Samsung Galaxy S26 Vs. Galaxy S25, Mana yang Lebih Laku?

Sorotan
  • Lembaga riset Counterpoint merilis data hasil pantauan sales lini smartphone Galaxy S26 Series di ranah global.
  • Secara keseluruhan, kinerja penjualan Galaxy S26 Series lebih tinggi dua digit dibandingkan dengan pendahulunya dalam periode 6 pekan pertama.
  • Momentum penjualan Galaxy S26 Series antara lain didorong oleh model Ultra yang disebut mengalami peningkatan penjualan signifikan dibandingkan dengan generasi terdahulu.

Samsung pada Februari lalu meresmikan kehadiran lini smartphone flagship terbarunya, Galaxy S26 Series, yang terdiri dari tiga model seperti biasa, yakni Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra.

Counterpoint belakangan mengungkap bahwa Galaxy S26 Series ternyata lebih laku dibandingkan dengan Galaxy S25 Series pendahulunya, setidaknya dalam enam pekan pertama penjualannya secara global, berdasarkan data sales tracker firma riset pasar itu

Menurut Counterpoint, selama periode tersebut, Galaxy S26 Series mencatat penjualan 15 persen lebih tinggi dari Galaxy S25 Series. Dalam kurun waktu yang sama, sales smartphone Samsung secara kumulatif juga naik 5 persen. Hal tersebut berbanding terbalik dengan merek-merek smartphone ternama dari China yang cenderung lesu.

Kenaikan penjualan Galaxy S26 Ultra bervariasi antar wilayah pemasaran. Di market negara maju seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan, pertumbuhannya tercatat dua digit. Sebaliknya, di China dan Jepang, demand justru lebih rendah dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Samsung Galaxy S26 Vs. Galaxy S25, Mana yang Lebih Laku?


“Galaxy S26 Series kuat di pasaran premium yang bercirikan konsumen berpenghasilan tinggi, penjualan didorong oleh operator seluler, dan fitur-fitur AI diterima dengan baik. Di sisi lain, kinerjanya lebih lemah di pasaran yang sensitif terhadap harga,” ujar Associate Director Counterpoint, Sujeong Lim.

Di wilayah Eropa, momentum penjualan Galaxy S26 Series didorong oleh model tertingginya, Galaxy S26 Ultra, yang menyumbang kontribusi terbesar terhadap penjualan lini smartphone tersebut di Benua Biru.

“Berkat harga yang sama dengan Galaxy S25 Ultra selagi membawa fitur Privacy Display yang impresif, penjualan ponsel flagship itu (Galaxy S26 Ultra) meningkat secara signifikan dibandingkan dengan generasi terdahulu,” ujar Associate Director Counterpoint Jan Stryjak.

Meskipun demikian, iklim makro yang memburuk di Eropa akibat konflik di Timur Tengah telah mulai berdampak sehingga perlu dilihat lagi selama beberapa pekan ke depan apakah Galaxy S26 Series dapat mempertahankan momentumnya atau tidak. Laporan Counterpoint selengkapnya bisa dilihat di link ini.