Persaingan ponsel di Indonesia untuk kelas harga menengah memang cukup sengit. Di harga Rp 3 jutaan, Infinix GT 30 hadir sebagai ponsel gaming kaya fitur yang menawarkan tombol bahu, layar dengan kemulusan di atas rata-rata, serta serangkaian fitur AI yang fungsional.
Di sisi lain, belakangan ini Oppo A6 Pro telah rilis di Indonesia dengan membawakan kapasitas baterai jumbo 7.000 mah, fast charging 80 watt, serta ketahanan bodi luar biasa. Bagi yang sedang mencari ponsel Rp 3 jutaan berkualitas tinggi, keduanya tentu dapat menjadi pilihan yang menarik. Namun, manakah yang sebaiknya Anda pilih? Untuk menjawabnya, sebaiknya simak perbandingan Infinix GT 30 dan Oppo A6 Pro 4G berikut ini.
Table of Contents
Infinix GT 30 vs Oppo A6 Pro 4G: Harga

Kendati menawarkan sederet fitur gaming yang unik, tidak banyak biaya yang mesti Anda keluarkan untuk membawa pulang Infinix GT 30. Sebab, perangkat ini hanya dibanderol Rp 3,5 juta untuk satu-satunya varian memori, RAM 8 GB/ 256 GB.
Uniknya, harga tersebut masih lebih rendah dibandingkan Oppo A6 Pro 4G pada varian storage lebih kecil, yang dijual seharga Rp 3,7 juta. Dari sini, terlihat bahwa Oppo A6 Pro 4G punya banyak “PR” untuk menjustifikasikan banderol harganya yang lebih tinggi.
| Varian | Infinix GT 30 | Oppo A6 Pro 4G |
| RAM 8 GB/ 128 GB | – | Rp 3.699.000 |
| RAM 8 GB/ 256 GB | Rp 3.499.000 | Rp 3.999.000 |
Infinix GT 30 vs Oppo A6 Pro 4G: Chipset dan konektivitas
Infinix GT 30 memiliki performa yang memadai untuk mengangkat game berat dengan lancar, setidaknya untuk seukuran ponsel di harga Rp 3 jutaan. Dapur pacunya mengandalkan Dimensity 7400 yang dibangun pada fabrikasi 4 nm TSMC, sehingga punya efisiensi daya yang tinggi.
Secara kontras, Oppo A6 Pro 4G diotaki dengan chipset MediaTek Helio G100 yang hanya mendukung jaringan seluler 4G, berbeda dengan Infinix GT 30 yang sudah kompatibel dengan jaringan seluler generasi kelima.

Helio G100 sejatinya merupakan versi peningkatan kecil dari pendahulunya, Helio G99, yang merupakan salah satu chipset 4G paling gesit di dunia. Performanya sudah cukup oke untuk menangani judul-judul populer seperti Mobile Legend: Bang Bang, PUBG Mobile, bahkan hingga Genshin Impact. Untuk melakukan navigasi dan berselancar di dunia maya, Helio G100 pada Oppo A6 Pro pun sudah lebih dari cukup.
Masalahnya, jika keduanya disandingkan untuk bermain game, Oppo A6 Pro 4G bakal terlihat kalah saing. Ini lantaran Infinix GT 30 berhasil meraih skor 700 ribuan poin di AnTuTu v10, berdasarkan pengujian internal 91Mobiles. Angka tersebut tentu lebih tinggi dari Helio G100 pada Oppo A6 Pro 4G yang hanya 400 ribuan poin. Perbedaannya nyaris 2x lipat.
| Spesifikasi | Infinix GT 30 | Oppo A6 Pro 4G |
| Chipset | Dimensity 7400 (4 nm) | Helio G100 (4 nm) |
| CPU dan GPU | 8-core CPU (4x Cortex-A78 2,6 GHz dan 4x Cortex-A55 2,0 GHz), GPU Mali-G615 MC2 | 8-core CPU (2x Cortex A76 2,2 GHz dan 6x Cortex A55 2,0 GHz), GPU Mali-G57 MC2 |
| AnTuTu v10 | 727.195 poin | 400 ribuan poin |
Infinix GT 30 vs Oppo A6 Pro 4G: Desain dan layar
Bodi belakang Infinix GT 30 dipenuhi dengan aksen visual khas gaming yang disebut sebagai “Cyber Mecha 2.0”, dengan modul kamera berbentuk persegi panjang serta bodi belakang yang dihiasi lampu RGB LED. Saat menerima panggilan telepon atau charging, lampu di punggungnya ini bakal menyala. Anda juga bisa menyetel pengaturan lampu tersebut lebih lanjut.
Untuk semakin mempertegas identitasnya sebagai ponsel gaming, Infinix GT 30 turut dibekali tombol gaming trigger yang berfungsi sebagai tombol L dan R. Tentu saja, kedua tombol ini bisa dipetakan sesuai keinginan Anda.

Karena tidak ditujukan sebagai HP gaming, tampilan bodi Oppo A6 Pro 4G memang lebih sederhana. Perangkat ini masih dibekali aksen visual bernuansa “chic” di bodi belakangnya, namun kini dengan modul kamera yang didesain dalam bentuk oktagonal. Hal ini tampaknya untuk memberikan kesan tangguh.
Bicara soal ketangguhan, Oppo A6 Pro 4G punya bodi yang tahan banting karena lolos sertifikasi MIL-STD-810H, sehingga tidak rentan rusak saat terjatuh, terkena guncangan, atau diberikan tekanan hingga tingkatan tertentu. Bukan itu saja, perangkat ini juga cocok dibawa ke daerah perairan karena tersertifikasi IP66, IP68, dan IP69.

Sementara untuk Infinix GT 30, ketahanan bodinya tidak terlalu istimewa. Ponsel gaming ini hanya diberikan sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air, misalnya seperti tetesan air minum yang tumpah atau air hujan. Namun, ponsel ini cenderung tidak akan bertahan jika terendam di air kolam. Meski tidak punya sertifikasi militer, layar ponsel setidaknya sudah terlindungi dengan Gorilla Glass 7i sehingga tidak mudah retak akibat tergores atau terbentur.
Beralih ke bagian layar, kedua perangkat ini untungnya sudah dilengkapi panel AMOLED, kendati dengan ukuran dan resolusi berbeda. Infinix GT 30 menggunakan layar 6,78 inci beresolusi 1,5K (1.224 x 2.720 piksel), sedangkan Oppo A6 Pro 4G memakai layar 6,57 inci Full HD Plus (1080p). Dengan begitu, layar Infinix GT 30 bakal terasa lebih immersive karena lebih besar dan tajam.
Selain itu, Infinix GT 30 juga dilengkapi refresh rate 144 Hz yang jarang ditemui di kelasnya, berbeda dengan layar pesaingnya yang masih 120 Hz. Perbedaan ini namun tidak akan terlalu berpengaruh di dunia nyata, karena hanya sedikit sekali skenario yang akan mendongkrak layar ke 144 Hz.
| Spesifikasi | Infinix GT 30 | Oppo A6 Pro 4G |
| Layar | AMOLED 6,78 inci (1.224 x 2.720 piksel), refresh rate 144 Hz, kecerahan maksimal 4.500 nit | AMOLED 6,57 inci Full HD Plus (1.080 x 2.372 piksel), refresh rate 120 Hz, kecerahan HBM 1.400 nit. |
| Dimensi bodi | 163,7 x 75,8 x 8 mm, bobot 187 gram | 158,2 x 75 x 8 mm, bobot 188 gram |
| Ketahanan | Gorilla Glass 7i (depan), plastik (belakang dan frame), IP64 | IP68/ IP69, MIL-STD-810H |
| Varian warna | Cyber Blue, Pulse Green, Shadow Ash, Blade White | Lunar Titanium, Stellar Blue, Coral Pink, Rosewood Red |
| Fitur khusus | Cyber Mecha Body, ada lampu notifikasi “Mechanical Light Waves”, tombol bahu “GT Shoulder Triggers” yang dapat diprogram. | – |
Infinix GT 30 vs Oppo A6 Pro 4G: Kamera

Menyoal kamera, Infinix GT 30 lagi-lagi keluar sebagai pemenang. Ponsel ini mungkin tidak akan bertahan di air, namun fungsi fotografinya yang melimpah membuatnya sungguh layak dijadikan pertimbangan.
Kamera utamanya beresolusi 64 MP, menggunakan sensor Sony IMX682. Sekadar informasi, sensor ini juga turut dijumpai pada sejumlah HP menengah berkualitas lain seperti Samsung Galaxy A52s, Realme GT 5G, dan Xiaomi Mi 10T.
Menariknya lagi, perangkat ini menawarkan kamera ultrawide 8 MP yang mengusung autofokus. Artinya, tak hanya dapat memotret dengan sudut pandang luas, kamera ini juga dapat difungsikan sebagai kamera makro.
Oppo A6 Pro 4G sayangnya hanya menyuguhkan satu kamera 50 MP f/1,8 di punggungnya, tanpa adanya kamera pendamping. Ini membuatnya kurang cocok untuk memotret pemandangan atau foto grup lantaran tidak ada ultrawide.
Bukan hanya unggul karena kamera ultrawide yang sudah autofokus, Infinix GT 30 juga mendukung perekaman 4K baik di kamera depan maupun belakang, menjadi nilai plus bagi yang hendak menjadikan ponsel untuk kreasi konten.
| Spesifikasi | Infinix GT 30 | Oppo A6 Pro 4G |
| Kamera belakang | 64 MP Sony IMX682 f/1,8 23 mm 1/1,73 inci, PDAF + 8 MP f/2,2 111 derajat, AF | 50 MP f/1,8 PDAF |
| Kamera depan | 13 MP f/2,2 25 mm | 16 MP f/2,4 |
Infinix GT 30 vs Oppo A6 Pro 4G: Baterai dan pengisian daya
Pada fitur baterai, Infinix GT 30 “hanya” disuplai dengan kapasitas 5.500 mAh. Ini sebenarnya sudah cukup untuk pemakaian normal seharian penuh. Hanya saja, baterai ini kalah saing dibandingkan Oppo A6 Pro 4G yang berkapasitas 7.000 mAh, naik cukup drastis ketimbang pendahulunya yang cuman 5.800 mAh.
Baterai Oppo A6 Pro 4G tersebut diklaim mampu bertahan hingga 29 jam pada aktivitas telepon WhatsApp, 20 jam menonton YouTube, dan 8 jam bermain Mobile Legends. Karena baterainya yang jumbo, Oppo pun memutuskan untuk menambahkan fitur reverse charging sehingga ponsel dapat digunakan sebagai power bank.
Selain lebih besar, pengisian dayanya pun hampir 2x lipat lebih tinggi dibandingkan Infinix GT 30. Sebab, Oppo A6 Pro 4G dibekali fast charging 80 watt, sedangkan Infinix GT 30 mengusung daya pengisian 45 watt.
Infinix GT 30 vs Oppo A6 Pro 4G: Software
Infinix GT 30 dirilis menggunakan sistem antarmuka XOS 15 berbasis Android 15 secara out-of-the-box. Perangkat gaming Rp 3 jutaan ini dijanjikan masa pembaruan OS utama selama 2 tahun serta patch keamanan 3 tahun.
Di dalam software tersebut terdapat lebih dari 25 fitur AI, termasuk di antaranya Screen Q&A, AI Erase, Real-Time Two-Way Translation, dan AI Privacy Masking.
Seperti HP Infinix bersangkutan, Oppo A6 Pro 4G turut menjalankan Android 15 dari pabrikannya, namun kini dengan antarmuka ColorOS 15. Perangkat ini menawarkan fitur Asisten AI untuk produktivitas dan AI Editor untuk mengubah hasil foto. Sayangnya, Oppo tidak mencantumkan masa jaminan update software untuk HP satu ini.
Demikian perbedaan utama antara Infinix GT 30 dan Oppo A6 Pro 4G, dua ponsel Rp 3 jutaan yang tengah banyak peminatnya tersebut. Keduanya hadir dengan penawaran menarik, seperti Infinix GT 30 yang punya tombol bahu untuk bermain game, atau Oppo A6 Pro 4G dengan ketahanan bodi luar biasa. Berikut ini poin pertimbangan yang bisa Anda simak untuk dijadikan acuan sebelum membeli.
Pilih Infinix GT 30 kalau…
- Perlu performa gaming yang kencang.
- Membutuhkan jaringan seluler 5G.
- Budget lebih terbatas.
- Ingin merasakan sensasi tombol bahu untuk bermain game.
- Memerlukan kamera ultrawide dan perekaman 4K di depan dan belakang.
Pilih Oppo A6 Pro 4G kalau…
- Butuh ponsel tahan banting dengan sertifikasi MIL-STD-810H dan IP69.
- Ingin merasakan ketahanan baterai super awet dengan kapasitas 7.000 mAh dan fast charging 80 watt.




