Redmi 15 adalah salah satu HP entry level terbaru dari Xiaomi yang meluncur di Indonesia pada akhir September. Fitur unggulannya adalah baterai besar berkapasitas 7.000 mAh yang ikut didukung fast charging 33 watt.
Perangkat ini juga memiliki layar besar dengan diagonal mencapai 6,9 inci, serta bodi yang dirancang tahan air dan debu dengan sertifikasi iP64. Dapur pacunya mengandalkan Snadpragon 685 yang termasuk chipset lawas.
Selama pengujian, 91Mobiles Indonesia menemukan bahwa Redmi 15 memang memiliki daya tahan yang lama. Pengisian baterainya juga relatif cepat untuk ukuran kapasitas baterai yang ditawarkan
Table of Contents
Kesimpulan awal
Hal paling menonjol dari Redmi 15 tak lain dan tak bukan adalah baterainya yang termasuk besar, walaupun mulai banyak ponsel entry-level lain yang menawarkan kapasitas serupa. Redmi 15 juga masih bisa diandalkan untuk bermain game kompetitif dengan kompromi soal grafis. Sayangnya, penggunaan perangkat ini cukup terganggu oleh tayangan iklan yang tersebar di mana-mana.
Unboxing: Aksesori lengkap
Boks Redmi 15 berwarna dasar putih dengan bagian depan berlabur warna merah. Sepertiga bagian bawah tertutup stiker berwarna biru yang memuat sejumlah keterangan spesifikasi unggulannya sehingga menghasilkan kontras yang menarik.
Rangkaian aksesori di dalamnya sendiri terbilang lengkap. Seperti biasa, Xiaomi menyelipkan lembar ucapan terima kasih dan booklet panduan singkat. Keduanya diletakkan di dalam folder karton bersama soft case berwarna hitam.
Warna casing tersebut agak disayangkan karena menghalangi tampilan perangkat. Namun, setidaknya Xiaomi sudah menyediakan soft case dalam kemasan untuk langsung melindungi ponsel sehingga pengguna Redmi 15 tak perlu lagi membeli secara terpisah.
Di bagian dasar kemasan terdapat kompartemen berisi charger dan kabel berjenis USB A ke USB C. Unit charger memiliki keluaran daya sebesar 33 watt, sesuai dengan dukungan fast charging Redmi 15. Tak lupa, di permukaan folder tersemat sebuah SIM card ejector tool.
Rangkaian aksesori di dalam kemasan Redmi 15
Desain: Ramping meskipun berbaterai besar
Redmi 15 memiliki tampilan yang berbeda dari ponsel Redmi lainnya keluaran Xiaomi tahun ini seperti lini Redmi Note 15 atau Redmi 15C. Di bagian belakang terdapat dua buah lensa dan satu lingkaran dekoratif yang tersusun segaris secara vertikal di pojok kiri atas, dalam modul persegi yang turut memuat LED flash.
Kebetulan, 91Mobiles Indonesia mendapatkan Redmi 15 varian warna Titan Gray yang memiliki finishing metalik serupa logam, dengan kelir silver keemasan. Desainnya terlihat sederhana, tapi menarik karena pinggiran dan pojok-pojok bagian punggung membulat (curved). Walhasil, ponsel ini juga terasa nyaman dalam genggaman.
Frame di pinggiran perangkat berbentuk flat. Di sisi kanan terdapat pemindai sidik jari side-mounted yang menyatu dengan tombol daya, sedangkan di atas ada IR Blaster untuk mengendalikan perangkat-perangkat home appliances seperti AC dan TV.
Meskipun baterainya berkapasitas besar, Xiaomi berhasil menjaga bodi Redmi 15 agar tak terlalu melar. Dimensi fisiknya adalah 169,48 x 80,45 x 8,40 mm dengan bobot 214 gram. Termasuk standar untuk ponsel dengan layar seukurannya.
Layar Redmi 15 menggunakan panel IPS LCD 6,9 inci (2.340 x 1.080 piksel) dengan refresh rate hingga 144 Hz (hanya untuk aplikasi yang mendukung) dan tingkat kecerahan 850 nits (HBM). Di sisi atas terdapat punch hole yang memuat kamera depan. Bingkai di sekeliling terlihat cukup tebal, terutama di bagian bawah.
Tampilan layarnya terlihat cukup bagus dan tetap jelas ketika dipandang di lingkungan outdoor, asalkan jangan berada di bawah sinar matahari yang terik. Terdapat sedikit bayangan di sekitar punch hole yang terutama terlihat ketika layar menampilkan warna terang seperti putih, tapi tak terlalu mengganggu.
Kamera: Cepat drop ketika gelap
Walaupun terdapat tiga buah “lensa” di camera island, Redmi 15 sebenarnya hanya memiliki kamera utama 50 MP (f/1.8). Lensa lainnya hanya dilabeli sebagai “lensa pendukung” sehingga praktis hanya satu kamera itu saja yang bisa digunakan.
Adapun kamera depannya beresolusi 8 MP (f/2.0). Baik kamera belakang maupun depan bisa merekam video hingga resolusi 1.920 x 1.080 piksel 30 fps.
Hasil tangkapan gambarnya lumayan memadai ketika dipakai memotret di kondisi outdoor saat cahaya berlimpah. Tak bisa dibilang istimewa, tapi setidaknya sudah mencukupi untuk penggunaan casual atau upload ke media sosial.
Exposure dan white balance tampak akurat saat kondisi siang hari cerah, tapi ada kecenderungan gambar tampak kekuningan ketika awan menutupi matahari alias mendung (overcast).
Sayangnya, kualitas kamera utama lekas mengalami penurunan yang signifikan begitu cahaya meredup. Di kondisi indoor yang masih diterangi banyak lampu hal tersebut tak terlalu tampak.
Namun, saat malam hari, image quality seakan terjun bebas dengan menghasilkan gambar-gambar yang buram seperti lukisan cat air akibat efek noise reduction agresif.
Karena itu, saat menggunakan Redmi 15 untuk memotret, sebaiknya cari spot yang cukup terang, entah oleh cahaya alami atau lampu, serta hindari tempat-tempat yang terlalu gelap.
Software dan performa: Banjir iklan
Meskipun termasuk chip usang yang sudah digunakan di perangkat lama semlama bertahun-tahun, Snadpragon 685 4G yang tertanam di jantung Redmi 15 sebenarnya masih memiliki tenaga cukup untuk menjalankan game kompetitif dengan kompromi di aspek kualitas grafis.
Misalnya, game MOBA populer Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dapat dijalankan dengan Map Quality “Ultra” dan High Frame Rate “Super” dengan lancar tanpa sedikitpun ada pelambatan kinerja ketika berlangsung war yang ramai di layar.
Keterbatasan performa baru terlihat ketika menjalankan PUBG Mobile yang hanya mau berjalan dengan setting grafis maksimal “Balanced” dan frame rate “High” yang kurang mulus sehingga mengganggu kenyamanan.
Untungnya, Redmi 15 bisa memilih opsi grafis “Super Smooth” -walaupun masih berstatus beta– dan frame rate “Extreme” yang jauh lebih mulus. Kualitas grafisnya memang drop cukup jauh, tapi game menjadi lebih playable dengan frame rate lebih tinggi.
Homescreen dan tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi Xiaomi Redmi 15.
Seperti ponsel-ponsel Xiaomi lainnya belakangan ini, Redmi 15 menjalankan sistem operasi HyperOS 2 berbasis Android 15. Redmi 15 baru dijadwalkan kebagian HyperOS 3 berbasis Android 16 antara November atau Desember 2025.
Sayangnya, meski kinerjanya sebenarnya cukup lancar, 91Mobiles Indonesia merasa terganggu dengan banyaknya iklan yang ditampilkan di sistem operasi Redmi 15 di berbagai tempat, mulai dari lock screen, notifikasi, hingga aplikasi bawaan seperti file explorer.
Contoh tayangan iklan di Lock Screen, notifikasi, dan aplikasi bawaan Redmi 15.
Di sebagian kasus, penayangan iklan tak lebih dari sekadar mengganggu pandangan. Namun, di kasus lainnya, iklan yang ditayangkan bersifat menghambat karena memaksa pengguna untuk menyaksikan visual (misalnya video) sebelum dapat dilewati.
Baterai: Awet tapiagak lama
Berkat kapasitas baterai yang besar, Redmi 15 dapat bertahan lama dalam pengujian PC Mark Work 3. 0 Battery Life, di mana perangkat ini menorehkan skor hampir 15 jam. Daya tahannya lebih dari cukup untuk menemani pengguna beraktivitas seharian.
Hasil benchmark AnTuTu v10, Geekbench 6, dan PC Mark Work 3.0 Battery Life di Redmi 15.
Di sisi lain, dukungan fast charging 33 watt ternyata membutuhkan waktu yang agak lama untuk mengisi baterai Redmi 15. Ketika diuji dengan charger dan kabel bawaan, Redmi 15 membutuhkan waktu 45 menit untuk mengisi baterai dari 0 hingga 50 persen. Pengisian hingga 100 persen memakan waktu 1 jam 35 menit.
Kesimpulan
Xiaomi Redmi 15 adalah perangkat entry level yang cukup menarik untuk kelas harganya. Dua “menu utama” yang disajikan adalah baterai 7.000 mAh dengan fast charging 33 watt berikut layar besar dengan diagonal 6,9 inci, meskipun dengan bezel tebal.
Desain tentu subyektif, tapi setidaknya Redmi 15 memiliki ketahanan terhadap air dan debu sehingga penggunanya tak perlu khawatir berbasah-basahan. Soal ini, Redmi 15 terlihat berbeda dan terkesan lebih modern dibanding saudaranya, Redmi 15C, yang memang diposisikan lebih rendah.
Aspek selebihnya dari Redmi 15 terbilang biasa saja, seperti kameranya yang memadai di kondisi terang tapi drop saat gelap, dan dapur pacu chipset lawas yang sebenarnya masih cukup memadai untuk penggunaan casual dan bermain game ringan.
Batu ganjalan terbesarnya adalah penayangan iklan yang cenderung menyebalkan. Calon pengguna Redmi 15 agaknya mesti menyiapkan diri untuk menghadapi banyak iklan atau mencari cara untuk melenyapkannya.
Redmi 15 sudah bisa didapatkan di toko-toko ritel dan kanal-lanal online di Indonesia dengan harga Rp 2.099.000 untuk varian memori 8 GB/ 128 GB dan Rp 2.299.000 untuk versi 8 GB/ 256 GB.
Rating editor: 7/ 10
Kelebihan: + Baterai awet dan charging cukup kencang + Layar lebar mencapai 6,9 inci + Kinerja masih memadai untuk penggunaan casual
Kekurangan: – Kualitas kamera kurang, terutama saat gelap – Banyak iklan yang mengganggu