MacBook Neo adalah laptop termurah dari Apple yang dijual dengan kisaran harga Rp 10 jutaan di pasaran internasional.
Ditenagai chip Apple A16 Pro seperti yang ada pada iPhone 16 Pro, laptop ini memiliki daya tahan baterai hingga 16 jam.
Distributor resmi produk Apple sudah mengumumkan bakal membuka pre-order MacBook Neo pada 15 Mei 2026.
Pada Maret lalu, Apple membuat geger industri teknologi dengan memperkenalkan MacBook Neo. Produk ini merupakan laptop termurah dari pabrikan asal Cupertino tersebut. Harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan MacBook Air, dengan selisih mencapai ratusan dolar AS.
Kini, konsumen Indonesia yang menantikan kehadiran MacBook Neo akan bisa memperolehnya dalam waktu dekat. Laptop tersebut bakal segera diboyong oleh para distributor resmi produk-produk Apple, yaitu iBox, Digimap, dan Blibli.
Ketiganya kompak mengumumkan di kanal media sosial masing-masing bahwa pre-order untuk MacBook Neo akan dibuka di Indonesia pada Jumat, 15 Mei 2026, pukul 09.00 WIB. Setelahnya, Neo akan mulai dijual di toko-toko pada 22 Mei 2026.
Harga resminya masih belum diumumkan. Sebagai gambaran saja, di Amerika Serikat, MacBook Neo dijual dengan banderol 599 dolar AS atau sekitar Rp 10,5 juta untuk varian dengan RAM 8 GB dan media internal SSD 256 GB.
Selain itu, terdapat versi lebih tinggi dari MacBook Neo yang menambahkan media internal SSD hingga 512 GB dan pemindai sidik jari Touch ID. Harganya dipatok sebesar 699 dolar AS atau sekitar Rp 12,2 juta.
Di Indonesia, harga MacBook Neo (8 GB/256 GB) diperkirakan bakal berada di kisaran Rp 10,7 juta hingga Rp 11 jutaan. Sambil menunggu kehadirannya, simak dulu spesifikasi lengkap sang laptop termurah Apple di bawah.
Spesifikasi MacBook Neo
Chipset: Tidak menggunakan cip seri M seperti Air dan Pro, varian Neo ini menggunakan chip Apple A18 Pro yang sebelumnya diperkenalkan lewat iPhone 16 Pro pada 2024 lalu.
RAM dan penyimpanan: Dapur pacunya dipadukan dengan unified memory 8 GB serta pilihan penyimpanan internal 256 GB atau 512 GB.
Apple mengklaim kinerja MacBook Neo ini 50 persen lebih cepat untuk penjelajahan web dan hingga 3x lebih cepat dalam menangani beban kerja AI (on-device) ketimbang laptop Windows yang diotaki Intel Core Ultra 5.
Layar: MacBook Neo hadir dengan layar Liquid Retina IPS LCD berukuran 13 inci, beresolusi 2.408 x 1.506 piksel dengan aspek rasio 3:2 dan kecerahan maksimal 500 nit. Meski hanya mentok di refresh rate 60 Hz, Apple menyertakan kamera FaceTime HD 1080p pada bagian atas layar.
Keyboard: Untuk sektor input, MacBook Neo menggunakan Magic Keyboard namun tanpa backlighting. Fitur keamanan Touch ID hanya tersedia untuk varian penyimpanan 512 GB. Sementara, trackpad miliknya mendukung multi-touch namun tidak dilengkapi haptic feedback.
Port MacBook Neo.
Konektivitas: Perangkat ini mencakup 2x port USB-C (1x port mendukung USB 3 dan DisplayPort, satunya lagi USB 2), jek audio port 3,5 mm, Wi-Fi 6E, dan Bluetooth 6.
Software: MacBook Neo berjalan pada sistem operasi MacOS 26 Tahoe yang sudah terintegrasi dengan Apple Intelligence.
Baterai: Menyoal dayanya, Apple menyematkan baterai 36,5 WHr yang diklaim sanggup bertahan hingga 16 jam untuk pemutaran video streaming.
Bodi: Dari sisi desain, laptop ini memiliki bobot ringan 1,23 kg dengan sasis yang terbuat dari 90 persen aluminium daur ulang.