Steam Controller Segera Rilis, Ini Harga Resminya

Sorotan
  • Harga Steam Controller di pasar global sudah diumumkan, dibanderol 99 dolar AS alias Rp 1,7 jutaan. 
  • Harganya sedikit lebih mahal dari Xbox Wireless dan Sony DualSense, namun Steam Controller punya fitur dua haptic trackpad yang tidak dimiliki rivalnya. 
  • Penjualan Steam Controller akan dimulai pada 5 Mei mendatang.

Setelah sempat diperkenalkan pada November lalu, Valve akhirnya resmi mengumumkan harga dan tanggal peluncuran untuk aksesoris pengendali game terbarunya, yakni Steam Controller. 

Perangkat ini dipastikan mulai dapat dipesan pada 4 Mei 2026, pukul 10 pagi Pacific Time (00.00 WIB pada 5 Mei) melalui toko resmi Steam. Valve membanderol Steam Controller dengan harga 99 dolar AS atau sekitar Rp 1,7 jutaan. 

Meskipun harganya berada di atas kontroler standar seperti Xbox Wireless atau Sony DualSense (65 dan 74 dolar AS), Steam Controller tetap unggul lantaran punya fitur-fitur unik yang tidak dimiliki kompetitornya. 

Fitur dan spesifikasi Steam Controller

  • Salah satu daya tarik utama dari aksesoris ini adalah kehadiran dua trackpad haptik yang dirancang untuk menyimulasikan kontrol mouse pada PC.
  • Perangkat ini juga didukung dengan stik jempol magnetik TMR (Tunnel Magnetoresistance), empat tombol belakang, serta fitur Grip Sense untuk kontrol gyroscopic.
  • Dengan TMR, kontrol akan terasa lebih presisi serta tidak rentan terkena drifting, awet untuk pemakaian jangka panjang. Lalu, fitur Grip Sense bekerja dengan cara mendeteksi apakah pengguna sedang memegang controller atau tidak. Hanya dengan cara digenggam, gamepad besutan Valve ini dapat otomatis mengaktifkan gyro untuk membidik musuh.
  • Untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih immersive, Valve menyematkan empat motor haptic yang mampu menghasilkan getaran high-definition rumble
  • Dari sisi dayanya, kontroler ini dibekali baterai berkapasitas 8,39 WHr yang diklaim mampu bertahan selama lebih dari 35 jam dalam sekali pengisian daya. 
  • Dalam paket penjualannya, konsumen akan mendapatkan sebuah Steam Controller Puck, yakni aksesoris berbentuk cakram yang berfungsi sebagai penyambung nirkabel plug-and-play yang minim latensi. Alat ini juga dapat dijadikan charger magnetis tanpa kabel. 
  • Selain melalui Puck, pengguna tetap bisa menghubungkan kontroler melalui konektivitas Bluetooth maupun kabel USB (wired). 

Ekosistem dan kompatibilitas

Steam Controller dirancang secara spesifik untuk dapat bekerja di dalam ekosistem Steam. Gamepad tersebut kompatibel dengan berbagai perangkat, mulai dari PC (Windows, Mac, Linux), Steam Machine, hingga Steam Deck baik dalam mode handheld maupun saat terpasang ke dock

Selain itu, kontroler ini juga dapat digunakan pada tablet dan smartphone melalui aplikasi Steam Link (untuk Android dan iOS). Valve juga memastikan perangkat ini dapat dideteksi oleh kamera pada Steam Frame (headset VR milik Valve) sehingga pengguna dapat memainkan game non-VR di layar virtual. 

Namun perlu dicatat, Steam Controller hanya bekerja secara optimal melalui klien Steam. Jika dipakai pada launcher seperti Epic Game Store, perangkat ini hanya akan terdeteksi sebagai susunan mouse dan keyboard komposit (gabungan input).

Pengguna mesti menambahkan game dari platform lain (seperti Overwatch, Valorant, atau Fortnite) ke dalam library Steam terlebih dahulu agar bisa menggunakan kontroler ini dengan sempurna. 

Harga Steam Controller

Di pasar global, Steam Controller sudah dipastikan dapat dibeli mulai pada 5 Mei 2026 mendatang. Sebagaimana dihimpun dari Engadget, perangkat ini dijual di berbagai wilayah dengan banderol berbeda-beda, yakni sebagai berikut. 

NegaraHarga
Amerika Serikat99 dolar AS (Rp 1,7 jutaan)
Kanada149 dolar Kanada (Rp 1,8 jutaan)
Eropa99 euro (Rp 1,9 jutaan)
Inggris85 poundsterling (Rp 1,9 jutaan)
Australia149 dolar Australia (Rp 1,8 jutaan)
Polandia419 zloty Polandia (Rp 1,9 jutaan)

Hadirnya Steam Controller bulan depan menandai langkah awal Steam dalam melengkapi portofolio perangkat di tahun 2026. Valve juga kabarnya akan meluncurkan Steam Machine dan Steam Frame di tahun yang sama, namun hingga kini harga dan tanggal rilis spesifiknya belum diumumkan.