
Xiaomi 18 Pro baru saja muncul di basis data Geekbench menjelang peluncuran resminya di China. Ponsel dengan nomor model M154FF ini disebut akan menggunakan chipset Qualcomm generasi terbaru yang saat ini masih belum diumumkan secara resmi.
Ada setidaknya dua spekulasi perihal identitas spesifik dari chipset yang akan digunakan. Sumber GSM Arena mengatakan bahwa ponsel tersebut akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro, serta menorehkan skor 2.871 poin (single-core) dan 8.836 poin (multi-core).
Sementara itu, GizmoChina menyebutkan bahwa Xiaomi 18 Pro akan menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dengan skor single-core 3.619 poin dan multi-core 8.746 poin.
Baik Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro maupun Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 tampaknya mengacu pada satu chip yang sama, lantaran keduanya memiliki spesifikasi yang identik – terdiri dari 2x core utama 5,01 GHz, 3x core efisiensi 3,74 GHz, dan 3x core performa 4,03 GHz. Satu hal yang pasti, keduanya merupakan versi “Pro” dengan performa lebih gahar dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 6 “reguler”.
Perangkat yang diujikan terpantau memiliki RAM sekitar 14,71 GB yang kemungkinan akan dipasarkan sebagai RAM 16 GB ketika resmi diluncurkan. Dari segi software, ponsel ini diprediksi akan berjalan pada Android 17 dengan antarmuka HyperOS 4.
Kemunculan Xiaomi 18 Pro di Geekbench ini terjadi setelah Xiaomi mengumumkan teaser resmi untuk Xiaomi 18 Pro series. Dari teaser tersebut, dapat dipastikan bahwa Xiaomi 18 Pro dan Pro Max akan kembali dibekali layar sekunder di bodi belakang; sama seperti seri pendahulunya. Layar tersebut diletakkan di posisi berdekatan dengan modul kamera, dan salah satu fungsi utamanya adalah untuk dijadikan preview saat memotret selfie via kamera belakang.
Rencananya, Xiaomi 18 Pro dan Pro Max akan diumumkan di China pada akhir September. Namun, tanggal peluncuran resminya masih belum diumumkan. Berdasarkan penemuan sertifikasi sebelumnya, kedua ponsel ini diduga sama-sama mendukung pengisian daya 100 watt via kabel.
Kabar baiknya bagi warga Indonesia adalah baik Xiaomi 18 Pro maupun Pro Max sudah terdaftar di laman TKDN Kemenperin. Itu artinya, kedua ponsel tengah dipersiapkan untuk rilis di Indonesia.
Munculnya ponsel di TKDN memang bukan jaminan pasti bahwa HP tersebut akan benar-benar rilis di Tanah Air. Namun, kemunculannya di laman tersebut menunjukkan bahwa Xiaomi telah berupaya memenuhi persyaratan regulasi. Tujuannya diharapkan agar Xiaomi 18 Pro dan Pro Max dapat resmi diperjualbelikan di Indonesia. Hal ini tentu sebuah angin segar mengingat para pendahulunya hanya dirilis secara eksklusif di China.










