
Belakangan ini muncul sebuah fenomena yang berpotensi mengakhiri perang konsol gaming yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Ya, seorang YouTuber bernama Xiao Ningzi (XNZ) berhasil membuat sebuah konsol “super” yang menggabungkan tiga konsol ke dalam satu sistem, terdiri atas PlayStation 5, Xbox Series X, dan Nintendo Switch 2.
Uniknya lagi, nama dari perangkat ini merupakan gabungan dari masing-masing konsol, yakni Ningtendo PXbox 5. Bukan sekadar konsep atau pun render AI, alat ini benar-benar terlihat berfungsi untuk menjalankan game dari masing-masing konsol, sebagaimana terlihat pada cuplikan video di bawah.
Apa itu Ningtendo PXbox 5?
- Perangkat gabungan dari Nintendo Switch 2, PS5, dan Xbox Series X ini tentu saja bukan produk resmi dari Nintendo, Sony, atau Microsoft, melainkan konsol custom hasil buah tangan sang YouTuber.
- Di dalam casing-nya terdapat board asli yang diambil dari PS5, Xbox Series X, dan Switch 2, memungkinkan pengguna berpindah antar konsol hanya dengan menekan satu tombol besar di bagian atas.
- Menariknya lagi, YouTuber XNZ ini menyertakan lampu LED di bagian depan yang bisa berubah warna berdasarkan konsol mana yang sedang aktif, misalnya lampu merah untuk Switch 2, lampu hijau untuk Xbox Series X, dan lampu biru untuk PS5.
- Karena menggunakan full hardware asli dari masing-masing unit konsol, game tetap berjalan secara native ketimbang emulator atau cloud. Sehingga, sama sekali tidak melanggar batas performa masing-masing konsol.

- Perangkat ini dapat berfungsi lantaran sang YouTuber menyusun semua komponen asli pada PS5 dan Xbox Series X di dalam satu kabinet. Sedangkan untuk Switch 2, tampaknya hanya kapabilitas docking saja yang dipasangkan. Sebab, unit konsolnya sendiri dapat dipasang dan dicabut seperti biasa.
- Dengan tiga konsol digabung jadi satu, sistem perkabelan pun akan lebih simpel dan tidak “ruwet”. Bayangkan saja jika tiga konsol tercolok ke TV bersamaan, maka akan ada tiga kabel listrik, tiga kabel HDMI ke TV, tiga posisi colokan, dan sebagainya. Bahkan pengguna bisa saja memerlukan HDMI switch jika jumlah port di TV terbatas.
- Dengan perangkat Ningtendo PXbox 5 ini, hanya dibutuhkan satu kabel listrik dan satu kabel HDMI ke TV saja, sehingga lebih rapi dan praktis.
Kehadiran tiga konsol yang digabung menjadi satu ini namun menimbulkan pertanyaan: seberapa perlu pengguna memiliki tiga konsol gaming sekaligus? Sejauh ini, nyaris tidak ada game Xbox Series X/S yang tidak tersedia di PC.
Bahkan Sony yang semula penganut garis keras soal game eksklusif pun perlahan mulai menyediakan port untuk PC, seperti God of War, The Last of Us, Horizon Zero Dawn, dan Uncharted 4. Dengan demikian, tampaknya sebuah PC gaming dan satu konsol Nintendo Switch 2 sudah bisa menjadi setup ideal untuk bisa memainkan seluruh game.
Namun, meski PC dapat memainkan semua port dari game Xbox dan PlayStation, ada beberapa keuntungan yang hanya bisa dirasakan lewat konsol. Misalnya saja, konsol gaming seperti Xbox Series X/S dan PlayStation 5 selalu kebagian game lebih dulu dibandingkan PC, seperti GTA VI yang dijadwalkan rilis pada November 2025 untuk konsol, dan diprediksi baru akan hadir di PC pada 2-3 tahun setelahnya.
Bukan itu saja, bermain game di konsol juga biasanya akan lebih mulus dan lancar dibandingkan port PC yang terkadang tidak optimized. Pemain pun tidak perlu berurusan dengan pengaturan grafis, update driver GPU, dan bisa memanfaatkan fitur quick resume serta rest mode yang tidak ada di PC.
Lantas bagaimana caranya mendapatkan perangkat Ningtendo PXbox 5 ini dan berapa harganya? Sayangnya, ini bukan produk yang dijual di toko atau dibuat secara massal, melainkan hanya proyek modifikasi pribadi oleh YouTuber XNZ.
Namun apabila dihitung kasar secara material, Anda perlu setidaknya mengeluarkan biaya untuk membeli masing-masing konsol seperti PS5, Xbox Series X, dan Switch 2, ditambah biaya casing kustom dan komponen-komponen lain (seperti 3D printing, kipas pendingin, board switching, dan lain-lain).
Di Indonesia, PS5 dan Switch 2 masing-masing dijual di kisaran Rp 8 juta sementara Xbox Series X ada di kisaran Rp 9-10 jutaan. Dengan kata lain, biaya untuk menggabungkan tiga konsol ini bisa melampaui Rp 25 juta.










