MediaTek Dimensity 8400 Punya Spesifikasi Mirip Dimensity 9400?
- Bocoran spesifikasi Dimensity 8400 terungkap, turut menggunakan “all-big-core” seperti Dimensity 9400.
- Dimensity 8400 menggunakan unit GPU yang sama dengan Dimensity 9400, kendati dengan spesifikasi yang dipangkas.
- Chipset ini bakal menjadi yang pertama di kelas menengah yang tidak dibekali core efisiensi daya.
MediaTek dikabarkan bakal meluncurkan chipset Dimensity 8400 yang ditujukan untuk ponsel menengah. Produk chipset tersebut diduga memiliki spesifikasi serupa dengan Dimensity 9400 yang sudah lebih dulu meluncur pada Oktober 2024 lalu.
Kemiripan tersebut terletak pada konfigurasi prosesornya yang sama sekali tidak memiliki unit efisiensi, alias murni hanya memiliki core berperforma tinggi. Selain itu, Dimensity 8400 juga dikabarkan memiliki unit GPU yang sama dengan chipset flagship tersebut, kendati dengan spesifikasi yang sedikit berbeda. Dimensity 8400 juga tampaknya akan menjadi chipset kelas menengah pertama yang dibekali konfigurasi “all-big-core”.
Dimensity 8400 tidak dibekali inti efisiensi
Menurut
tipster Digital Chat Station di situs
Weibo, Dimensity 8400 akan menggunakan konfigurasi delapan inti CPU dalam formasi “1 + 3 + 4”. Konfigurasi ini terdiri atas inti
prime Cortex A725 (3,0 GHz) berkecepatan 3,0 GHz, disertai tiga inti performa Cortex A725 lainnya yang juga memiliki kecepatan 3,0 GHz.
Untuk empat inti CPU lainnya, Dimensity 8400 juga akan dibekali Cortex A725 kendati dengan clock speed hanya 2,0 GHz. Frekuensi-frekuensi ini konon belum dipastikan lantaran MediaTek masih mencari clock speed yang pas untuk menyeimbangkan performa dan efisiensi daya.
Keberadaan Cortex A725 sebagai semua inti CPU menandakan bahwa Dimensity 8400 tidak dibekali inti efisiensi daya (ditandai dengan adanya Cortex A5x). Kendati mirip dengan Dimensity 9400, chipset ini tidak dibekali dengan unit Cortex X925 atau X4 yang biasa ditemui pada chipset flagship.
Dimensity 8400 diduga memakai unit grafis Immortalis G925
Kabar dari Digital Chat Station menyebutkan bahwa Dimensity 8400 akan memiliki “GPU IP” yang sama seperti Dimensity 9400. Tidak diketahui pasti apa yang dimaksud pernyataan tersebut. Namun, lumrah diasumsikan bahwa chipset akan memiliki GPU yang sama dengan Dimensity 9400, yakni Immortalis-G925.
Jikapun itu benar, sumber
Wccftech.com menuturkan bahwa unit GPU yang dipakai akan memiliki
clock speed lebih rendah serta inti GPU yang lebih sedikit, sehingga performa grafis Dimensity 8400 tidak akan persis sama seperti Dimensity 9400.
Immortalis G925 diklaim membawakan peningkatan performa hingga 37 persen dengan efisiensi daya yang 30 persen lebih tinggi dibandingkan pendahulunya, Immortalis G720. Selain itu, kemampuan ray tracing juga meningkat hingga 52 persen.
Alasan di balik pemakaian “all-big-core” pada chipset smartphone
Tren menggunakan konfigurasi “all-big-core” dimulai pada waktu peluncuran Dimensity 9300 dan Snapdragon 8 Gen 3 tahun 2023 lalu. Sebelum Dimensity 8400, belum ada chipset kelas non-flagship lain yang menggunakan konfigurasi serupa.
Adapun kekhawatiran yang mungkin timbul dari peniadaan core hemat daya adalah kecenderungan panas serta performa baterai yang menurun. Akan tetapi, Finbar Moynihan dari MediaTek justru menjelaskan keuntungan dari absennya inti hemat daya pada Dimensity 9300.
Sebagaimana dilansir
91mobiles Indonesia dari
Liputan6, Finbar menjelaskan bahwa empat inti performa pada DImensity 9300 bisa menawarkan performa lebih baik dengan konsumsi daya yang lebih sedikit.
Ini karena inti yang lebih kuat bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, sehingga inti big core tersebut bisa dimatikan lebih awal guna menghemat daya dan mengurangi potensi overheating.
Agar dapat menyiasati isu panas, Dimensity 8400 diduga akan diproduksi dengan teknologi manufaktur 4 nm dari TSMC, tidak berbeda dengan Dimensity 9300 yang merupakan chipset flagship MediaTek tahun lalu.