Review Oppo Find X9 Pro: Unggul di Semua Lini

Ringkasan Tinjauan

Peringkat Pakar

8.7/10
Desain
 
8.5
/10
Layar
 
8.6
/10
Sistem operasi
 
9.0
/10
Kamera
 
8.6
/10
Kinerja
 
8.2
/10
Baterai
 
8.7
/10

Pros

  • Fitur kamera lengkap, kualitasnya sangat baik
  • Kinerja tinggi sanggup menjalankan aplikasi apapun
  • Daya tahan baterai sangat lama
  • Banyak peningkatan dibanding pendahulunya

Cons

  • Rawan kepanasan apabila menjalankan tugas berat
  • Masa update generasi OS mulai kurang kompetitif
  • Post processing foto AI Telescope Zoom makan waktu

Oppo baru-baru ini meresmikan kehadiran ponsel flagship terbaru besutannya dari lini Find X9 Series di Indonesia. Jajaran smartphone itu terdiri dari dua model, yakni Oppo Find X9 dan Oppo Find X9 Pro yang diposisikan lebih tinggi.

Seperti bisa ditebak dari namanya, Find X9 Pro merupakan suksesor dari Find X8 Pro keluaran tahun lalu. Bukan hanya namanya saja yang berubah, Oppo juga merombak Find X9 Pro luar-dalam sehingga menjadi perangkat yang lebih baik dibanding pendahulunya dari segala aspek.

Table of Contents

Kesimpulan awal

Find X9 Pro dari Oppo adalah perangkat flagship dengan rangkaian kamera Hasselblad yang fleksibel, berkualitas tinggi, dan bisa diandalkan di berbagai situasi. Di luar kamera, kinerjanya juga sangat tinggi, sementara kapasitas baterainya yang meningkat jauh membuatnya bisa bertahan lama saat beraktivitas.

Unboxing: Simple, tapi lengkap

Oppo Find X9 Pro datang dalam kotak kemasan khas oppo yang terkesan simple dengan warna dasar silver dan font berwarna hitam. Selain nama perangkat, terdapat logo “Oppo” dan “Hasselblad” yang menjadi ciri khas ponsel Find X9 Series. Desainnya cenderung konvensional. Di luar desain emboss berbentuk persegi di bagian muka, tidak ada yang menonjol dari boks tersebut.

Namun, hal yang paling penting tentu bukan tampilan boks kemasan, melainkan perangkat smartphone dan kelengkapan aksesori di dalamnya. Dalam hal ini, Oppo Find X9 Pro tidak mengecewakan. Selain ponsel, pengguna bisa menemukan softcase dengan warna yang senada dengan smartphone.

Di dasar kemasan terdapat unit charger dengan keluaran daya sebesar 80 watt, sesuai dengan dukungan fast charging Oppo Find X9 Pro. Charger memiliki konektor USB A, maka kabel yang disertakan pun berjenis USB A ke USB C. Terdapat pula sebuah SIM card ejector tool khas Oppo dengan cutout yang menyerupai emoji smiley.

Desain: Understated dan mewah

Kebetulan, unit Oppo Find X9 Pro yang digenggam oleh 91Mobiles Indonesia merupakan varian Titanium Charcoal yang berwarna abu-abu kecoklatan dengan finishing matte di punggungnya yang berbahan kaca.

Selain Titanium Charcoal, Oppo juga menyediakan satu varian warna lain, yaitu Silk White. Keduanya bisa dibilang lebih understated dan low profile dibandingkan Oppo Find X8 Pro terdahulu, terutama varian warna Pearl White dengan punggung berpola wavy.

Bagian modul kamera juga dirombak, tak lagi berbentuk bundar di bagian tengah melainkan persegi dengan sudut-sudut membulat yang posisinya condong ke kiri atas perangkat. Ini menandai perubahan desain Find X Series yang sudah dianut sejak Find X6 Pro. Meskipun kini lebih simple, Find X9 Pro tetap memancarkan aura mewah berkat desain keseluruhan dan kualitas materinya.

Bagian frame terbuat dari logam aluminium berwarna senada dengan tubuh perangkat selebihnya. Lantaran bentuknya flat, Find X9 Pro terkesan agak tebal, walaupun sebenarnya memiliki ketebalan sama dengan model terdahulu, di kisaran 8,25 mm dengan bobot 224 gram. Oppo mempertahankan ketahanan terhadap air dan debu dengan sertifikasi IP68/ IP69 sesuai standar ponsel flagship masa kini.

Di bagian kanan frame, sejajar dengan tombol daya dan volume, terdapat tombol capacitive yang khusus digunakan untuk kendali kamera. Seperti di Find X8 Pro gunanya antara lain adalah untuk mengubah tingkat zoom dengan swiping menggunakan jari. Karena bersifat pressure sensitive, pengguna juga bisa menekannya untuk mengambil gambar dan sebagai shortcut untuk membuka aplikasi kamera langsung dari lock screen. Tombol inipun dapat digunakan untuk mengambil gambar di dalam air.

Selain itu, terdapat sebuah tombol berukuran lebih kecil di sisi kiri perangkat. Tombol bernama Snap Key ini menggantikan alert slider yang terdapat di ponsel generasi terdahulu. Fungsinya tak lain adalah sebagai shortcut yang bisa menjalankan sejumlah fitur dengan cara press and hold. Misalnya, pengguna bisa mengatur agar Snap Key membuka aplikasi Mind Space, menyalakan lampu senter (LED flash), atau menjalankan voice recorder.

Untuk layarnya, Oppo Find X9 pro menggunakan panel LTPO OLED berdiagonal 6,78 inci (2.772 x 1.272 piksel) dengan refresh rate 1-120 Hz dan tingkat kecerahan maksimal 1.800 nits (HBM). Pinggirannya rata alias flat, sementara keseluruhan layar kini dilindungi oleh lapisan kaca anti gores Corning Gorilla Glass Victus 2.

Bezel di pinggiran terlihat sangat tipis sehingga memaksimalkan area display, sementara kualitas tampilannya sendiri juga memukau dengan saturasi warna yang tinggi dan akurat karena mampu menampilkan color space DCI-P3 100 persen. Layar Find X9 Pro juga mendukung HDR10 dan Dolby Vision. Pengguna pun bisa melakukan streaming video HDR dari layanan seperti YouTube.

Untuk keperluan biometrik, Oppo Find X9 Pro menyematkan in-display fingerprint scanner di bagian bawah layar. Jenisnya kini di-upgrade menjadi ultrasonic sehingga mampu mendeteksi sidik jari dengan cepat dan akurat, serta bisa berfungsi walaupun dalam keadaan basah.

Kamera: Lebih sedikit, tapi lebih baik

Aspek kamera yang dirancang lewat kolaborasi dengan pabrikan kenamaan asal Swedia, Hasselblad, selalu menjadi sajian utama dari lini ponsel Oppo Find X Series. Find X9 Pro pun tak terkecuali. Logo “Hasselblad” dapat ditemukan bertengger di modul kameranya yang baru.

Close-up modul kamera Oppo Find X9 Pro dengan kamera telephoto tunggal.

Oppo bukan hanya mengubah desain camera island tersebut, tapi juga merombak konfigurasi kamera di dalamnya. Berbeda dari Find X8 Pro yang memiliki dua buah kamera telephoto, Find X9 Pro kini hanya memiliki satu buah saja. Namun, kamera telephoto ini memiliki sensor Samsung Isocell HP5 dengan ukuran fisik lebih besar (1/1,56 inci) dan resolusi jauh lebih tinggi, mencapai 200 MP.

Walhasil, meskipun memiliki jangkauan zoom optis 3x dengan lensa periskop (f/2.1, 70 mm, OIS), kamera telephoto Find X9 Pro mampu melakukan zoom hingga 6x -sama seperti pendahulunya- tanpa penurunan kualitas melalui teknik in-sensor zoom. Hasil gambar di tingkat zoom yang lebih tinggi pun sama bagusnya, kalau bukan lebih baik dibandingkan kamera telephoto Find X8 Pro yang berjumlah lebih banyak.

Tampilan antarmuka aplikasi kamera FInd X9 Pro dengan tingkat zoom 6x yang diperoleh lewat in-sensor zoom kamera telephoto yang kini beresolusi 200 MP.

Seperti sebelumnya, di tingkat zoom digital sangat tinggi, mulai 60x ke atas, Find X9 Pro akan mengaktifkan fitur AI Telescope Zoom. Aplikasi kamera menampilkan preview frame yang lebih besar di pojok kanan atas untuk mempermudah proses pembidikan gambar.

Lalu, setelah foto dijepret, ponsel akan menerapkan rekonstruksi detil gambar dengan bantuan AI sehingga hasilnya tampak lebih tajam dan jelas. Tahap post-processing itu memerlukan beberapa saat sehingga pengguna dapat melihat perubahan gambar dari buram menjadi tajam apabila langsung membuka foto yang bersangkutan di galeri. Menarik untuk diamati, tapi cukup memakan waktu.

Antarmuka aplikasi akmera ketika mengaktifkan AI Telescope Zoom di tingkat zoom sangat tinggi (kiri). Hasil foto awalnya tampak buram (tengah), tapi lantas dipertajam lewat rekonstruksi detil dengan AI.

Pendekatan Find X9 Pro dalam hal ini mirip dengan yang lebih dulu dilakukan oleh Vivo melalui ponsel X300 Pro. Ketimbang memakai dua sensor dan dua lensa, Find X9 Pro kini mengandalkan satu sensor beresolusi tinggi dan satu lensa yang bisa berperan layaknya dua kamera telephoto di model terdahulu. Manfaat lainnya adalah aperture lensa telephoto Find X9 Pro kini lebih lebar sehingga tetap bisa diandalkan di kondisi low-light.

Satu lagi fitur menarik dari kamera telephoto Find X9 Pro adalah jarak fokusnya minimalnya (MFD) yang sangat dekat. Pengguna bisa menggunakannya untuk memotret obyek dari jarak hanya 9 cm sehingga bisa difungsikan layaknya lensa macro.

Mode macro memungkinan fokus dari jarak sangat dekat dengan kamera telephoto.

Di samping kamera telephoto, kamera utama ikut ditingkatkan kemampuannya lewat penggunaan sensor Sony LYT-828 50 MP yang memiliki ukuran fisik lebih besar, yakni 1/1,28 inci. Sensor tersebut dipasangkan dengan lensa wide 23 mm (f/1.5, OIS). Resolusi kamera depan ikut meningkat menjadi 50 MP dengan sensor Isocell JN5 (1/2.76 inci, f/2.0, 21 mm AF). Sensor yang sama turut diterapkan di kamera ultrawide yang memiliki lensa dengan cakupan bidang pandang selebar 120 derajat (f1/.20, 14 mm, AF).

Oppo turut menyematkan True Color Camera berupa unit 2 MP yang membagi frame menjadi 48 zona (6 x 8) dan 9 spectral channel untuk mengukur temperatur cahaya tiap zona secara independen. Dengan kata lain, white balance disesuaikan untuk tiap bagian di frame sehingga membantu meningkatkan akurasi warna di kondisi pencahayaan yang sulit, terutama untuk menjaga skin tone agar tetap tampil indah.

Contoh hasil kamera: Memukau, bisa 4K hingga 120 fps

Hasil-hasil jepretannya memang termasuk yang paling bagus untuk kamera HP saat ini. Oppo Find X9 Pro bisa dibilang mampu menghasilkan foto memukau di situasi apapun. Kering atau basah, gelap atau terang, lebar atau sempit, jauh atau (sangat) dekat, semua bisa ditangani dengan apik.

Kualitas gambar dan tone warna terlihat konsisten di semua kamera, sementara peralihan zoom juga lebih mulus berkat penggunaan satu kamera telephoto dengan bukaan lebar yang mendekati kamera utama dan ultrawide sehingga tak ada perubahan exposure terlalu kentara (dari terang menjadi sangat gelap, atau sebaliknya).

Kendati demikian, tetap terdapat perbedaan kualitas antar kamera. Dalam hal ini, kamera utama tentu saja menghasilkan gambar terbaik, disusul oleh kamera telephoto. Kebetulan pula kedua kamera tersebut sanggup merekam video dalam resolusi tertinggi, mencapai 4K/ 120 fps. Dua kamera lainnya juga bisa merekam video 4K, tapi terbatas di 60 fps.

Soal video, Oppo Find X9 Pro menyediakan satu fitur yang masih cukup langka di ponsel flagship saat ini, yakni kemampuan merekam dengan profil gamma LOG di semua kamera, termasuk kamera depan, hingga resolusi maksimal masing-masing (4K/ 120 fps untuk kamera telephoto dan kamera utama, 4K/ 60 fps untuk kamera ultrawide dan kamera depan).

Profil gamma LOG yang dapat diakses di mode Pro Video di aplikasi kamera menghasilkan rekaman video dengan kontras dan saturasi rendah untuk mempermudah post-processing di kemudian waktu. Aplikasi galeri Find X9 Pro pun mampu membuka dan menyunting video LOG dengan sejumlah opsi pengaturan seperti temperatur warna, kontras, saturasi, highlights, shadows, hingga noise reduction serta penambahan teks serta filter warna sehingga kreator bisa mangsung meng-edit video dari ponsel.

Tentu, aplikasi video editing dedicated di ponsel atau komputer akan memiliki opsi yang lebih lengkap dan fleksibel, tapi setidaknya ada pilihan untuk langsung menyunting video LOG tanpa perlu transfer file lebih dulu.

Find X9 Pro turut menawarkan sejumlah mode kamera lain yang menarik untuk dicoba. Misalnya, mode Hasselblad Xpan yang tak lain merupakan mode pengambilan gambar panorama dengan format melebar. Xpan menggunakan kamera utama Find X9 Pro dan bisa ditambahi sejumlah filter warna khas Hasselblad untuk menambah daya tariknya.


Selain itu ada mode Portrait untuk kamera depan dan belakang (kamera utama dan telephoto) yang mampu membuahkan hasil apik dengan pemisahan rapi antara subyek utama dengan foreground/ background dan transisi fokus yang rapi. Seperti di mode Xpan, foto Portrait dapat ditambahi sejumlah filter warna berikut tiga efek Misty, Glowing, dan Dreamy. Pengguna juga bisa menerapakan efek beautify dengan sejumlah pengaturan bentuk wajah. Sayangnya, tingkat zoom di mode ini dibatasi maksimal hanya 3,6x.

Mode Portrait dengan kamera depan menghasilkan foto yang sama bagusnya. Ditambah lagi, kamera selfie Find X9 Pro kini sudah mendukung autofokus, tidak lagi bersifat fixed focus seperti Find X8 Pro sebelumnya.


Ada juga mode Hasselblad Hi-res untuk menjepret foto dengan resolusi native untuk semua kamera, yakni 200 MP untuk kamera utama dan 50 MP untuk kamera selebihnya. Namun, 91Mobiles Indonesia merasa mode hi-res tak terlalu berguna karena meskipun foto jadi lebih tajam, dynamic range justru berkurang jauh karena sensor kamera jadi tidak bisa melakukan pixel binning.

Selain itu, ukuran file-nya (JPEG) juga bertambah menjadi dua kali lebih besar dibanding mode standar. Kecuali butuh resolusi ekstra untuk cropping atau menangkap detil landscape, agaknya mode foto reguler lebih cocok untuk sebagian besar penggunaan.

Software: Pertama dengan ColorOS 16

Find X9 Pro menjadi ponsel pertama dari Oppo yang menjalankan ColorOS 16 terbaru berbasis Android 16 secara out-of-the-box. Salah satu yang diunggulkan dari sistem operasi ini adalah kemulusan operasionalnya di mana pengguna dapat melakukan berbagai aktivitas dengan lancar tanpa hambatan sedikitpun.

Dalam kenyataannya, Find X9 Pro memang beroperasi serba gesit dalam melakukan semua hal. Selama menggunakan Find X9 Pro untuk browsing, streaming, memotret, merekam video, hingga bermain game dan berpindah-pindah aplikasi, 91Mobiles Indonesia sama sekali tidak menjumpai gejala penurunan performa.

Sistem operasi ColorOS 16 di Oppo Find X9 Pro dibekali dengan sejumlah fitur AI yang berguna.


ColorOS 16 di Find X9 pro turut dibekali sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan yang detilnya bisa dilihat di bagian Oppo AI di menu Settings. Terdapat sejumlah fitur berguna seperti AI Writer, AI Translate, dan AI Voice Scribe, berikut Mind Space yang berfungsi layaknya note taker otomatis yang merekam berbagai hal agar gampang diketahui kembali.

Salah satu fitur AI baru yang paling menarik untuk dicoba adalah AI Relight yang merupakan bagian dari suite fitur AI untuk keperluan imaging. Kemampuan baru ini melengkapi fitur-fitur lainnya yang lebih dulu hadir di AI Editor di aplikasi Photos, seperti AI Eraser dan AI Reflection Remover.

AI Relight dapat digunakan di foto yang mengandung wajah subyek manusia. Cara kerjanya, ponsel akan menganalisa foto dan menambah lighting khusus untuk subyek sehingga membuat foto seolah diambil dengan pencahayaan tambahan yang memberikan hasil profesional.

Fitur AI Relight atau AI Portrait Glow bisa membuat foto subyek manusia menjadi lebih bagus.

Sepengalaman 91Mobiles Indonesia mencobanya, AI Relight juga dapat menyesuaikan white balance sehingga skin tone tampak lebih natural, sambil menjaga keseimbangan tonal dengan latar belakang. Sedikit catatannya, dalam update software yang disalurkan belakangan, nama AI Relight diubah menjadi AI Porrtrait Glow.

Oppo menyediakan upgrade sistem operasi hingga 5 generasi Android (hingga Android 21) yang sebenarnya termasuk cukup panjang, tapi mulai terlihat kurang kompetitif di antara perangkat flagship lain yang bisa menawarkan update hingga 7 generasi.

Kinerja: Kencang, tapi…

Oppo Find X9 Pro menjadi salah satu ponsel terkencang di Indonesia saat ini berkat penggunaan chipset MediaTek Dimensity 9500 yang dipasangkan dengan RAM LPDDR5X dan media internal UFS 4.1. Hanya ada satu varian konfigurasi memori yang dipasarkan di Indonesia, yakni 16 GB/ 512 GB.

Tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi Oppo FInd X9 Pro.

Tenaga besarnya tercermin dari hasil uji Oppo Find X9 Pro dedengan sejumlah aplikasi benchmark populer. Meskipun bukan yang tertinggi, dari sini bisa disimpulkan bahwa Find X9 Pro sanggup menjalankan game atau aplikasi apapun dengan lancar. Namun, kinerjanya agak kurang konsisten karena sedikit problem terkait suhu. Hasil uji selengkapnya bisa disimak dalam artikel bencmark Oppo Find X9 Pro oleh 91Mobiles Indonesia di tautan berikut.

Untuk menunjang kegiatan gaming, terdapat sidebar Hyperboost yang dapat dipanggil kapanpun saat bermain dengan cara swiping dari sisi kiri layar. Di sini terdapat tiga preset profil kinerja (Power Saving, Balanced, Pro Gamer) serta pilihan untuk mengaktifkan fitur-fitur khusus seperti super resolution, interpolasi frame rate, dan refresh rate tinggi.

Sidebar Hyperboost yang dapat dipanggil dengan swiping dari sisi kiri layar kapanpun saat bermain game.

Fitur yang bisa dinyalakan dapat berbeda-beda, tergantung dukungan game yang bersangkutan. Tersedia pula monitoring sejumlah parameter terkait seperti latency jaringan, frame rate, dan temperatur perangkat.

91Mobiles Indonesia mencoba menjalankan sejumlah game mobile populer yang semuanya bisa disetel “mentok kanan” alias menerapkan setting grafis maksimal. Profil performa yang digunakan adalah “Balanced” tanpa mengaktifkan fitur-fitu ekstra untuk mendapatkan representasi kinerja baseline.

Game MOBA kompetitif yang termasuk ringan seperti Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) bisa dijalankan dengan lancar di frame rate 120 fps tanpa perlu mengaktifkan fitur khusus apapun. Sementara, PUBG Mobile dapat dimainkan dengan setting grafis “Ultra” dan frame rate “Ultra (60 fps)”, atau grafis “Smooth” dan frame rate “Extreme+ (120 fps). Angka 120 fps lagi-lagi tak sulit untuk diraih secara konsisten.

Game FPS Delta Force dapat menjalankan setting gratis “Ultimate” dengan frame rate “90 fps”. Opsi frame rate 120 fps tersedia untuk semua setelan grafis di bawah “Ultimate”, mulai dari “Smooth” hingga “HD”. Saat dicoba dengan grafis “HD”, Find X9 Pro tak kesulitan mempertahankan frame rate di angka mendekati 120 fps sepanjang waktu.

Genshin Impact yang tergolong kelas berat juga dapat dimainkan dengan setelan grafis tertinggi dan target frame rate 120 fps. Namun, di game ini dijumpai kendala berupa suhu tinggi yang membuat kinerja tidak konsisten. Setelah dapat berjalan beberapa lama di 60 fps, suhu perangkat mencapai 43 derajat Celsius dan performa mulai menurun menjadi kisaran 40-50 fps.

Persoalan temperatur bisa menjadi penghambat keasyikan bermain. Karena itu, untuk menjaga konsistensi performa di game yang demanding, ada baiknya melakukan langkah mitigasi seperti memasang kipas atau melepas casing untuk mempermudah pelepasan panas.

91Mobiles Indonesia menjumpai persoalan panas ketika bermain game dan merekam video di tengah hari di bawah pancaran sinar matahari langsung. Di kondisi lain yang lebih kondusif, seperti di dalam ruangan ber-AC, suhu tetap adem meskipun Find X9 Pro digunakan merekam video 4K/ 60 fps hingga lebih dari 30 menit.

Baterai: Juara bertahan

Selain dari desain, dapur pacu, dan kamera, perubahan besar lain dari Find X9 Pro dibandingkan pendahulunya adalah kapasitas baterai yang meningkat jauh hingga mencapai 7.500 mAh berkat teknologi silicon carbon.

Dengan kapasitas sebesar itu, Find X9 Pro bisa bertahan sangat lama dalam penggunaan sehari-hari, termasuk untuk bermain game. Ketika dipakai push rank di MLBB selama 1 jam dengan setting maksimal, kapasitas baterai Find X9 Pro hanya berkurang sekitar 8 persen.

Hasil benchmark AnTuTu V11, Geekbench 6, dan PC Mark Work 3.0 Battery Life dari Oppo Find X9 Pro.


Sementara itu, pengujian dengan PCMark Work 3.0 Battery Life membuahkan angka 26 jam atau lebih dari seharian penuh. Agaknya pengguna akan lebih dulu kelelahan bermain atau tertidur sebelum ponsel ini kehabisan baterai. Daya tahan Find X9 Pro patut diacungi dua jempol.

Untungnya lagi, peningkatan kapasitas baterai tidak mengorbankan kecepatan fast charging Find X9 Pro yang tetap mendukung pengisian cepat 80 watt dan fast wireless charging 50 watt seperti pendahulunya.

Berdasarkan pengujian 91Mobiles Indonesia menggunakan charger dan kabel bawaan, Oppo Find X9 Pro mampu mengisi baterainya hingga 43 persen dalam 30 menit, dan 64 persen dalam 45 menit. Pengisian hingga penuh dari keadaan kosong membutuhkan waktu sekitar 80 menit.

Kesimpulan

Fitur andalan Oppo Find X9 Pro tak lain dan tak bukan adalah rangkaian kameranya yang diracik lewat kolaborasi dengan Hasselblad dan secara keseluruhan lebih baik dari pendahulunya, meskipun dengan jumlah kamera belakang yang lebih sedikit.

Kamera Find X9 Pro kini lebih bisa diandalkan di semua situasi karena semuanya memiliki aperture besar di kisaran f/2 atau lebih lebar. Aspek ini saja sudah membuatnya lebih menarik dibandingkan Find X8 Pro, tapi Oppo masih menambah kamera utama berkualitas lebih tinggi, kemampuan macro di kamera telephoto, dan autofocus di kamera depan.

Oppo Find X9 Pro varian warna Titaniium Charcoal dan kotak kemasannya.

Kemampuan videonya tak kalah mumpuni. Kesemua kameranya mampu merekam video 4K/ 60 fps, termasuk dengan profil gamma LOG. Kamera utama dan telephoto bahkan mampu mencapai 4K/ 120 fps.

Bisa dibilang bahwa Find X9 Pro memiliki salah satu rangkaian kamera paling mumpuni di antara semua smartphone yang ada di pasaran saat ini, cocok untuk segala kalangan mulai dari pengguna casual, kreator konten, hingga penggemar konser yang ingin merekam idolanya saat beraksi di panggung.

Untuk mereka yang membutuhkan jangkauan telephoto lebih jauh, Oppo menyediakan aksesori tambahan yang dijual terpisah, yakni lensa teleconverter Hassleblad, untuk meningkatkan zoom optis menjadi 10x atau 230 mm (ekuivalen full-frame).

Di luar kameranya yang luar biasa, keseluruhan aspek lain dari Find X9 Pro juga meningkat sehingga bisa dibilang sebagai salah satu yang terbaik sekarang. Kinerjanya sangat tinggi dan mulus dengan chipset Dimensity 9500 serta ColorOS 16 terbaru, baterainya besar dan tahan lama. Bahkan pemindai sidik jarinya pun ditingkatkan menjadi lebih gesit dan akurat.

Oppo Find X9 Pro varian warna Titaniium Charcoal.

Satu kekurangannya mungkin dari segi suhu yang rawan meningkat saat mendapat beban berat seperti bermain game demanding. Namun, problem tersebut agaknya sudah menjadi masalah umum untuk ponsel-ponsel flagship terbaru dengan chipset yang semakin kencang tapi juga menjadi semakin panas.

Dengan aneka peningkatan yang dihadirkan, mungkin wajar saja jika Oppo menaikkan harga jual Find X9 Pro di Indonesia. Kabar baiknya, pabrikan tersebut tetap mempertahankan banderol Find X9 Pro di angka Rp 19.999.000 atau sama dengan Find X8 Pro pada saat peluncurannya setahun lalu. Perangkat ini pun lebih dari layak untuk menjadi pilihan Anda yang sedang mencari HP yang unggul di semua lini tanpa kompromi.

Rating editor: 9/10

Kelebihan:
+ Fitur kamera lengkap, kualitasnya salah satu yang terbaik
+ Kinerja tinggi, sanggup menjalankan aplikasi atau game apapun
+ Daya tahan baterai sangat lama
+ Menyajikan banyak peningkatan dibanding pendahulunya

Kekurangan
– Rawan kepanasan apabila menjalankan tugas berat
– Masa update generasi sistem operasi mulai kurang kompetitif
Post processing foto AI Telescope Zoom agak memakan waktu

OPPO Find X9 Pro Harga
Rp. 13.999.000
Pergi Ke Toko
Rp. 16.498.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua
Home Reviews