Sub-brand Xiaomi, Poco, belakangan ini telah merilis seri flagship Poco F8 series ke pasar global. Seri ponsel yang terdiri atas Poco F8 Ultra dan Poco F8 Pro ini menonjolkan performa yang tinggi dengan chipset papan atas.
Versi tertingginya, Poco F8 Ultra, disokong dengan chipset Qualcomm teranyar yakni Snapdragon 8 Elite Gen 5. Kendati harga rilisnya di Indonesia belum terungkap, ponsel ini diduga bakal lebih murah dibandingkan sejumlah flagship lain dengan chipset yang sama.
Sementara itu, Poco F7 Ultra yang merupakan pendahulunya juga memakai chipset flagship tertinggi dari Qualcomm kala itu, yakni Snapdragon 8 Elite. Ini membuatnya memiliki kinerja terbaik untuk gaming, meski tentunya masih berada di bawah Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Pilihan chipset bukanlah satu-satunya perbedaan yang dimiliki Poco F8 Ultra dan Poco F7 Ultra. Dari segi ukuran layar, kamera, hingga baterai, Poco F7 Ultra membawakan sejumlah peningkatan yang membuatnya menarik. Namun, sejauh apa perbedaan-perbedaan tersebut? Ketahui jawabannya pada perbandingan Poco F8 Ultra dan Poco F7 Ultra di bawah ini.
Table of Contents
Poco F8 Ultra vs Poco F7 Ultra: Harga

Harga global untuk Poco F8 Pro dan Ultra diketahui naik dari pendahulunya. Ini turut menimbulkan spekulasi bahwa harga rilis di Indonesia juga akan ikut naik.
Pada Maret lalu, Poco F7 Ultra dibanderol harga rilis 649 dolar AS (Rp 10,8 juta) dan 699 dolar AS (Rp 11,6 juta) untuk varian RAM 12 GB/ 256 GB dan RAM 12 GB/ 512 GB.
Sementara itu, Poco F8 Ultra hadir dengan harga rilis 729 dolar AS (Rp 12,1 jutaan) dan 799 dolar AS (Rp 13,3 jutaan) untuk RAM 12 GB/ 256 GB dan RAM 16 GB/ 512 GB.
Ini menunjukkan adanya kenaikan harga sekitar 80 dolar AS (Rp 1,3 jutaan) antara Poco F7 Ultra dan Poco F8 Ultra. Jika mengacu pada harga rilis di Indonesia, Poco F7 Ultra dibanderol mulai dari Rp 10 juta pas.
Saat ini Poco Indonesia masih menutup mulut rapat-rapat soal harga rilis Poco F8 Ultra. Namun apabila ikut naik seperti harga global, kemungkinan harga varian terendahnya bakal tembus Rp 10 juta.
| Varian | Poco F8 Ultra | Poco F7 Ultra |
| RAM 12 GB/ 256 GB | 729 dolar AS (Rp 12,1 jutaan) | 649 dolar AS (Rp 10,8 jutaan), Rp 9.999.000 |
| RAM 16 GB/ 512 GB | 799 dolar AS (Rp 13,3 jutaan) | 699 dolar AS (Rp 11,6 jutaan), Rp 10.999.000 |
Poco F8 Ultra vs Poco F7 Ultra: Chipset
Dapur pacu Poco F8 Ultra didukung dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 teranyar. Sementara, Poco F7 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, cip flagship satu generasi lebih lawas yang kini turut diadopsi oleh Poco F8 Pro.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 mengusung fabrikasi 3 nm dengan cakupan 8-core CPU (2x Oryon V3 Phoenix L 4,6 GHz dan 6x Oryon V3 Phoenix M 3,62 GHz) serta GPU Adreno 840.
Spesifikasinya meningkat dibandingkan Snapdragon 8 Elite (3 nm) yang mengusung Oryon V2 Phoenix L berkekuatan 4,32 GHz dan Oryon V2 Phoenix M dengan kecepatan 3,53 GHz, berikut GPU Adreno 830.

Snapdragon 8 Elite Gen 5 mengalami peningkatan kinerja CPU sebesar 20 persen, sekaligus peningkatan efisiensi hingga 35 persen. GPU terbaru yang ditawarkannya turut mengalami peningkatan 23 persen dari segi kinerja dan 20 persen dalam hal efisiensi. Adreno teranyar ini juga mendukung engine grafis modern dan fitur high-end seperti mesh shading dan kompatibilitas penuh terhadap Unreal Engine 5.
Secara garis besar, performa gaming pada Poco F8 Ultra bakal lebih kuat dibandingkan pendahulunya, Poco F7 Ultra. Ini namun bukan berarti Poco F7 Ultra tergolong lemah, karena Snapdragon 8 Elite masih menjadi salah satu chipset Android paling berperforma hingga saat ini.
Keduanya tentu akan mampu menjalankan aktivitas ringan dengan lancar dan tanpa kendala. Hanya saja, Poco F8 Ultra akan memberikan frame rate lebih mulus pada judul permainan berat.
| Spesifikasi | Poco F8 Ultra | Poco F7 Ultra |
| Chipset | Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3 nm) | Snapdragon 8 Elite (3 nm) |
| CPU dan GPU | 8-core CPU (2x Oryon V3 Phoenix L 4,6 GHz + 6x Oryon V3 Phoenix M 3,63 GHz), GPU Adreno 840 | 8-core CPU (2x Oryon V2 Phoenix L 4,32 GHz + 6x Oryon V2 Phoenix M 3,53 GHz), GPU Adreno 830 |
| Skor AnTuTu v10 | 3.858.864 poin (naik 8 persen) | 3.561.559 poin |
| Geekbench 6 (single-core) | 3.834 poin (naik 39 persen) | 2.749 poin |
| Geekbench 6 (multi-core) | 12.396 poin (naik 26 persen) | 9.860 poin |
Poco F8 Ultra vs Poco F7 Ultra: Desain dan layar
Poco memberikan upgrade desain yang membuat F8 Ultra tampil lebih unik dan menarik. Dari segi layout kamera, generasi terbaru ini memunculkan modul kamera yang memanjang dari kiri dan kanan, konsep desain yang khas dari Poco.
Salah satu varian warnanya, Denim Blue, memberikan texture kain jeans yang jarang dijumpai pada flagship lain. Bahan dasarnya tetap plastik, namun memberikan kesan celana jeans yang lembut dan tidak mudah dihinggapi noda sidik jari.
HP ini juga tersedia dalam varian warna lain yakni hitam. Poco kali ini memutuskan untuk menghilangkan varian warna kuning yang biasanya menjadi ciri khas perusahaan.

Jika ingin memilih varian warna kuning, Poco F7 Ultra bakal menjadi pilihan tepat. Pendahulunya ini sekilas hanya terlihat menampilkan satu warna, namun sebenarnya terbagi menjadi dua bagian dengan tampilan berbeda. Sepertiga bagian atas dibuat lebih glossy, sementara sisanya menggunakan finishing frosted yang tidak memantulkan cahaya. Modul kamera Poco F7 Ultra berbentuk lingkaran dengan warna kontras yang diletakkan di pojok kiri atas.
Beralih ke layar, Poco F8 Ultra mendapatkan upgrade signifikan dari segi ukuran, kini menjadi 6,9 inci, ukuran yang sama seperti Samsung Galaxy S25 Ultra. Hanya saja, resolusinya mengalami sedikit penurunan ke 1.200 x 2.608 piksel, kontras dengan layar 6,67 inci (1.440 x 3.200 piksel) pada Poco F7 Ultra.

Keduanya kompak mengusung panel AMOLED dengan refresh rate 120 Hz, Dolby Vision, HDR10+ dan PWM Dimming (2.560 Hz untuk F8 Ultra dan 3.840 Hz untuk F7 Ultra). Namun, kecerahan maksimal pada Poco F8 Ultra sedikit meningkat dari Poco F7 Ultra, yakni dari 3.200 nit menjadi 3.500 nit.
| Spesifikasi | Poco F8 Ultra | Poco F7 Ultra |
| Layar | AMOLED 6,9 inci (1.200 x 2.608 piksel), refresh rate 120 Hz | AMOLED 6,67 inci (1.440 x 3.200 piksel), refresh rate 120 Hz |
| Dimensi bodi | 163,3 x 77,8 x 7,9-8,3 mm, bobot 218-220 gram | 160,3 x 75 x 8,4 mm, bobot 212 gram |
| Ketahanan bodi | Poco Shield Glass (depan), aluminium alloy (frame), fiber-reinforced glass atau silicone polymer (belakang), IP68 | Poco Shield Glass (depan), kaca (belakang), aluminium (frame), IP68 |
| Varian warna | Denis Blue, Black | Yellow, Black |
Poco F8 Ultra vs Poco F7 Ultra: Kamera

Poco F8 Ultra dan Poco F7 Ultra punya setup tiga kamera yang mirip di punggungnya. Ketiga kamera belakang F8 Ultra semuanya mengusung resolusi 50 MP. Sedangkan, hanya dua kamera belakang Poco F7 Ultra yang 50 MP, satunya lagi 32 MP.
Kamera utama Poco F8 Ultra menggunakan sensor 50 MP Light Fusion 950 dengan ukuran sensor 1/1,31 inci, f/1,67, PDAF, dan OIS. Kamera keduanya adalah 50 MP Samsung ISOCELL JN5 (periskop telefoto) yang mendukung zoom optis hingga tingkatan 5x, berukuran sensor 1/2,76 inci, juga disertai PDF dan OIS. Terakhir, ada kamera ultrawide 50 MP OmniVision OV50M40 yang sayangnya masih berupa fixed focus.

Pada Poco F7 Ultra, ponsel ini disematkan dengan kamera utama 50 MP OmniVision OVX8000 (1/1,55 inci, f/1,6, 24 mm) yang disertai PDAF, telefoto 50 MP Samsung ISOCELL JN5 (1/2,76 inci, f/2.0) yang mendukung OIS dan zoom optis 2,5x, serta ultrawide 32 MP Samsung ISOCELL KD1 (f/2,2, 15 mm), juga masih fixed focus.
Perihal kemampuan zoom, jelas Poco F8 Ultra bakal lebih unggul. Kamera periskop telefotonya sanggup mencapai zoom optis hingga tingkatan 5x. Lalu, kamera belakangnya juga bisa meraih zoom in-sensor hingga 10x serta Ultra Zoom 20x. Dengan kamera telefoto biasa (non-periskop), Poco F7 Ultra hanya bisa mencapai zoom optis 2,5x, pembesaran in-sensor 5x. Selebihnya, zoom yang dilakukan bersifat digital alias dari hasil cropping.
Bagaimana dengan kamera depannya? Baik Poco F8 Ultra maupun Poco F7 Ultra kompak mengusung resolusi kamera selfie 32 MP (OmniVision OV32D untuk F8 Ultra dan Samsung ISOCELL KD1 pada F7 Ultra).
| Spesifikasi | Poco F8 Ultra | Poco F7 Ultra |
| Kamera belakang | 50 MP Light Fusion 950 + periskop telefoto 50 MP + ultrawide 50 MP | 50 MP OmniVision OVX8000 + telefoto 50 MP + ultrawide 32 MP |
| Kamera depan | 32 MP | 32 MP |
| Zoom yang didukung | Optis 5x, in-sensor zoom 10x, Ultra Zoom 20x | Optis 2,5x, in-sensor zoom 5x |
Poco F8 Ultra vs Poco F7 Ultra: Baterai dan charging
Dari aspek baterai, Poco F8 Ultra sungguh memberikan peningkatan yang layak. Kapasitasnya kini sebesar 6.500 mAh, naik cukup drastis dibandingkan Poco F7 Ultra yang berkapasitas 5.300 mAh. Peningkatan baterai ini agaknya dilakukan guna mengimbangi ukuran layar Poco F8 Ultra yang juga meningkat.
Tapi uniknya, meski baterainya lebih besar, ketebalan bodi Poco F8 Ultra justru hanya mencapai maksimal 8,3 mm, sementara Poco F7 Ultra masih lebih tebal di angka 8,4 mm. Poco tidak menyebutkan jenis teknologi baterai yang dipakai, namun besar kemungkinan menggunakan silikon-karbon (Si/C) dengan tingkat kepadatan tinggi. Ini membuat kapasitas baterainya besar tanpa membuat bodi ponsel membengkak.
Namun sayangnya, meski baterai meningkat, pengisian dayanya justru menurun dari yang semula 120 watt pada Poco F7 Ultra kini menjadi 100 watt saja. Untungnya perbedaan durasi pengisiannya tidak terlalu jauh. Poco F7 Ultra diklaim memakan waktu 34 menit untuk mencapai 100 persen, sementara Poco F8 Ultra membutuhkan waktu 38 menit.
Keduanya sama-sama dilengkapi dukungan pengisian nirkabel 50 watt, serta fitur reverse wireless charging guna bisa dijadikan power bank untuk mengisi daya perangkat lain.
| Spesifikasi | Poco F8 Ultra | Poco F7 Ultra |
| Baterai | 6.500 mAh | 5.300 mAh |
| Pengisian daya | 100 watt via kabel, nirkabel 50 watt, reverse wireless 22,5 watt | 120 watt via kabel, nirkabel 50 watt, reverse wireless |
Poco F8 Ultra vs Poco F7 Ultra: Software
Poco F8 Ultra dan F7 Ultra rilis secara global di tahun yang sama. Meski begitu, ini tidak mencegah Poco F8 Ultra untuk mengusung versi Android yang lebih baru sejak awal rilis, yakni Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3.
Poco F7 Ultra yang rilis lebih dulu memang hanya mengusung Android 15, namun tentu saja upgradable hingga Android 16. Lantas jika dapat meraih versi OS yang sama, apa yang membedakan keduanya?
Karena rilis dengan versi lebih modern, Poco F8 Ultra akan sanggup diperbarui hingga versi Android lebih modern pula ke depannya, meskipun punya masa dukungan update yang sama dengan Poco F7 Ultra.
Baik Poco F8 Ultra maupun F7 Ultra dijanjikan masa dukungan pembaruan OS utama hingga 4 tahun dan patch keamanan hingga 6 tahun. Namun, di saat model F8 Ultra bisa mencapai Android 20, Poco F7 Ultra kemungkinan hanya didukung hingga Android 19.
HyperOS 3 pada Poco F8 Ultra tidak menghadirkan perubahan tampilan yang terlalu signifikan. Beberapa peningkatannya hanya berkutat di animasi yang lebih halus dan cepat, ikon sistem yang didesain ulang, serta menu personalisasi yang lebih optimal. Selebihnya, pengguna yang sering menggunakan HyperOS 2 akan tetap terasa familier.
Ada satu fitur unggulan yang baru diperkenalkan pada HyperOS 3 yakni Hyper Island, menyerupai Dynamic Island pada iPhone namun tetap dengan sentuhan Xiaomi. Lalu, ada juga fitur Hyper Connect yang memungkinkan ponsel berbagi data dengan perangkat lain selain Xiaomi, Apple iPad dan iPhone, serta Windows dan Mac.
Sejumlah fitur AI yang dihadirkan HyperOS 3 antara lain AI Writing, AI Transcription, AI Translation, AI Video Subtitles, dan Dynamic AI Wallpaper.
| Spesifikasi | Poco F8 Ultra | Poco F7 Ultra |
| Sistem operasi saat rilis | Android 16, HyperOS 3 | Android 15, HyperOS 2 |
| Masa dukungan update | 4 tahun generasi OS, 6 tahun patch keamanan | 4 tahun generasi OS, 6 tahun patch keamanan |
Peningkatan pada Poco F8 Ultra terasa menyeluruh, namun tidak terlalu signifikan. Performanya lebih andal dengan chip Snapdragon 8 Elite Gen 5. Namun bagi pemakai Poco F7 Ultra, rasanya tidak perlu-perlu amat melakukan upgrade, karena chip Snapdragon 8 Elite miliknya pun masih sangat kencang untuk standar tahun 2025.
Setup kamera keduanya sama-sama lengkap, mendukung kamera telefoto untuk pemotretan jarak jauh sehingga masih layak dianggap sebagai “HP konser”. Hanya saja, Poco F8 Ultra tentu lebih baik karena punya periskop telefoto alih-alih telefoto biasa, mampu mencapai jangkauan zoom optis yang lebih jauh.
Dari segi pemakaian sehari-hari dan jangka panjang, Poco F8 Ultra akan terasa lebih awet dengan baterai 6.500 mAh, lebih besar dari baterai 5.300 mAh pada Poco F7 Ultra. Karena rilis dengan OS lebih modern, maka Poco F8 Ultra akan tetap relevan jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Simak poin-poin pertimbangan di bawah agar semakin yakin dalam menentukan pilihan.
Pilih Poco F8 Ultra kalau…
- Ingin merasakan peningkatan performa dengan chip flagship teranyar Snapdragon 8 Elite Gen 5.
- Memerlukan peningkatan kamera telefoto dengan jangkauan tingkatan zoom yang lebih jauh.
- Membutuhkan ukuran layar 6,9 inci yang lebih besar.
- Berniat menggunakan ponsel dalam jangka waktu lama (rilis dengan Android 16 ketimbang Android 15 pada F7 Ultra).
- Menyukai kapasitas baterai 6.500 mAh yang lebih besar sekaligus mempertahankan ketebalan bodi yang sama.
Pilih Poco F7 Ultra kalau…
- Ingin menghemat budget.
- Lebih menyukai ukuran layar lebih kecil agar lebih portabel dan mudah dimasukkan ke kantong.
- Lebih menyukai varian warna Yellow yang absen pada Poco F8 Ultra.




