
Samsung Galaxy S26 FE belum resmi diperkenalkan. Namun, perangkat yang diduga merupakan calon ponsel flagship baru dari Samsung tersebut belakangan terpantau muncul di laman Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Perangkat dengan nomor model SM-S741B ini tercantum sebagai smartphone 5G besutan PT Samsung Electronics Indonesia dan telah mengantongi nilai TKDN 38,20 persen, alias sudah memenuhi salah satu syarat untuk dipasarkan di Tanah Air. Setelahnya, warga Indonesia tinggal menunggu HP tersebut “nongol” di laman SDPPI Postel sebelum akhirnya Galaxy S26 FE siap dipasarkan di Indonesia.
Adapun kemunculan Galaxy S26 FE di laman TKDN terjadi tak lama setelah seorang eksekutif Samsung mengonfirmasi keberadaan ponsel tersebut. Sebelumnya, perangkat yang diyakini sebagai Galaxy S26 FE juga telah muncul di basis data Wireless Power Consortium (WPC) yang sekaligus menampilkan desain belakang ponsel bersangkutan.
Table of Contents
Sejauh ini, Galaxy S26 FE kabarnya masih akan mengusung panel layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,7 inci seperti pendahulunya, hadir dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz.
Tingkat kecerahan layarnya disebut tetap mencapai 1.900 nit, pertanda bahwa spesifikasi layarnya nyaris sama sekali tidak berubah dibanding Galaxy S25 FE.
Menyoal dapur pacunya, Samsung diyakini bakal menyematkan chipset Exynos 2500 pada Galaxy S26 FE, cip yang juga digunakan oleh Galaxy Z Flip 7. Rumor ini didasari pada penemuan laman Geekbench untuk nomor model SM-S741U. Untuk memorinya, varian FE ini diduga akan tersedia dalam varian RAM 8 GB dan opsi storage 128 GB, 256 GB, hingga kemungkinan 512 GB.
Sisi fotografi pada Galaxy S26 FE pun rumornya tidak akan hadir dengan peningkatan yang berarti. Berdasarkan bocoran Android Authority, ponsel ini konon bakal mengusung kamera utama 50 MP Samsung ISOCELL S5KGN3, disertai kamera telefoto 8 MP OmniVision OV08A1 dengan dukungan zoom optis hingga 3x.
Adapun kamera ultrawide dan selfie pada HP ini disebut sama-sama beresolusi 12 MP. Belum diketahui sensor mana yang akan digunakan untuk dua kamera tersebut. Namun, keduanya diprediksi masih akan mengusung konfigurasi serupa dengan Galaxy S25 FE.
Perihal baterainya, Galaxy S26 FE diperkirakan bakal disuplai dengan kapasitas 5.100 mAh. Prediksi ini berdasarkan pola peningkatan baterai sebanyak 200 mAh dari beberapa generasi pendahulunya.
Ponsel ini juga disebut akan memiliki pengisian cepat 45 watt yang sama dengan pendahulunya, sebagaimana diketahui dari penemuan sertifikasi UL Solutions (Demko).
Dari sisi software, Galaxy S26 FE dikabarkan bakal langsung menjalankan One UI 9 berbasis Android 17. Pabrikan asal Korea Selatan ini juga diyakini akan kembali menjanjikan masa pembaruan OS dan patch keamanan hingga 7 tahun.
Jika dilihat dari bocoran spesifikasi yang beredar, Galaxy S26 FE sepertinya lebih berfokus pada peningkatan performa lewat penggunaan chipset Exynos 2500. Sementara, spesifikasi, layar, kamera, dan kecepatan pengisiannya masih tetap sama dengan Galaxy S25 FE.
Sumber Phone Arena juga telah membeberkan bocoran harga rilis Galaxy S26 FE untuk wilayah Eropa, yakni sebagai berikut.
Melihat dari bocoran harga di atas, dapat diprediksi bahwa Galaxy S26 FE memang akan mengalami kenaikan harga dibandingkan dengan pendahulunya. Tahun lalu, Galaxy S25 FE dijual dengan harga mulai dari 740 euro (Rp 15,3 jutaan). Perlu ditambahkan bahwa harga gadget di Eropa biasanya lebih mahal daripada di wilayah dunia lainnya.
Pada September 2025 lalu, Galaxy S25 FE dibawa masuk ke Indonesia dengan harga mulai dari Rp 9.999.000 untuk RAM 8 GB/128 GB dan Rp 10.999.000 untuk RAM 8 GB/256 GB.
Jika mengikuti jejak para pendahulunya, tak menutup kemungkinan Galaxy S26 FE bakal diumumkan di pasar internasional pada September mendatang, lalu segera menyusul dirilis di Indonesia.