Daftar HP dengan Chip MediaTek Terbaik di Indonesia, Dimensity 8350 hingga Dimensity 9500

Salah satu pabrikan semikonduktor, MediaTek, telah beberapa kali memperlihatkan kepiawannya dalam meracik chipset bertenaga untuk berbagai kelas harga. Untuk rentang mid-range premium hingga flagship, ada Dimensity 8000 dan 9000 series yang sering dijadikan senjata andalan untuk menyasar para gamer, kreator konten, hingga pengguna umum.

Banyak ponsel yang ditenagai Dimensity 8000 series, seperti Dimensity 8350 hingga 8450, yang dibanderol dengan harga kompetitif, sebut saja Infinix GT 30 Pro di harga Rp 4 juta. Pengguna dapat merasakan kinerja kelas atas tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

Dimensity 9500 yang merupakan chipset flagship terbaru MediaTek di tahun 2025 juga menunjukkan kinerja tinggi dalam hal performa CPU, kemampuan AI, efisiensi, hingga kemampuan ray-tracing. Kinerjanya AI-nya bisa mencapai kisaran 100 TOPs, diklaim mampu melampaui prosesor laptop tertentu. Informasi selengkapnya perihal Dimensity 9500 bisa dilihat di tautan berikut.

Dalam artikel ini, tim 91Mobiles Indonesia akan menampilkan daftar smartphone di Tanah Air yang diotaki chipset MediaTek Dimensity terkuat, dari Dimensity 8350 hingga 9500. Selengkapnya bisa disimak di bawah.

Table of Contents

Infinix GT 30 Pro (Dimensity 8350)

Infinix kerap dikenal menghadirkan ponsel gaming paling worth it di harganya, tak terkecuali Infinix GT 30 Pro di harga Rp 4 jutaan. Perangkat ini diotaki Dimensity 8350 Ultimate (4 nm) yang mengusung clock speed hingga 3,35 GHz, dipadankan dengan RAM LPDDR5x dan storage UFS 4.0 hingga RAM 12 GB/ 512 GB.

Meski hanya berada di kelas menengah, Infinix GT 30 Pro sudah dibekali tombol bahu untuk gaming di sisi bodi yang dapat diprogram untuk perintah in-game atau pun perintah lain. Ponsel ini juga mendukung 6-axis gyroscope, X-Axis Linear Motor, dan 4D Vibration 3.0 untuk menunjang pengalaman gaming.

Sistem pendingin 3D Vapor Cloud Chamber turut disematkan guna menjaga kestabilan suhu saat bermain game di durasi panjang. Pihak perusahaan mengklaim bahwa pendingin tersebut dapat meningkatkan efisiensi termal hingga 18 persen ketimbang pendahulunya.

Kinerja jempolan ini disandingkan dengan layar yang mendukung pula, memakai panel AMOLED 6,78 inci 1,5K dengan refresh rate hingga 144 Hz, touch sampling rate 2.160 Hz, serta kecerahan maksimal hingga 1.600 nit.

Dengan berbagai fitur lengkap tersebut, Infinix masih bisa menyajikan spesifikasi baterai mentereng dengan kapasitas 5.500 mAh, fast charging 45 watt via kabel, dan fitur unik wireless charging 30 watt melalui aksesoris MagCase (fitur mirip MagSafe pada iPhone).

Di Indonesia, Infinix GT 30 Pro mulai dijual sejak 25 Mei 2025 dengan harga rilis Rp 3.999.000 (RAM 8 GB/ 256 GB) dan Rp 4.699.000 (RAM 12 GB/ 512 GB).

Tecno Pova 7 Ultra (Dimensity 8350)

Pova 7 Ultra menghadirkan kinerja tinggi untuk bermain game lantaran dibekali Dimensity 8350, diklaim menorehkan skor AnTuTu lebih dari 1,5 juta poin sehingga cocok untuk gaming berat. Ponsel ini dilengkapi RAM LPDDR5x 12 GB dengan penyimpanan 256 GB UFS 4.0.

Perangkat ini juga nyaman digunakan bermain game hingga berjam-jam karena sudah mengantongi 12-layer Hyper Cooling System, dirancang untuk menjaga suhu tetap stabil ketika gaming intensif. Urusan dayanya diserahkan pada baterai berkapasitas 6.000 mAh beserta fast charging 70 watt via kabel dan 30 watt nirkabel, diklaim terisi hingga 50 persen dalam 18 menit.

Kehadiran panel AMOLED 6,67 inci beresolusi 1.250 x 2.800 piksel juga turut membantu dalam menampilkan kualitas grafis yang memanjakan mata. Dengan refresh rate hingga 144 Hz, sejumlah game tertentu bakal menyuguhkan visual yang sangat licin dan mulus.

Tecno juga menyematkan software yang mendukung pengalaman gaming, yakni AI Magic Box untuk mempelajari kebiasaan bermain pengguna, menonaktifkan notifikasi, hingga meningkatkan performa saat bermain. Bodinya yang tersertifikasi IP64 serta layar yang mendukung Wet Link membuatnya tetap bisa dipakai dengan relatif normal saat terkena air hujan.

Tecno Pova 7 Ultra tersedia di Indonesia sejak 7 Juli 2025 dengan harga Rp 4.999.000 (RAM 12 GB/ 256 GB).

Poco X7 Pro (Dimensity 8400 Ultra)

Poco X7 Pro nyaman digunakan di luar ruangan karena mendukung panel AMOLED 6,67 inci beresolusi 1,5K pada kecerahan maksimal 3.200 nit. Perangkat ini disokong oleh MediaTek Dimensity 8400 Ultra yang gesit untuk menunjang multi-tasking dan gaming di kelas menengah.

Digunakan untuk fotografi juga sungguh nyaman, mengandalkan kamera utama 50 MP dengan OIS dan ultrawide 8 MP, sehingga hasil foto tetap stabil dan tidak blur saat memotret di malam hari. Bagian depannya disematkan dengan kamera selfie 20 MP.

Agar bisa bertahan hingga berjam-jam saat bermain, baterai Poco X7 Pro dirancang dalam kapasitas 6.000 mAh berikut HyperCharge 90W yang hanya memerlukan sedikit waktu untuk terisi penuh. Beberapa fitur tambahan seperti NFC, AI Face Unlock, dan sensor sidik jari di dalam layar juga ikut disematkan guna menambah fungsionalitas perangkat.

Perihal storage, Poco F7 Pro merupakan salah satu ponsel termurah yang memiliki penyimpanan lega 512 GB, cocok bagi yang ingin menginstal banyak aplikasi dan game berat. Ponsel ini dijual dengan harga normal Rp 4.999.000 di Indonesia untuk satu-satunya varian, RAM 12 GB/ 512 GB.

Xiaomi 15T (Dimensity 8400 Ultra)

Tampilan belakang Xiaomi 15T.

Tak sekadar mengandalkan dapur pacu kencang, Xiaomi 15T juga dibekali layar berkualitas tinggi dan ukuran besar untuk aktivitas gaming yang lebih imersif. Ponsel menengah satu ini turut diotaki Dimensity 8400 Ultra dari MediaTek yang punya performa kencang dan efisiensi daya tinggi, disertai RAM 12 GB LPDDR5X dan penyimpanan hingga 512 GB UFS 4.1.

Ukuran layarnya mencapai 6,83 inci dengan resolusi QHD Plus alias 1.280 x 2.772 piksel, mendukung refresh rate 120 Hz, HDR10+, dan Dolby Vision untuk semakin mempercantik tampilan visualnya. Xiaomi 15T juga disematkan dengan sistem pendingin 3D IceLoop, speaker stereo Dolby Atmos, sertifikasi IP68 (tahan air hingga 3 meter), Wi-Fi 6E, Bluetooth 6.0, dan NFC. Tersedia juga fitur komunikasi offline dengan jarak hingga 1,3 km.

Perangkat yang berjalan pada antarmuka HyperOS 3 berbasis Android 15 ini disuplai dengan baterai 5.500 mAh dan fast charging 67 watt, dibanderol Rp 6,5 juta (RAM 12 GB/ 256 GB) dan Rp 7,5 juta (RAM 12 GB/ 512 GB).

Motorola Edge 60 Pro (Dimensity 8350)

Tiga varian warna Motorola Edge 60 Pro.

Motorola Edge 60 Pro mungkin menjadi salah satu HP Dimensity 8000 series dengan harga paling tinggi di Indonesia. Namun, perangkat ini mendatangkan fitur dan spesifikasi canggih yang jarang ditemui di kelasnya.

Pertama-tama, smartphone ini dibekali standar MIL-STD-810H yang membuatnya lebih tahan banting saat terbentur atau terjatuh. Perangkat ini juga tersertifikasi IP68 dan IP69 guna mengurangi risiko rusak saat terendam atau terkena semburan air bertekanan tinggi.

Selain dibekali Dimensity 8350 yang mencakup CPU hingga 3,35 GHz dan GPU Mali-G615 MC6 yang powerful, Motorola Edge 60 Pro juga dipadankan dengan RAM 12 GB LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.0 256 GB. Dengan hardware yang gesit tersebut, memainkan game berat seperti Genshin Impact tidak akan terasa lagging.

Yang menariknya lagi, Motorola Edge 60 Pro didukung Smart Connect 2.0 yang membuatnya dapat terhubung ke TV, laptop, atau tablet. Ini memungkinkan pengguna memainkan game Android pada layar yang lebih besar.

Berbicara soal layar, Edge 60 Pro menggunakan panel pOLED 6,7 inci beresolusi 1,5K (2.712 x 1.220 piksel) dengan color depth 10-bit, refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 4.500 nit, dan HDR10 Plus. Layar ini juga tidak mudah baret karena terlindungi proteksi Gorilla Glass 7i.

Menyoal aspek fotografinya, HP Motorola di harga upper mid-range ini disertai kamera utama 50 MP Sony Lytia 700C, 50 MP ultrawide, dan 10 MP telefoto yang mendukung zoom optis 3x dan Zoom Super hingga 50x. Sedangkan untuk dayanya, menggunakan baterai besar 6.000 mAh dengan pengisian cepat TurboPower 90W dan wireless charging 15 watt.

Motorola menyematkan tombol khusus AI di sisi kiri bodi yang bisa memanggil sederet fitur kecerdasan buatan. Adapun fitur AI yang tersedia mencakup Next Move, Catch Me Up, Remember, Sense and Pay Attention, Creation (Image Studio), dan Playlist in Studio.

Motorola Edge 60 Pro dijual dengan harga rilis Rp 7.699.000 untuk satu-satunya varian memori yaitu RAM 12 GB/ 256 GB, mulai tersedia di Indonesia sejak 23 Juli 2025.

Oppo Reno 13 (Dimensity 8350)

Oppo Reno 13 5G varian warna Luminous Blue (kiri) dan Plume White.

Sesuai namanya, Oppo Reno 13 adalah model utama (base model) dari Reno 13 series yang dipasarkan di Indonesia. Ponsel ini menyasar target kelas menengah dengan fokus terhadap desain yang premium, kamera beresolusi tinggi, kinerja gesit, dan fitur-fitur AI.

Agar lancar gaming, perangkat ini mengusung MediaTek Dimensity 8350 yang dipasangkan dengan RAM 12 GB dan opsi storage 256 GB serta 512 GB. Ponsel ini menggunakan layar AMOLED 6,59 inci Full HD Plus dengan refresh rate 120 Hz dan touch sampling rate 240 Hz.

Urusan fotografi ponsel ini diserahkan pada kamera utama 50 MP Sony IMX882 yang disertai OIS, 8 MP ultrawide, dan 2 MP monokrom berikut kamera selfie 50 MP. Kapasitas baterainya mungkin tidak sebesar yang lain di daftar ini (5.600 mAh), namun HP ini diklaim bertahan hingga 2 hari penggunaan dan 8 jam gaming nonstop. Untuk 10 menit durasi charging, baterai bisa tahan menonton YouTube selama 4 jam. Ini karena Oppo Reno 13 dilengkapi 80 watt SuperVOOC yang unggul.

Menyoal harga rilisnya, Oppo Reno 13 dibanderol Rp 8.999.000 untuk RAM 12 GB/ 256 GB dan Rp 9.999.000 untuk RAM 12 GB/ 512 GB.

Oppo Reno 14 dan Reno 14 Pro (Dimensity 8450)

Pada saat Reno 13 meluncur di Indonesia, versi Pro-nya memang tidak ikut dibawa masuk. Hal ini berbeda dengan Oppo Reno 14 series yang turut disertai varian Pro.

Baik versi standar maupun Pro kompak diotaki MediaTek Dimensity 8450 yang mengusung fabrikasi 4 nm generasi kedua TSMC, dibekali CPU 8-core Cortex A725 beserta GPU Mali-G720 MC7.

Keduanya menonjolkan konsep desain Iridescent Mermaid dengan 12 lapisan material presisi dan 5 kali pemolesan mikroskopis, memiliki ketebalan tekstur 20 mikron. Rangka bangunnya memakai material aluminum kelas aerospace, sementara sisi belakang memakai sculpted glass satu keping yang diproses melalui 65 tahap manufaktur.

Pada intinya, setiap sisi desain Oppo Reno 14 series melalui tahapan panjang serta material yang kompleks untuk menghadirkan desain yang menawan. Seri ini juga sudah tersertifikasi IP66, IP68, dan IP69 guna tahan debu, air, dan semburan air bertekanan tinggi tanpa perlu casing tambahan.

Oppo Reno 14 “reguler” dijual seharga Rp 7.499.000 untuk RAM 8 GB/ 256 GB dan Rp 7.999.000 untuk RAM 12 GB/ 256 GB. Sementara itu, varian Pro rilis dengan harga Rp 10.999.000 untuk RAM 12 GB/ 512 GB.

Xiaomi 15T Pro (Dimensity 9400 Plus)

Selain Xiaomi 15T standar, pabrikan ponsel asal China ini juga merilis Xiaomi 15T Pro dengan spesifikasi yang lebih canggih lagi. Perangkat sub-flagship ini menggunakan Dimensity 9400 Plus yang merupakan chip papan atas dari MediaTek generasi tahun lalu.

Seperti versi “reguler”, Xiaomi 15T Pro turut dipersenjatai panel OLED 6,83 inci yang besar dengan resolusi 1.280 x 2.772 piksel, cerah dan tajam untuk kebutuhan harian maupun bermain game. Layar ini bahkan mengusung refresh rate 144 Hz serta kecerahan maksimal 3.200 nit, kian membuatnya terlihat mulus pada game tertentu.

Perihal fotografinya, Xiaomi 15T Pro hadir dengan kamera utama 50 MP Light Fusion berukuran 1/1,31 inci yang disertai OIS. Tersedia juga kamera telefoto 50 MP + OIS yang mendukung optical zoom hingga 5x dan ultra zoom 20x, serta ultrawide 12 MP. Adapun di bagian depannya tersemat kamera selfie 32 MP.

Baterai versi Pro ini sedikit naik dari varian standar, dari semula 5.000 mAh menjadi 5.500 mAh. Akan tetapi, pengisian dayanya menurun menjadi 90 watt, dengan wireless charging yang masih berkutat di 50 watt.

Perangkat dengan HyperOS 2 berbasis Android 15 ini hadir dengan sejumlah fitur AI seperti AI Writing, AI Interpreter, AI Dynamic Wallpapers, hingga Circle to Search. Harga rilisnya adalah Rp 9.999.000 untuk RAM 12 GB/ 512 GB dan Rp 10.999.000 untuk RAM 12 GB/ 1 TB.

Vivo X300 dan X300 Pro (Dimensity 9500)

Bagi yang membutuhkan flagship dengan kamera dan performa gaming unggulan, Vivo X300 dan X300 Pro bisa menjadi pilihan. Keduanya mengusung kamera hasil kolaborasi dengan Zeiss, serta kompak dibekali Dimensity 9500 yang merupakan chip flagship terkini dari MediaTek. Selain itu, dua anggota Vivo X300 series ini juga ditambahkan chip tambahan berupa V3+ untuk pengolahan gambar dan video.

Perbedaan paling mencolok antara Vivo X300 standar dan Pro adalah ukuran bodinya, di mana versi standar mengusung layar 6,31 inci sedangkan Pro memakai layar 6,78 inci. Keduanya namun sama-sama memakai panel LTPO AMOLED dengan refresh rate hingga 120 Hz dengan bezel setipis 1,1 mm.

Dua HP ini turut dikemas dengan kamera 200 MP, namun pada fungsi berbeda yaitu sebagai kamera utama pada Vivo X300 standar dan sebagai periskop telefoto untuk Pro.

Dengan harga yang lebih tinggi, Vivo X300 Pro dapat menjangkau tingkatan zoom lebih jauh tanpa kehilangan kualitas, sekaligus kompatibel dengan aksesoris photography kit yang semakin dapat memperpanjang jangkauan pembesarannya. Anda bisa mengetahui perbandingan Vivo X300 dan X300 Pro pada tautan ini.

Menyoal banderol harganya, Vivo X300 dirilis seharga Rp 15 juta (RAM 12 GB/ 256 GB) dan Rp 17 juta (RAM 16 GB/ 512 GB), sedangkan X300 Pro dijual dengan harga Rp 19 juta (RAM 16 GB/ 512 GB).

Oppo Find X9 dan Find X9 Pro (Dimensity 9500)

Di Indonesia, Oppo Find X9 dan Find X9 Pro menjadi flagship pertama yang menggunakan Dimensity 9500. Cip dengan fabrikasi 3 nm (TSMC) itu mengusung arsitektur all-big-core generasi ketiga dengan clock speed mencapai 4,1 GHz.

Performa dari chip ini diklaim meningkat dari berbagai macam sisi, seperti kemampuan AI yang 2x lebih kencang, kinerja CPU naik 32 persen, efisiensi CPU single-core yang meningkat 5 persen, efisiensi daya AI hingga 56 persen, hingga kemampuan ray-tracing GPU yang meningkat 119 persen.

Kemampuan fotografi Oppo Find X9 dan X9 Pro sebenarnya mirip-mirip, mengusung rangkaian kamera hasil kerja sama dengan Hasselblad. Keduanya punya kamera utama 50 MP Sony LYT-808 dan ultrawide 50 MP. Bedanya, telefoto pada Pro punya resolusi 200 MP, sementara pada Find X9 standar hanya 50 MP. Dua-duanya namun kompak mendukung AI Zoom hingga 120x.

Untuk yang mencari HP dengan kebutuhan kamera profesional, Oppo Find X9 Pro bisa digabungkan dengan aksesoris khusus bernama Hasselblad Teleconverter Kit. Kemampuan zoom-nya meningkat hingga maksimal 200x untuk foto dan 50x untuk video.

Menyoal layar, Find X9 berukuran 6,59 inci Pro XDR beresolusi 2.760 x 1.256 piksel, sementara Find X9 Pro punya layar 6,78 inci Pro XDR dengan resolusi 2.772 x 1.272. Layar pada kedua varian mendukung refresh rate 120 Hz.

Sedangkan perihal dayanya, Oppo Find X9 disuplai batera 7.025 mAh yang lebih kecil dari Find X9 Pro yang sebesar 7.500 mAh. Oppo turut menyematkan fast charging 80 watt via kabel dan 50 watt nirkabel.

Oppo Find X9 series menjalankan sistem antarmuka ColorOS 16 berbasis Android 16, serta dibekali Trinity Engine hasil kolaborasi Oppo dan MediaTek untuk meraih prediksi daya lebih akurat hingga 90 persen. Selain itu, perekaman video 4K HDR juga lebih efisien hingga 16 persen.

Beberapa fitur AI miliknya meliputi AI Recording, AI Writer, dan Google Gemini Live. Kedua perangkat ini juga punya tombol bernama Snap Key untuk akses cepat menuju AI Mind Space.

Baik Oppo Find X9 maupun Find X9 Pro sudah tersedia di Indonesia sejak 5 November 2025 lalu. Harga rilis untuk versi “reguler” adalah Rp 14.999.000 (RAM 12 GB/ 256 GB) dan Rp 16.999.000 (RAM 16 GB/ 512 GB). Sementara itu, varian Pro hadir dengan harga Rp 19.999.000 (RAM 16 GB/ 512 GB).

Home Fitur Daftar