
Amid an unprecedented cyberattack on telecommunications companies such as AT&T and Verizon, U.S. officials are recommending that Americans use encrypted messaging apps to ensure their communications stay hidden from foreign hackers. https://t.co/RZNAdqz0nl
— NBC News (@NBCNews) December 3, 2024
Serangan tersebut antara lain menarget operator-operator seluler AS seperti AT&T, Verizon, hingga Lumen Technologies untuk memata-matai para pelanggannya.
Insider siber yang disebut sebagai “Salt Thyphoon” oleh Microsoft ini adalah salah satu peretasan terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat. Dihimpun 91Mobiles Indonesia dari ZDNet, para hacker pelakunya dilaporkan sudah menyadap rekaman percakapan hingga perintah pengadilan yang masih dirahasiakan.
Sebab itulah, pejabat pemerintah AS meminta untuk berhati-hati berkirim pesan. Peringatan ini mungkin lebih relevan untuk warga Amerika Serikat, tapi bisa juga didengar oleh publik secara umum sebagai langkah kehati-hatian.
Solusinya sebenarnya sederhana saja, yakni dengan memakai aplikasi pesan instan cross platfrom seperti WhatsApp dan Telegram yang ada di Android maupun iOS serta sepenuhnya dilindungi enkripsi end-to-end untuk berkirim pesan teks.