Infinix memiliki jajaran produk yang cukup menarik di tahun ini, terutama melalui seri Note 50. Salah satu yang menonjol adalah Infinix Note 50x, yang berhasil mencuri perhatian berkat penggunaan MediaTek Dimensity 7300 Ultimate di harga terjangkau, hanya Rp 2,5 juta. Selain varian Note 50x, pabrikan ponsel ini juga menghadirkan varian lain secara bersamaan, yaitu Infinix Note 50s 5G Plus. Varian Note 50s ini hadir dengan spesifikasi lebih baik, seperti layar AMOLED, kecerahan dan kalibrasi warna yang lebih baik, RAM lebih cepat, serta desain bodi lebih ringkas.
Dengan spesifikasi tersebut, Infinix Note 50s tidak lagi memiliki kekurangan yang sama seperti Infinix Note 50x lantaran hadir sebagai opsi yang lebih seimbang dan matang. Menariknya lagi, Infinix Note 50s 5G Plus pun kembali dihadirkan dengan banderol harga terjangkau yaitu Rp 3,2 juta, menjadikannya salah satu ponsel paling bernilai di kelasnya. Dalam review kali ini, kami akan membahas apa saja yang menjadi keunggulan Infinix Note 50s serta area mana saja yang masih terasa kurang.
Table of Contents
Kesimpulan awal
Infinix Note 50s 5G Plus menawarkan kombinasi fitur yang menarik untuk banderol harga yang ditawarkan. Ponsel ini menghadirkan layar AMOLED melengkung yang cerah dan hidup, performa harian yang andal, serta antarmuka software yang bersih. Setup kameranya pun mampu menghasilkan foto dengan baik dalam kondisi pencahayaan memadai.
Bukan hanya itu, bodinya terasa ringan dan premium di tangan sehingga nyaman dipakai sebagai perangkat harian. Namun, ada beberapa kekurangan seperti tidak adanya slot MicroSD, dan manajemen panas yang kurang optimal saat digunakan di luar ruangan. Hal ini kadang menyebabkan lagging.
Desain dan layar
Sekilas, Infinix Note 50s 5G Plus mungkin tampak mirip dengan Infinix Note 50x yang dibanderol lebih terjangkau. Namun, sebenarnya ada sejumlah perubahan penting yang membuat ponsel ini tampil berbeda. Desain modul kameranya sebagian besar tetap sama, namun kini dilengkapi fitur Active Halo Lighting, sebuah cincin LED Flash yang menyala saat menerima notifikasi, panggilan masuk, sedang dicas, maupun ketika mengambil foto. Sentuhan kecil ini terasa sederhana namun fungsional, terutama bagi mereka yang sering meletakkan ponsel dengan layar menghadap ke bawah.
Di sisi belakang, ponsel ini hadir dengan finishing metalik matte dan lengkungan lembut di sisi-sisinya, sehingga terasa nyaman ketika digenggam. Bobotnya pun tergolong ringan, meningkatkan kenyamanan penggunaan harian. Di sisi lain, perangkat ini dilengkapi dengan port USB-C, slot Dual SIM, speaker stereo hasil tuning dari JBL, serta casing TPU (Thermoplastic Polyurethane) berwarna senada yang sudah termasuk di boks penjualan.
Layarnya bukan lagi IPS LCD seperti varian Note 50x, melainkan sudah memakai teknologi AMOLED, menampilkan warna yang cerah dan kontras yang kuat. Infinix Note 50s 5G Plus mengusung layar AMOLED melengkung berukuran 6,67 inci dengan resolusi Full HD Plus, refresh rate 144 Hz, kecerahan maksimal hingga 1.300 nit, dukungan HDR10, serta cakupan warna penuh DCI-P3. Secara keseluruhan, layarnya terasa premium dan seimbang, memberikan pengalaman visual yang jauh lebih menyenangkan.
Meskipun begitu, seperti mayoritas curved display lainnya, permukaan ponsel ini terlalu mengilap (glossy) sehingga pantulan cahayanya bisa cukup mengganggu saat digunakan di ruangan dengan pencahayaan terang. Akan tetapi layar ini masih sangat memukau untuk kelas harganya, immersive, berwarna cerah, dan jelas merupakan panel yang superior dibandingkan layar pada Infinix Note 50x.
Untuk sektor audio, hasilnya sedikit kurang memuaskan. Speaker bawaannya tidak terlalu lantang, dengan output maksimal hanya sekitar 78 desibel, lebih rendah dari rata-rata ponsel di kelasnya yang mencapai sekitar 82 desibel. Selain itu, suara yang dihasilkannya pun terasa kurang dalam, bahkan cenderung datar. Dibandingkan dengan pesaingnya, pengalaman audio Infinix Note 50s terasa kurang hidup, terlebih saat dipakai menikmati konten multimedia seperti menonton film dan mendengarkan musik.
Kamera
Infinix Note 50s5G Plus dilengkapi dengan kamera belakang ganda 64 MP Sony IMX682 dan kamera depan 13 MP. Dalam kondisi pencahayaan baik, sensor utamanya sanggup menghasilkan foto yang mengesankan. Hasil fotonya tampak tajam, exposure seimbang, dan dynamic range pun cukup luas sehingga detail di area terang maupun gelap tetap terjaga. Shutter speed juga terasa cepat, membuatnya mampu menangkap objek bergerak dengan baik. Warna pada foto juga cenderung cerah, bukan yang paling akurat secara natural, namun terlihat memanjakan mata, terutama bagi mereka yang suka membagikan foto berwarna mencolok di media sosial.
Selama pengujian, ada sejumlah bug kecil yang muncul. Sesekali, ponsel ini menampilkan foto yang lebih lama seolah masih dalam pemrosesan, meskipun beberapa foto baru telah diambil. Selain itu, kameranya agak kesulitan menghadapi sumber cahaya kuat seperti matahari langsung, yang terkadang menimbulkan efek lingkaran cahaya alias ring effect, membuat fotonya terlihat sedikit tak lazim.
Untuk kamera depan, justru inilah yang menjadi salah satu kekuatan terbesarnya. Hasil selfie terlihat jernih, dengan ketajaman yang cukup baik, warna yang memukau, dan detail wajah yang proporsional. Warna kulit memang tidak sepenuhnya natural, namun tetap seimbang dan menghasilkan foto menarik tanpa terlihat berlebihan.
Kemampuan kamera Infinix Note 50s 5G Plus pada kondisi minim cahaya memang belum bisa dibilang bagus. Kamera belakangnya menghasilkan foto yang tampak agak pudar, meskipun tingkat detail dan ketajamannya masih tergolong cukup untuk penggunaan kasual.
Ponsel ini juga kesulitan menangani sumber cahaya terang dan sering menimbulkan efek flare pada lensa. Hal serupa terjadi pada kamera depan, kendati hasilnya tetap tergolong oke, terutama di kelas harganya. Hasilnya namun tidak terlalu mengesankan saat cahaya redup.
Meskipun tidak dibekali OIS (Optical Image Stabilization), hasil videonya masih tampak cukup stabil, patut diapresiasi untuk kelas harganya. Baik kamera depan maupun belakang sama-sama mendukung perekaman video 4K di 30 FPS, fitur yang langka di kelas harga Rp 3 jutaan.
Performa dan software
Infinix Note 50s 5G Plus diotaki dengan chipset MediaTek Dimensity 7300 Ultimate, dipadankan dengan RAM LPDDR5X 8 GB dan storage UFS 2.2 berkapasitas 256 GB. Sayangnya tidak ada slot MicroSD di ponsel ini, namun kapasitas 256 GB sebenarnya sudah cukup untuk standar ponsel menengah ke bawah di tahun 2025.
Dalam pemakaian sehari-hari, kinerjanya terasa cepat dan responsif. Ponsel ini sanggup melahap tugas-tugas ringan maupun multi-tasking berat tanpa kendala. Selama pengujian pun tidak terasa lagging yang berarti, bahkan ketika banyak aplikasi yang berjalan di latar belakang atau saat dipakai gaming. Manajemen RAM di HP ini juga baik karena aplikasi bisa tetap aktif cukup lama tanpa perlu mulai lagi dari awal.
Skor Geekbench 6 yang dihasilkannya mencapai 998 poin untuk single-core dan 3.167 poin untuk multi-core. Sementara, skor AnTuTu miliknya berada di angka 675.134 poin.
Walau nyaman dipakai bermain game, ponsel ini mudah terasa hangat ketika digunakan di luar ruangan, dan kadang menimbulkan sedikit lagging akibat panas. Kondisi kemungkinan juga dipengaruhi oleh gelombang panas di New Delhi, India, tempat ponsel ini diuji. Dengan bodinya yang ramping, kemampuan pembuangan panas memang menjadi tantangan tersendiri di suhu ekstrem. Meskipun tidak tergolong isu berat selama dipakai secara normal di dalam ruangan, ini tetap patut diperhatikan bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Terlepas dari isu panas, Infinix Note 50s 5G Plus cukup sanggup memainkan beberapa judul populer seperti BGMI (PUBG Mobile versi India) dan COD Mobile, lantaran mampu berjalan mulus pada pengaturan grafis sedang. Pengalaman yang ditawarkan pun tergolong konsisten dan lancar, mendapatkan 60 FPS stabil pada BGMI dan 30 FPS pada COD Mobile di preset menengah, hasil yang cukup bagus. Ponsel ini juga mendukung 90 FPS di COD Mobile, jadi bahkan gamer paling fanatik FPS pun bakal tetap puas bermain.
Beralih ke software, Infinix Note 50s 5G Plus menjalankan XOS 15 berbasis Android 15 secara out-of-the-box. Versi terbaru XOS ini membawakan sejumlah peningkatan signifikan, termasuk animasi aplikasi yang lebih mulus, tampilan app drawer yang diperbarui, dan panel notifikasi yang lebih baik. Antarmukanya pun kini terasa jauh lebih bersih dan rapi, dan Infinix patut diapresiasi lantaran berhasil mengurangi jumlah aplikasi prainstal, yang sering kali dikeluhkan pada ponsel kelas menengah ke bawah.
Perangkat ini dijanjikan dengan masa pembaruan OS utama yang cukup standar di kelas harganya yakni 2 tahun, serta pembaruan patch keamanan selama 3 tahun.
Secara keseluruhan, software ponsel ini terasa matang dan kaya fitur, menjadikannya sebuah paket lengkap dibandingkan pada kompetitornya. Menariknya, Infinix memasarkan ponselnya dengan nama Note 50s 5G+, di mana tanda “Plus” ini menonjolkan dukungan “True 5G” yang diklaim bisa mengurangi kepadatan jaringan dan meningkatkan kecepatan secara keseluruhan.
Namun, aksesibilitas fitur ini masih terbatas di sejumlah wilayah saja. Dalam pengalaman kami, ponsel ini mampu memberikan kecepatan 5G yang tinggi di India, sebanding dengan yang biasa kami dapatkan pada OnePlus 12.
Baterai dan pengisian daya
Infinix Note 50s dilengkapi dengan baterai 5.500 mAh dengan dukungan fast charging 45 watt. Dalam pengujian baterai kami, ketahanannya tergolong rata-rata jika dibandingkan dengan sejumlah pesaing utamanya. Namun, dalam pemakaian sehari-hari, ponsel ini bisa bertahan seharian penuh dalam penggunaan berat.
Salah satu fitur yang cukup menarik adalah bypass charging, yakni untuk menyalurkan daya langsung ke motherboard tanpa melalui baterai. Fitur ini membantu menjaga suhu perangkat tetap stabil saat bermain game dan juga mengurangi laju degradasi battery health. Fitur pengisian suhu rendah juga ada, dengan durasi charging lebih lambat namun cenderung aman untuk kesehatan baterai.
Pengisian daya 45 watt miliknya sebenarnya kurang oke. Charger bawaan mengisi penuh dalam waktu sekitar satu jam, yang tergolong cepat namun bukan yang terbaik di kelas harga Rp 3 jutaan. Ponsel ini juga menyediakan reverse charging 10 watt agar bisa dijadikan bank daya untuk mengisi perangkat lain sewaktu-waktu diperlukan.
Kesimpulan
Infinix Note 50s 5G Plus dibanderol Rp 3,2 juta untuk satu-satunya varian yakni RAM 8 GB/ 256 GB. Di kisaran harga tersebut, ponsel ini bersaing langsung dengan Realme P3.
Infinix Note 50s berhasil menemukan titik keseimbangan yang baik, menawarkan AMOLED melengkung, kamera memadai, daya tahan baterai solid, serta pengalaman software yang unggul di kelas harganya. Bagi pengguna yang mengutamakan gaya hidup dan tampilan premium, perangkat ini merupakan paket menarik dengan harga yang wajar.
Meski begitu, ada sejumlah kompromi yang mesti diperhatikan. Pertama, absennya slot ekspansi penyimpanan yang bisa menjadi keterbatasan jangka panjang. Kedua, manajemen panas masih menjadi perhatian. Ponsel ini condong cepat hangat saat digunakan di luar ruangan pada musim panas, yang dapat menyebabkan sedikit lagging baik dalam penggunaan umum maupun saat menggunakan kamera.
Secara keseluruhan, Infinix Note 50s 5G Plus merupakan smartphone seimbang dan fungsional untuk penggunaan sehari-hari, terutama jika Anda mengutamakan desain dan kualitas layar.
Rating editor: 7,9 / 10
Alasan membeli:
Infinix Note 50s 5G Plus punya bodi yang ringan dan ringkas, serta terasa premium di tangan.
Layar AMOLED curved miliknya tampil dengan cerah serta memiliki kontras yang kuat.
Performa kencang untuk kelas harganya, menangani tugas sehari-hari dan multi-tasking tanpa hambatan berarti.
Hasil foto siang hari cukup memukau, dengan detail yang tajam dan warna yang cerah.
Alasan tidak membeli:
Tidak ada slot MicroSD.
Ponsel ini condong panas saat dipakai di luar ruangan saat siang hari, menyebabkan performanya turun.