Riset: 1 dari 4 Smartphone Adalah Apple iPhone

Sorotan
  • Berdasarkan laporan terbaru dari Counterpoint, disebutkan bahwa dari 1 dari 4 ponsel yang aktif digunakan di seluruh dunia adalah iPhone.
  • Selain Apple, merk yang paling sering digunakan adalah Samsung, disusul oleh Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Sementara, Google menempati urutan terakhir. 
  • Namun di Indonesia, Apple hanya menguasai 9,36 persen pangsa pasar per tahun 2025.

Dominasi Apple di pasar smartphone global tampaknya semakin tidak tergoyahkan. Sebab, berdasarkan laporan terbaru dari Counterpoint Research (via GSM Arena) yang bertajuk “Smartphone Installed Base Tracker”, satu dari setiap empat ponsel yang aktif digunakan di seluruh dunia pada tahun 2025 adalah iPhone.

Tidak sama dengan angka pengiriman (shipment) yang hanya menghitung penjualan unit baru dalam satu periode, metrik installed base ini menghitung jumlah perangkat yang benar-benar sedang berada di tangan pengguna. Angka ini mencakup faktor-faktor penting seperti retensi pengguna, loyalitas ekosistem, hingga masa penggunaan perangkat yang panjang. 

Apple dan Samsung berada di tingkat tertinggi

Satu dari empat ponsel yang digunakan secara aktif di dunia adalah iPhone. Sumber: Counterpoint via GSM Arena.
Satu dari empat ponsel yang digunakan secara aktif di dunia adalah iPhone. Sumber: Counterpoint via GSM Arena.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa Apple dan Samsung masih menjadi penguasa tunggal dalam segmen elite. Keduanya kompak menjadi satu-satunya merk yang masuk dalam “klub satu miliar perangkat aktif”. Secara akumulatif, Apple dan Samsung mengisi 44 persen pangsa pasar smartphone aktif di pasar global. 

Analis Senior Counterpoint, Karn Chauhan, mengatakan bahwa keunggulan Apple terletak pada kemampuannya menarik pelanggan baru sekaligus mempertahankan pelanggan lama. 

“Pada tahun 2025, Apple menambah jumlah pengguna bersih (net new user) lebih banyak daripada gabungan 7 produsen ponsel pintar terkemuka lainnya,” ujar Chauhan dalam keterangan resminya. 

Keberhasilan Apple dan Samsung mempertahankan dominasi ini disebut berkat ekosistem yang kuat serta dukungan software yang panjang. Ini membuat perangkat mereka punya nilai jual kembali (resale value) yang tinggi dan masa penggunaan lebih lama di tangan pemilik kedua atau ketiga. 

Xiaomi, Oppo, dan Vivo masuk sebagai lima ponsel teratas

Adapun di posisi ketiga adalah merk ponsel raksasa asal China, Xiaomi, yang disusul oleh Oppo dan Vivo di posisi keempat dan kelima. Ketiga merk tersebut dilaporkan mulai mengalihkan fokus dari sekadar adu spesifikasi hardware menuju pengembangan ekosistem yang lebih terintegrasi dan seamless

Menariknya, di posisi keenam, ada Transsion Holdings yang merupakan induk perusahaan dari Tecno, Itel, dan Infinix. Pertumbuhan pesat mereka didorong oleh dominasi di negara berkembang seperti Timur Tengah, Afrika (MEA), dan Asia Tenggara. 

Di sisi lain, Huawei dan Honor resmi mencatatkan diri sebagai pemain besar dengan Honor melampaui angka 200 juta perangkat aktif. Menyusul di belakangnya, ada Motorola dan Realme yang diprediksi akan segera menyusul masuk ke klub 200 juta pengguna aktif dalam waktu dekat. 

Tren penggunaan iPhone di Indonesia

Di tahun 2025, Apple hanya menguasai 9,36 persen pangsa pasar di Indonesia. Sisanya dikuasai oleh Android. Sumber: StatCounter via GoodStats.
Di tahun 2025, Apple hanya menguasai 9,36 persen pangsa pasar di Indonesia. Sisanya dikuasai oleh Android. Sumber: StatCounter via GoodStats.

Di Indonesia, iPhone tidak hanya dianggap sebagai alat produktivitas saja, melainkan sebagai simbol sosial yang memiliki unsur “bragging right”.

Kendati begitu, menurut data StatCounter yang dikutip dari GoodStats, pangsa pasar iOS di Indonesia pada tahun 2025 hanya mencapai 9,36 persen, turun dari puncaknya di tahun 2023 yang mencapai 11,58 persen. Rupanya, mayoritas pengguna ponsel di Indonesia (90,54 persen) lebih memilih Android sebagai platform pilihannya.

iPhone tetap dianggap sebagai ponsel yang populer. Hanya saja, pertumbuhannya memang melambat yang kemungkinan disebabkan oleh harganya yang premium, serta dominasi HP mid-range Android di Indonesia. 

Sebagaimana dikutip dari MacTech, sumber Counterpoint menyebutkan bahwa iPhone menguasai 40 persen pasar smartphone premium (di atas Rp 10 juta) di Indonesia per kuartal-II tahun 2024, dengan iPhone 15 dan iPhone 15 Pro sebagai kontributor terbesarnya.

iconicon
Ananda Ganesha Maaruf adalah seorang gadget enthusiast. Ia selalu menyenangi gadget di harga murah dengan value tinggi. Kini, ia bekerja sebagai Senior Writer di 91mobiles Indonesia. Sebelumnya, Ganesha bekerja sebagai Content Writer di Carisinyal.com selama 4 tahun.