iQoo Z10 series resmi meluncur di pasar India pada Jumat, 11 April 2025 lalu. Seri tersebut memperkenalkan dua model anyar yaitu iQoo Z10 dan iQoo Z10x, yang merupakan penerus dari iQoo Z9 dan iQoo Z9x.
Di antara dua model tersebut, iQoo Z10x dibanderol dengan harga lebih murah ketimbang Z10 standar. Walau begitu, spesifikasinya tetap menggoda untuk kelas harganya.
Tim 91Mobiles Indonesia berkesempatan untuk menjajal iQoo Z10x untuk pertama kalinya. Di dalam genggaman kami, Z10x tampil dengan menawan dengan bodi datarnya. Simak tampilan ponsel tersebut pada ulasan singkat berikut ini.
Table of Contents
Desain, tampil minimalis namun tetap estetis
Sekilas tampilan bodi belakang HP ini terlihat sama dengan pendahulunya, Z9x. Kedua smartphone ini memang sama-sama punya tampilan minimalis dengan modul kamera persegi di pojok kiri atas.
Akan tetapi iQoo Z10x memang memperkenalkan aksen visual baru pada modul kameranya, yaitu Dynamic Light, dapat menyala setiap kali menerima notifikasi, panggilan telepon, dan sejumlah pemicu tertentu.

Walau modul kameranya sedikit berbeda, iQoo Z10x punya spesifikasi sama persis dengan pendahulunya. HP ini diketahui mengusung kamera utama 50 MP Sony IMX882 dan depth sensor 2 MP di punggungnya.
iQoo menyediakan dua varian warna untuk Z10x yakni Ultramarine dan Titanium. Unit yang kami pegang kebetulan adalah varian Ultramarine, memamerkan warna biru dengan gradasi halus yang mengingatkan kami akan suasana laut.
Yang membuatnya cukup unik, ponsel ini mengusung desain frame datar alias flat. Namun, keempat sisinya sedikit melingkar guna menawarkan pengalaman genggam lebih nyaman. Desain yang diberi nama “Quad Curved Edges” ini berhasil membuat bodi ponsel cukup tipis menjadi hanya 8,09 mm.
Beralih ke sisi depan, layar smartphone ini tentunya sudah mengusung desain punch hole. Sayangnya bezel yang ditampilkan masih terasa cukup tebal bagi kami, terlebih di sisi bawah.

Layar tersebut menggunakan panel IPS LCD 6,72 inci Full HD Plus (1.080 x 2.408 piksel), hadir dengan aspek rasio 20:9 dan refresh rate 120 Hz. Ponsel ini dapat mencapai kecerahan hingga 1.050 nit (HBM). Sebagai informasi, ini adalah spesifikasi layar yang nyaris sama persis dengan iQoo Z9x.
Perihal ketahanan bodi, iQoo Z10x tersertifikasi IP64 guna membuatnya tidak mudah rusak saat terkena debu dan percikan air. Entah mengapa iQoo tidak memilih IP68 sebagaimana tren ponsel mid-range saat ini.
Selain itu, tersedia juga standar militer MIL-STD-810H yang membuatnya tahan pada penggunaan dan lingkungan ekstrem, termasuk dari benturan.
Hardware, performa gesit dengan baterai jumbo
Pemilihan chipset Dimensity 7300 di HP ini tampaknya menjadi satu dari segelintir hal yang membedakannya dengan iQoo Z9x. Ya, iQoo Z10x beralih dari Snapdragon 6 Gen 1 pada Z9x menjadi chip kelas menengah dari MediaTek.
Penggunaan cip tersebut menurut kami adalah sebuah keputusan yang sangat baik. Sebab, performanya memang jadi melonjak tinggi dibandingkan sebelumnya.

Dengan fabrikasi 4 nm dari TSMC, Dimensity 7300 dilengkapi 8-core CPU yang mencakup 4x Cortex A78 (2,5 GHz) dan 4x Cortex A55 (2 GHz). Pengolahan grafisnya menggunakan GPU Mali-G615 MP2 dengan frekuensi 1.047 MHz.
Dari benchmark di bawah, terlihat bahwa iQoo Z10x berhasil menorehkan skor 696.045 poin pada AnTuTu v10, serta 862 poin (single-core) dan 2.577 poin (multi-core) pada Geekbench 6.

Skor AnTuTu v10 yang hampir menyentuh 700 ribu tersebut adalah peningkatan drastis ketimbang iQoo Z9x dengan skor 552.168 poin.
Bukan hanya chipset, iQoo juga melakukan upgrade pada baterai Z10x. Di saat pendahulunya “hanya” berkapasitas 6.000 mAh, kini iQoo Z10x punya baterai 6.500 mAh. Pengisian dayanya namun tetap sama di angka 44 watt.
Hasilnya pun terlihat, ponsel ini sukses bertahan selama 14 jam 21 menit pada pengujian PC Mark Work 3.0 Battery Life. Ini jelas merupakan durasi ketahanan sangat tinggi dibandingkan mayoritas rivalnya.
Perangkat yang kami pegang berjalan pada sistem operasi Android 15 yang dipoles dengan antarmuka Funtouch OS 15, kontras dengan varian di China yang memakai OriginOS.
Sub-brand dari Vivo ini menjanjikan dukungan pembaruan OS Android hingga 2 tahun serta patch sekuriti hingga 3 tahun. Mengikuti tren industri yang sedang berkembang, iQoo Z10x turut hadir dengan sederet fitur kecerdasan buatan yakni AI Erase, AI Super Document, Circle to Search, Note Assist, dan lain sebagainya.
Smartphone ini debut pertama kali pada pertengahan April di pasar India sebelum akhirnya rilis di China pada 29 April 2025 lalu. Sayangnya, belum diketahui kapan iQoo Z10x bakal rilis di Indonesia.
Berikut ini daftar harga iQoo Z10x di negara asalnya.
- RAM 8 GB/ 128 GB: 1.099 yuan (Rp 2,4 jutaan)
- RAM 8 GB/ 256 GB: 1.199 yuan (Rp 2,7 jutaan)
- RAM 12 GB/ 256 GB: 1.399 yuan (Rp 3,1 jutaan)
- RAM 12 GB/ 512 GB: 1.599 yuan (Rp 3,6 jutaan)
Unit yang berada di tangan tim 91Mobiles Indonesia menggunakan RAM 8 GB/ 256 GB. Akan tetapi, belum diketahui varian mana saja yang akan dibawa masuk ke Tanah Air.
Di Indonesia, iQoo Z9x rilis pada Mei 2024. Kala itu Z9x diluncurkan dengan banderol harga mulai dari Rp 2.999.000. Tampaknya iQoo Z10x juga akan mengusung harga serupa. Jika iya, tampaknya ponsel ini akan bersaing dengan Infinix Note 50S 5G.




