
Setelah resmi diperkenalkan di pasar China pada April lalu, Huawei akhirnya mengonfirmasi tanggal peluncuran global untuk lini ponsel flagship terbarunya, Huawei Pura 90 series. Acara peluncurannya tersebut dijadwalkan pada 14 Juli 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Peluncuran global ini mengikuti pola rilis seri Pura 80 tahun lalu yang dilakukan pada 10 Juli. Huawei kala itu meluncurkan varian Pura 80, Pura 80 Pro, dan Pura 8 Ultra di pasar internasional. Walau seri pendahulunya hadir secara lengkap, belum diketahui apakah peluncuran global Pura 90 series bakal menyertakan ketiga varian atau tidak.
Table of Contents
Satu hal yang cukup dinantikan dari peluncuran Pura 90 series ini adalah hadirnya jaringan 5G di pasar global. Huawei Pura 90 Pro Max diprediksi akan menjadi ponsel Huawei perdana yang membawa kemampuan 5G ke pasar internasional setelah sekian lama mentok di 4G akibat sanksi Amerika Serikat sejak 2019.
Kabar ini diperkuat oleh unggahan pengguna TikTok bernama “supermas” yang memamerkan unit global Pura 90 Pro Max dengan indikator 5G di status bar. Dalam pengujian speed test, perangkat tersebut mampu menembus kecepatan download hingga 1.100 Mbps, sebagaimana dihimpun dari Huawei Central.
Sebagai seri flagship, sisi fotografi menjadi daya tarik utamanya. Huawei Pura 90 Pro Max dibekali sensor periskop telefoto besar berukuran 1/1,28 inci dengan resolusi 200 MP (f/2,6). Kamera ini memiliki focal length setara 96 mm dengan zoom optis 4x yang didukung stabilisasi gambar CIPA 7.0 (7-stop stabilization).
Untuk kamera utamanya, Pura 90 Pro Max menggunakan sensor 50 MP RYYB yang dilengkapi teknologi Lateral Overflow Integration Capacitor (LOFIC) serta mendukung variable aperture 10 tingkat (f/1,4-4,0). Tak ketinggalan, tersedia juga kamera ultrawide 40 MP dengan aperture f/2,2.
Adapun Huawei Pura 90 Pro “reguler” mengusung kamera utama 50 MP RYYB (1/1,28 inci), kamera telefoto 50 MP (f/2,1) dengan zoom optis 4x, serta kamera ultrawide 12,5 MP.
Kedua varian Pro ini diotaki dengan chipset Kirin 9030S hasil besutan perusahaan. Huawei mengklaim bahwa chip ini memiliki peningkatan performa NPU gambar hingga 200 persen, serta memiliki ISP dengan kemampuan AI yang meningkat.
Untuk menunjang kinerja tersebut, Huawei Pura 90 Pro dan Pro Max kompak dibekali baterai besar 6.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 100 watt via kabel dan 80 watt nirkabel.
Layarnya menggunakan panel LTPO OLED dengan perlindungan kaca Kunlun Glass generasi kedua. Pura 90 Pro punya ukuran layar 6,6 inci sedangkan versi Pro Max memiliki dimensi layar 6,9 inci. Keduanya mendukung refresh rate variabel 1-120 Hz serta dibekali sertifikasi ketahanan air dan debu IP68/ IP69.
Dari segi software, Pura 90 Pro dan Pro Max versi China menjalankan HarmonyOS 6.1 yang dilengkapi asisten AI agentic bawaan serta fitur penyuntingan gambar berbasis AI, misalnya seperti object removal.
Uniknya lagi, Pura 90 Pro Max juga dibekali dengan fitur unik AI Pose Recommendation yang dapat memberikan saran gaya saat memotret subjek manusia. Sayangnya beredar rumor bahwa versi global tidak akan memakai HarmonyOS, melainkan antarmuka EMUI 16 berbasis Android 16.
Di China, Huawei Pura 90 Pro ditawarkan dalam warna Pink Guava, Orange Soda, Coconut White, dan Mulberry Black dengan harga mulai dari 5.499 yuan China (Rp 14,5 jutaan).
Sementara itu, varian Pro Max hadir dengan pilihan warna Orange Ocean, Sunset Purple, Emerald Lake, Dawn Gold, dan Obsidian Black dengan harga 6.499 yuan China (Rp 17,1 jutaan) untuk varian RAM 12 GB/ 256 GB dan 8.499 yuan China (Rp 19 juta) untuk RAM 16 GB/ 1 TB, sebagaimana dihimpun dari GSM Arena.
Huawei Pura 90 Pro Max hampir dipastikan bakal rilis di Indonesia karena sudah terdaftar di lama P3DN Kemenperin dengan nilai TKDN 36,18 persen. Pada daftar tersebut, ponsel dengan nomor model SCA-LX9 ini tercatat sebagai perangkat yang mendukung 5G.