
Bagi sejumlah gamer, sekadar bisa menjalankan game di HP dengan lancar masih belum cukup. Kini bermain game di ponsel mengharuskan perangkat yang punya daya saing tinggi dalam hal stabilitas performa pada durasi panjang, baterai yang awet, serta fitur-fitur lain yang membuat permainan terasa lebih nyaman.
Di rentang harga mulai dari Rp 5 jutaan hingga flagship, kini sudah bertebaran HP Android khusus gaming yang tidak sekadar menawarkan chipset kencang, melainkan juga dibekali sistem pendingin yang efektif, baterai tahan lama, hingga fitur software untuk mengoptimalkan pengalaman bermain. Beberapa di antaranya bahkan punya tombol bahu agar permainan menyerupai konsol gaming. Berikut ini adalah rekomendasi HP gaming terbaik di dunia.
Table of Contents
Di kelas harga Rp 6 jutaan, ada iQoo Neo 10 yang resmi meluncur di Indonesia pada 4 Juni 2025. Ini merupakan seri Neo pertama yang masuk Indonesia, karena iQoo sebelumnya hanya merilis Number dan Z series saja. iQoo Neo 10 adalah ponsel gaming yang dipromosikan sebagai “flagship murah” dengan fokus terhadap performa.
Kinerja perangkat ini didukung dengan dual-chip Snapdragon 8s Gen 4, memiliki clock speed CPU hingga 3,2 GHz dan GPU Adreno 825, serta Supercomputing Chip Q1 yang didesain khusus oleh iQoo untuk menstabilkan frame rate dan efisiensi gaming.
Performa dari iQoo Neo 10 sendiri diklaim meningkat 49 persen dibanding sebelumnya, sekaligus 39 persen lebih hemat daya. Lalu, ponsel yang mengusung RAM hingga 16 GB dan storage up to 512 GB ini turut disematkan dengan pendingin 7K Ultra VC Cooling seluas 7.000 mm persegi.
Layar ponsel ini sungguh membuatnya mirip seperti flagship, yakni panel AMOLED 6,78 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate variabel dari 60 hingga 144 Hz. Kecerahan maksimalnya diketahui mencapai 5.500 nit.
Sektor daya HP ini didukung baterai besar 7.000 mAh yang dipadankan dengan pengisian 120 watt via kabel. Menurut pihak perusahaan, hanya dibutuhkan 36 menit untuk iQoo Neo 10 terisi hingga penuh. Tidak lupa, tersedia juga bypass charging agar ponsel tidak cepat panas saat dicas sambil gaming.
Meski berbaterai besar, ketebalan bodi HP ini cukup tipis yakni setebal 8,09 mm. Bodinya juga tersertifikasi IP65, serta menjalankan Funtouch OS 15 berbasis Android 15 yang disertai fitur-fitur AI seperti alat penerjemah saat menelepon, AI Note Assist, serta integrasi Google Gemini dan Circle to Search.
Harga rilis
Selain versi “reguler”, Poco F7 juga tersedia dalam varian Pro dan Ultra yang lebih canggih. Terkhusus Pro, dapur pacunya mengandalkan Snapdragon 8 Gen 3, chipset flagship untuk tahun 2023-2024 yang menawarkan kinerja tinggi untuk bermain game dan aplikasi berat. Satu-satunya varian memori di Indonesia, RAM 12 GB/ 512 GB, turut menggunakan standar teknologi mutakhir yaitu RAM LPDDR5X dan UFS 4.1.
Layar AMOLED pada varian Pro dan Ultra berukuran 6,67 inci dengan resolusi QHD Plus (1.440 x 3.200 piksel), mendukung refresh rate 120 Hz, Dolby Vision, dan HDR10+. Kecerahan maksimalnya mencapai 3.200 nit.
Meskipun tidak dibekali wireless charging, Poco F7 Pro namun difasilitasi baterai jumbo 6.000 mAh beserta fast charging 90 watt. Bodinya tersertifikasi IP68 agar tidak mudah rusak akibat debu dan rendaman air, serta dilindungi Gorilla Glass 7i di layar agar tidak mudah retak.
Sensor sidik jari di layarnya sudah menggunakan teknologi ultrasonik, membuatnya lebih responsif ketimbang optis biasa. Lalu, di bagian software, Poco F7 Pro menjalankan HyperOS 2.0 berbasis Android 15 secara out-of-the-box, dengan jaminan update 4x OS Android dan 6 tahun patch keamanan.
Di atas Pro, terdapat juga Poco F7 Ultra yang merupakan varian Ultra perdana dalam sejarah Poco. Performanya didukung Snapdragon 8 Elite (3 nm), chip flagship generasi tahun lalu yang kinerjanya masih relevan hingga sekarang. Chip dengan frekuensi CPU hingga 4,32 GHz tersebut dibekali GPU Adreno, serta diklaim mencapai skor AnTuTu hingga 2,8 jutaan poin.
Poco F7 Ultra juga dilengkapi memori hingga RAM 16 GB/ 512 GB yang besar untuk menyimpan banyak game sekaligus. Untuk kian menunjang gaming, sistem pendingin dual-channel IceLoop System turut hadir guna menjaga suhu tetap terkontrol saat bermain berjam-jam.
Perangkat gaming ini juga dibekali fitur Wildboost Optimization 4.0 untuk optimasi hardware, serta chip tambahan bernama Xiaomi T1S untuk penguatan sinyal dan konektivitas. Menyoal daya, Poco F7 Ultra dibekali baterai silikon-karbon berkapasitas 5.300 mAh yang disertai fast charging 120 watt via kabel, berikut fitur wireless charging 50 watt.
Harga rilis Poco F7 Pro
Harga rilis Poco F7 Ultra
Ponsel flagship generasi tahun lalu ini adalah yang pertama mengusung Snapdragon 8 Elite di Indonesia. Untuk semakin menunjang gaming, turut tersedia chip tambahan berupa SuperComputing Chip Q2 yang dapat meningkatkan frame rate hingga 144 FPS.
Layar smartphone mengusung panel LTPO AMOLED 6,82 inci dengan resolusi 3.168 x 1.440 piksel, mendukung refresh rate 144 Hz, HDR10+, dan PWM Dimming 2.592 Hz. Layar tersebut juga bisa mencapai kecerahan global 1.800 nit serta local peak 4.500 nit.
Perihal memorinya, iQoo 13 dilengkapi RAM LPDDR5X Ultra hingga 16 GB serta storage UFS 4.1 mencapai 512 GB. Baterainya mengalami peningkatan jadi 6.150 mAh, naik dari 5.000 mAh pada iQoo 12. Daya pengisiannya pun bahkan lebih baik ketimbang iQoo 15, yakni 120 watt ketimbang 100 watt.
Karena ini termasuk HP gaming di kelas high-end, tentu saja sudah ada fitur bypass charging agar bisa dicas sambil bermain tanpa membuat suhu terlalu panas. Perangkat ini juga dihiasi LED Halo Light di modul kameranya, mendukung speaker stereo yang menggelegar, sensor sidik jari ultrasonik di layar, serta NFC 360 derajat yang praktis. Review lengkap iQoo 13 dapat diakses pada tautan ini.
Harga rilis
Melanjutkan tradisi pendahulunya, iQoo 15 kembali menjadi HP perdana di Indonesia yang menggunakan chipset Snapdragon 8 series terbaru, kali ini Snapdragon 8 Elite Gen 5. Selain itu, chip khusus Supercomputing Q3 turut disematkan guna meningkatkan performa gaming.
HP ini juga sekaligus yang pertama menghadirkan panel Samsung M14 Lead OLED LTPO 6,85 inci, mengusung resolusi 2K, refresh rate 144 Hz, dan kecerahan local peak 6.000 nit. Berbagai sertifikasi seperti Dolby Vision, HDR10+, dan Dual Eye Protection juga turut dihadirkan, memberikan kualitas visual layar yang memanjakan mata.
Bukan itu saja, iQoo 15 juga menjadi salah satu yang pertama menggunakan OriginOS 6 berbasis Android 16 di Indonesia, dilengkapi fitur Origin Island untuk melakukan sinkronisasi dan drag-and-drop antar aplikasi. Perangkat ini dijanjikan masa pembaruan OS utama hingga 7 tahun, sehingga akan tetap relevan dalam penggunaan jangka panjang.
Tersedia juga pendingin 9K Ultra VC Cooling yang diklaim mengalami peningkatan efisiensi termal sebanyak 5 persen dibandingkan pendahulunya. Agar semakin menjaga suhu tetap stabil, iQoo 15 menawarkan fitur smart bypass charging untuk mengalihkan daya langsung ke motherboard. Ini supaya baterai tidak cepat panas sekaligus lebih awet.
Baterainya itu sendiri berkapasitas 7.000 mAh dengan teknologi silikon-karbon, diklaim tahan hingga 32 jam untuk streaming dan 2 hari mendengarkan musik. Pengisiannya mengandalkan fast charging 100 watt via kabel dan 40 watt nirkabel.
Harga rilis
Varian “FE” pada Asus ROG Phone 9 series merupakan singkatan dari “Fan Edition”, unsur nama yang juga sering diterapkan pada ponsel Samsung. ROG Phone 9 FE ini adalah versi yang harga dan fiturnya sudah dipangkas, sehingga lebih murah dari ROG Phone 9 Pro dan Pro Edition.
Pemangkasannya terjadi pada sektor chipset, kini menggunakan Snapdragon 8 Gen 3 ketimbang Snapdragon 8 Elite pada dua “kakak”-nya. Lalu, ada sedikit penurunan baterai dari 5.800 mAh menjadi 5.500 mAh.
Selebihnya, tampilan dan fitur ROG Phone 9 FE kurang lebih sama, yakni menggunakan logo belakang yang bisa menyala, lapisan pelindung Gorilla Glass Victus 2, stereo speaker, ketahanan IP68, dan port audio jek 3,5 mm yang didukung Dirac Virtuo Spatial Sound.
Fitur logo menyala di punggung yang disebut AniMe Vision ini hanya menggunakan LED monokrom pada varian FE, bukan berwarna merah seperti Pro. Ukuran panel LED-nya pun lebih kecil.
Adapun layar utama ponsel ini menggunakan panel LTPO AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 185 Hz dan kecerahan maksimal 2.500 nit. Performanya ditunjang dengan RAM LPDDR5X 12 GB, storage UFS 4.1 hingga 512 GB, serta sistem pendingin GameCool. Asus ROG Phone 9 FE juga mendukung aksesoris AeroActive Cooler X Pro yang dapat meningkatkan kinerja gaming lebih jauh lagi.
Karena ini adalah HP gaming dari Asus, tentu saja sudah dilengkapi tombol bahu ultrasonik untuk gaming yang disebut AirTrigger. Tombol bahu L dan R ini adalah salah satu yang terbaik di industri, bisa mendukung berbagai gesture seperti swipe, slide, dibuatkan partisi yang berbeda, dan masih banyak lagi. Sehingga, meski fisiknya cuman dua tombol, tetap bisa dipetakan untuk lebih banyak perintah in-game.
Baterainya memiliki kapasitas 5.500 mAh yang diklaim tahan bermain game berat hingga 3,4 jam nonstop. Pengisian dayanya adalah 65 watt, diklaim dapat mengisi baterai hingga penuh dalam 39 menit.
Harga rilis
Di Indonesia, Asus ROG Phone 9 series terbagi menjadi tiga varian yakni ROG Phone 9 FE, ROG Phone 9 Pro, dan yang paling tinggi spesifikasinya: ROG Phone 9 Pro Edition. Saat ini, Asus ROG Phone 9 Pro Edition adalah HP gaming paling komplet di Indonesia.
Versi tertinggi masih menyimpan sejumlah kesamaan dengan varian lain, yakni kehadiran AirTrigger sebagai tombol bahu fisik ala-ala L1 dan R1, chipset Snapdragon 8 Elite dengan clock speed hingga 4,3 GHz, RAM LPDDR5X, serta penyimpanan UFS 4.0. Bedanya, kali ini Pro Edition ditawarkan dalam opsi memori paling tinggi yakni RAM 24 GB/ 1 TB.
Layar ponsel ini mendukung panel AMOLED 6,78 inci FHD Plus dengan refresh rate default antara 1-120 Hz, bisa diaktifkan menjadi 165 Hz via menu pengaturan dan menjadi 185 Hz via Game Genie.
Beragam fitur kecerdasan buatan (AI) untuk menunjang gaming turut disematkan, seperti X Sense 3.0 untuk membantu eksekusi tugas dalam game, X Capture 2.0 untuk merekam momen secara otomatis, dan AI Grabber 2.0 untuk mencari tips cara bermain.
Agar memastikan pengalaman gaming tidak terganggu gara-gara panas, ROG Phone 9 Pro Edition dibekali fitur GameCool 9 dengan pendingin SoC 360 derajat Gen 3. Jika Anda seseorang yang sungguh-sungguh heavy-user, bisa memanfaatkan aksesoris kipas eksternal AeroActive Cooler X Pro Edition.
Harga rilis
Pada daftar di atas, Poco F7 Pro dan Ultra masuk ke dalam kategori HP gaming terbaik. Namun, sebenarnya seri tersebut sudah dilanjutkan oleh penerusnya yakni Poco F8 series, yang baru saja rilis di pasar global pada 26 November lalu di Bali.
Meski peluncurannya dilakukan di Tanah Air, namun harga rilisnya untuk pasar Indonesia sendiri belum diumumkan hingga saat ini. Kendati begitu, Poco F8 Pro dan Ultra diduga kuat bakal meluncur di Indonesia dalam waktu dekat lantaran sudah lolos uji TKDN.
Itu artinya, Poco hanya perlu merampungkan proses sertifikasi Postel dari Komdigi sebelum akhirnya menentukan tanggal peluncuran di Indonesia. Dari segi spesifikasi, Poco F8 Pro menawarkan Snapdragon 8 Elite yang dipadankan dengan pendingin IceLoop Triple-Layer 3D untuk menjaga suhu tetap stabil saat bermain game. Perangkat ini memakai layar Poco HyperRGB berukuran 6,59 inci, memiliki bobot 199 gram, serta memakai dual speaker dengan tuning dari Bose. Baterainya berkapasitas 6.210 mAh yang disertai 100W HyperCharge, diklaim dapat mengisi penuh baterai dalam 37 menit.
Untuk varian Poco F8 Ultra, ponsel ini ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 teranyar dari Qualcomm, lengkap dengan VisionBoost D8 yang bisa meningkatkan frame rate hingga 120 FPS sekaligus mendukung Super Resolution 1,5K. Ukuran layarnya lebih besar dari Pro yaitu 6,9 inci, mendukung kecerahan maksimal hingga 3.500 nit. Adapun pelantang suaranya mengandalkan triple speaker 2,1-channel Sound by Bose berikut dengan woofer khusus, pertama kalinya di seri Poco. Anda bisa melihat perbandingan Poco F8 Pro dan Ultra di tautan ini.
Di pasar global, Poco F8 Pro dibanderol mulai dari 579 dolar AS (Rp 9,6 jutaan) sedangkan Poco F8 Ultra dijual mulai dari 729 dolar AS (Rp 12,1 jutaan). Keduanya diketahui mengalami kenaikan harga dibandingkan Poco F7 Pro dan Ultra untuk pasar global.
Menurut prediksi kami, Poco F8 Pro dan Ultra bisa saja menyusul ke pasar Indonesia pada Januari 2026. Biasanya tidak memakan waktu lama untuk ponsel hadir di Tanah Air setelah berhasil terdaftar di sertifikasi TKDN. Kita tunggu saja.