
Table of Contents
Unit X200 Pro Mini yang dicoba oleh 91Mobiles Indonesia merupakan varian warna hijau yang tampilannya langsung menarik perhatian karena berukuran lebih mungil dibandingkan ponsel-ponsel lain pada umumnya.
Bagian punggung berlabur warna hijau metalik kebiruan juga menampilkan gradasi yang terlihat menawan di bawah terpaan cahaya dari jendela kafe, tapi tetap terkesan low-profile. Finishing matte yang diterapkan membuatnya terasa kesat di tangan sekaligus tak mudah ternoda sidik jari.
Dalam genggaman, X200 Pro Mini yang menggunakan konstruksi paduan kaca dan frame aluminium terasa padat serta solid. Kesan tersebut diperkuat oleh bobotnya yang 187 gram, agak berat untuk ponsel seukurannya, sekaligus bagian pinggiran frame yang berbentuk flat. Ketebalannya mencapai 8,2 mm, namun tidak terasa bongsor lantaran dimensi fisiknya yang hanya 150,8 x 71,8 mm.
Saat disandingkan dengan Xiaomi 14 yang kebetulan ikut dibawa oleh 91Mobiles Indonesia, Vivo X200 tampak sedikit lebih kecil, terutama dari aspek panjangnya yang memang berselisih tipis. Sementara ketebalan dan bobot kedua ponsel bisa dibilang identik.
Modul kamera berbentuk bundar dengan warna latar hitam menambahkan kontras yang apik. Di tengahnya terdapat badge biru khas “Zeiss” karena Vivo memang bekerja sama dengan pabrikan lensa terkenal dari Jerman tersebut untuk pengembangan kamera ponselnya.
Di modul ini tertanam tiga buah kamera yang terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.6, 23 mm, sensor 1/1,28 inci; PDAF, OIS), kamera ultra wide 50 MP (f/2.0, 15 mm FoV 119 derajat; sensor 1/2.76 inci), dan kamera telephoto 50 MP (f/2.6, 70 mm, sensor 1/1.95 inci, PDAF, OIS, lensa periskop zoom optis 3x).
Unit LED flash diletakkan terpisah di pojok kanan atas. Sementara, kamera depan yang beresolusi 32 MP (f/2.0, 20 mm, ultra wide) tertanam di sebuah punch hole kecil di atas layar. Konfigurasi kamera X200 Pro Mini tersebut sama dengan “kakaknya”, X200.
Di sisi bawah terdapat konektor USB C, grille loudspeaker, dan laci SIM card yang bisa memuat dua buah kartu nano SIM dengan posisi bolak-balik. Sisi atasnya polos dan hanya memuat ribbon plastik untuk jalur sinyal antena. Ponsel ini sebenarnya memiliki keluaran suara stereo lewat loudspeaker kedua yang disematkan lewat earpiece di bezel bagian atas.
Layar Vivo X200 Pro Mini yang berdiagonal 6,31 inci menggunakan panel LTPO AMOLED dengan refresh rate 120 Hz, tingkat kecerahan maksimal 4.500 nits, beresolusi 1.216 x 2.640 pikel (aspect ratio 19,5:9, 460 ppi), serta turut mendukung HDR10+.
Bezel yang mengelilingi layar berbentuk rata ini terlihat tipis sehingga memberi kesan bidang display yang luas, kendati ukurannya sebenarnya lebih kecil dibandingkan kebanyakan ponsel lain. Di sisi bawah terdapat pemindai sidik jari in-display berjenis optical.
Kendati mungil, X200 Pro Mini bertenaga besar karena dibekali dengan dapur pacu yang sama dengan milik kedua “kakaknya”, yakni chipset MediaTek Dimenstiy 9400 dengan CPU octa core (1x 3,63 GHz Cortex-X925, 3x 3,3 GHz Cortex-X4, dan 4x 2,4 GHz Cortex-A720) dan GPU Immortalis-G925.
Ponsel X200 Pro Mini yang dicoba 91Mobiles Indonesia datang dengan konfigurasi RAM 16 GB dan media internal 512 GB. Karena merupakan unit versi China, HP ini menjalankan sistem operasi OriginOS 5 berbasis Android 15.
Masih belum diketahui apakah X200 Pro Mini akan dirilis di Indonesia. Yang jelas, dua ponsel lainnya dari X200 Series, yakni Vivo X200 dan X200 Pro pada akhir Oktober lalu diketahui sudah mengantongi sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebagai salah satu syarat untuk dipasarkan di Indonesia. Jadi, bisa dibilang peluncurannya tinggal menunggu waktu saja.
Kembali ke X200 Pro Mini, aplikasi kamera ponsel ini menyediakan sejumlah tingkatan zoom yang difasilitasi oleh ketiga kamera belakangnya, mulai dari 0,6x (kamera ultra wide), 1x dan 2x (kamera utama), hingga 3x, 5x, dan 10x (kamera telephoto).
Selain itu, untuk mempermudah penyuka street photography, Vivo menambahkan mode kamera khusus bernama Humanistic Street Snap Camera yang bisa dipanggil dengan cara swipe up dari bawah layar di aplikasi kamera.
Di mode Humanistic tersedia pilihan-pilihan focal length populer dalam street photography, yakni 24 mm, 28 mm, 35 mm, 50 mm, 85 mm, dan 100 mm sehingga dapat langsung dipilih oleh pengguna. Selain itu, ada sejumlah preset warna yang dapat diterapkan sesuai selera, termasuk sebuah preset black and white. Beberapa contoh jepretan Vivo X200 Pro Mini dapat dilihat di bawah.