduction (MFNR) untuk menghasilkan foto jernih di kondisi low light.
MediaTek Dimensity 6500 pertama kali digunakan oleh ponsel Honor X80i yang rilis pada April 2026 untuk pasar China. Skor rata-rata AnTuTu v11 untuk chipset ini adalah 560 ribuan poin, dikutip dari Nano Review.
Dimensity 6360

Untuk kelas menengah, MediaTek juga menghadirkan Dimensity 6360 pada April 2026. Terlihat dari namanya, Dimensity 6360 merupakan penerus langsung dari Dimensity 6300. Namun, mengingat bahwa keduanya punya spesifikasi yang mirip-mirip, tampaknya tidak ada perbedaan performa drastis dari keduanya.
Dimensity 6360 diproses dengan fabrikasi 6 nm TSMC, serta menggunakan kombinasi delapan core CPU yang berisikan 2x Cortex-A76 (2,4 GHz), 6x Cortex-A55 (2,0 GHz), berikut dengan GPU Mali-G57 MC2 sebagai pengolah grafisnya. Chipset menengah ini mendukung penggunaan RAM LPDDR4X dan storage UFS 2.2. Perlu diketahui, ini adalah spesifikasi yang sama pada Dimensity 6300.
Kinerjanya cukup memadai untuk media sosial, multi-tasking ringan, dan editing video sederhana. Sejumlah game seperti Mobile Legends Bang Bang, PUBG Mobile, dan Free Fire juga dapat dimainkan cukup lancar di pengaturan menengah. Untuk dukungan multimedia dan fotografi, Dimensity 6300 mendukung layar Full HD Plus hingga refresh rate 120 Hz serta kamera utama tunggal hingga 108 MP.
MediaTek Dimensity 6360 pada OnePlus N6 memiliki skor AnTuTu v11 rata-rata di angka 560 ribuan poin, sebagaimana dilaporkan pada laman Nano Review. Uniknya, skor ini tidak jauh berbeda dengan Dimensity 6500.
OnePlus N6 adalah salah satu smartphone terbaru yang menggunakan chipset ini. Selain HP tersebut, Dimensity 6360 juga telah diadopsi oleh Oppo F33, Oppo F33 Pro, dan Oppo A6s Pro.
Dimensity 7000 series
Dimensity 7450/ 7450X

Kedua chipset ini resmi diperkenalkan di hari yang sama pada 27 April 2026. Meski tampak seperti dua chipset yang berbeda, keduanya memiliki spesifikasi yang nyaris sama persis dengan satu perbedaan utama, yakni Dimensity 7450X dikhususkan untuk perangkat foldable.
Dari segi spesifikasinya, Dimensity 7450 dan 7450X dibekali konfigurasi CPU yang terdiri dari 4x Cortex-A78 (2,6 GHz) dan 4x Cortex-A55 (2,0 GHz). Chipset dengan fabrikasi 4 nm TSMC ini dibekali dengan GPU Mali-G615 MC2 sebagai pengolah grafisnya.
Meski tidak mengalami banyak peningkatan dari pendahulunya, Dimensity 7450 disebut mengalami peningkatan AI hingga 7 persen.
Sementara itu, Dimensity 7450X merupakan varian chipset yang ditujukan untuk ponsel lipat bergaya flip. Perbedaan utamanya terletak pada dukungan bawaan untuk dua layar (dual display).
Sejauh ini hanya ada dua smartphone yang memakai dua chipset ini, yakni Motorola Edge (2026) dengan Dimensity 7450 dan Motorola Razr 70 dengan Dimensity 7450X. Menurut sejumlah rumor, Vivo T6x 5G yang diprediksi rilis Maret tahun depan konon akan menggunakan Dimensity 7450.
Pengujian yang dilakukan GSM Arena mengungkapkan bahwa Dimensity 7450X yang ada di Razr 70 mendulang skor 998.268 poin di AnTuTu v11.
Dimensity 7300e

Salah satu chipset MediaTek terbaru dari seri Dimensity 7000 adalah Dimensity 7300e. Walau tampak sebagai keluaran terbaru, chipset ini sejatinya merupakan varian turunan dari Dimensity 7300 yang diumumkan pada 2024.
Malahan, Dimensity 7300e justru memiliki performa yang sedikit di bawah 7300 biasa. Chip ini dibangun pada fabrikasi 6 nm TSMC, bukan 4 nm seperti sang “kakak”. Lalu, chip ini juga dibekali GPU Mali-G610 MC2 yang lebih lawas, bukan Mali-G615 MC2 seperti Dimensity 7300.
Kendati begitu, Dimensity 7300e masih mempertahankan konfigurasi prosesor yang sama seperti sebelumnya, yakni 4x Cortex-A78 (2,5 GHz) dan 4x Cortex-A55 (2,0 GHz).
MediaTek menyebutkan bahwa Dimensity 7300e mampu meningkatkan efisiensi aplikasi hingga 4 persen, efisiensi modem hingga 21 persen, dan efisiensi bermain game hingga 8 persen. Chip ini mendukung pengisian cepat 45 watt dan sanggup memperpanjang daya tahan baterai hingga 7 persen melalui optimalisasi konsumsi daya pada tegangan rendah.
Untuk menunjang gaming, Dimensity 7300e disertai GPU Mali-G610 MC2 yang disandingkan dengan teknologi MediaTek HyperEngine. Kedua hal tersebut diklaim mampu menghadirkan performa gaming hingga 6 persen lebih baik ketimbang chipset pesaing di kelasnya, sekaligus menjaga konsumsi daya tetap efisien.
Perihal aspek fotografi, chipset ini mendukung kamera utama tunggal hingga 200 MP dan kemampuan perekaman video HDR. Dimensity 7300e juga mendukung layar berwarna 10-bit dengan berbagai standar HDR, termasuk HDR10+, HLG, dan HDR Vivid. Resolusi layar maksimal yang didukungnya mencapai 1.300 x 2.800 piksel dengan refresh rate hingga 120 Hz.
Saat ini, Dimensity 7300e masih tergolong chipset baru sehingga belum banyak perangkat yang menggunakannya. Satu-satunya ponsel yang memakai chip tersebut adalah Vivo Y600 Pro yang dirilis untuk pasar China pada April 2026.
Dimensity 8000 series
Dimensity 8550

Baru-baru ini Oppo Reno 16 Pro telah meluncur di Indonesia sebagai HP pertama yang menggunakan Dimensity 8550.
Dimensity 8550 sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Dimensity 8500, namun kini MediaTek menyematkan peningkatan pada kemampuan AI.
Seperti sebelumnya, Dimensity 8550 turut hadir dengan arsitektur “all-big-core” yang mencakup 8 inti Cortex-A725 dengan clock speed tertinggi mencapai 3,4 GHz, didukung oleh GPU Mali-G720 MC8. Dukungan terhadap memorinya pun tetap sama, yakni RAM LPDDR5X 9600 Mbps dan penyimpanan UFS 4.0/ 4.1.
Chipset berfabrikasi 4 nm TSMC Gen 2 ini diklaim sudah dioptimalkan lebih lanjut sehingga kinerjanya meningkat 7 persen dibandingkan generasi pendahulu. Penggunaan daya GPU untuk gaming juga berhasil dikurangi hingga 20 persen, sebagaimana dijelaskan Thomas Ho selaku Senior Director of Product Marketing MediaTek saat dijumpai tim 91Mobiles Indonesia pekan lalu.
Di sektor kamera, MediaTek juga mengklaim bahwa ISP Imagiq 1080 di chipset ini menawarkan peningkatan performa maksimal hingga 24 persen sekaligus efisiensi daya 42 persen lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, modemnya pun diperbarui dengan teknologi Smart Network Suite 3.0 dan Subway Mode 2.0 agar dapat segera kembali terhubung ke internet setelah sempat terputus.
Salah satu peningkatan terbesar pada Dimensity 8550 terletak pada kemampuan AI. Chip ini hadir dengan NPU terbaru yang mendukung LLM Booster yang dirancang untuk mempercepat proses inferensi pada Large Language Model. Dengan begitu, fitur seperti perangkuman dokumen, penerjemahan, hingga asisten AI dapat memberikan respons lebih cepat terhadap perintah pengguna.
Dimensity 8550 juga sudah mendukung Google Gemini Nano V3, sehingga produsen smartphone dapat menghadirkan lebih banyak fitur AI bawaan yang berjalan secara on-device tanpa harus mengandalkan komputasi berbasis cloud. Terdapat juga dukungan terhadap Diffusion Transformer yang memungkinkan pemrosesan AI generatif dilakukan lebih efisien, misalnya saat membuat atau mengedit gambar.
Dimensity 8500

Sebelum Dimensity 8550, MediaTek sudah lebih dulu menghadirkan Dimensity 8500 pada awal tahun 2026. Chipset ini terdiri dari 1x Cortex-A725 (3,4 GHz), 3x Cortex-A725 (3,2 GHz), dan 4x Cortex-A725 (2,2 GHz) dengan GPU Mali-G720 MC8 yang berjalan pada frekuensi 1,5 GHz.
Dibandingkan dengan Dimensity 8400 yang menjadi pendahulunya, MediaTek meningkatkan dukungan memori dengan menghadirkan LPDDR5X hingga 9.600 Mbps, naik dari 8.533 Mbps. Pengolah grafisnya mengalami penambahan satu core GPU, dan kecepatan inti prime core juga meningkat dari 3,25 GHz ke 3,4 GHz.
Redmi Turbo 5 dan Redmi Turbo 5 Pro adalah dua ponsel pertama yang mengadopsi Dimensity 8500, diikuti oleh Poco X8 Pro.
Sebagaimana dilaporkan GSM Arena, Poco X8 Pro yang rilis di pasar global ini berhasil menorehkan skor AnTuTu v11 sebesar 2.074.721 poin.
Dimensity 9000 series
Dimensity 9500s

Di tahun 2026, hanya ada satu chipset 9000 series yang dirilis oleh MediaTek yaitu Dimensity 9500s dengan fabrikasi 3 nm. Varian “s” yang pertama muncul pada awal tahun ini merupakan versi murah dari Dimensity 9500, dengan clock speed CPU lebih rendah serta kemampuan GPU yang disesuaikan.
Konfigurasi CPU-nya terdiri atas 1x Cortex-X925 (3,73 GHz), 3x Cortex-X4, dan 4x Cortex-A720. Sementara itu, pengolahan grafisnya menggunakan GPU Immortalis-G925 yang sudah mendukung hardware ray tracing.
Sejumlah teknologi gaming yang disematkan antara lain MediaTek Adaptive Gaming Technology (MAGT) 3.0 dan MediaTek Frame Rate Converter (MFRC) 3.0 untuk membuat performa game tetap mulus serta hemat daya.
Menyoal aspek fotografi, Dimensity 9500s menggunakan ISP MediaTek Imagiq dengan dukungan perekaman video HDR hingga 8K, motion tracking, dan beragam fitur fotografi komputasional berbasis AI.
Sejauh ini baru ada dua ponsel yang menggunakan Dimensity 9500s di pasar global yaitu Poco X8 Pro Max dan Oppo Find X9s. Skor AnTuTu v11 rata-rata yang diraih chipset ini adalah 3,1 jutaan poin.




