AI | Indonesia Blog https://www.91mobiles.com/id/hub Wed, 19 Aug 2026 16:04:45 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.3 Lenovo IdeaPad Slim 3i Masuk Indonesia, Laptop AI Pertama dengan Intel Core Series 3 https://www.91mobiles.com/id/hub/lenovo-ideapad-slim-3i-masuk-indonesia-laptop-ai-pertama-dengan-intel-core-series-3/ https://www.91mobiles.com/id/hub/lenovo-ideapad-slim-3i-masuk-indonesia-laptop-ai-pertama-dengan-intel-core-series-3/#respond Thu, 20 Aug 2026 03:05:23 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24675 Lenovo kembali merilis laptop baru di Indonesia. Produk kali ini bernama IdeaPad Slim 3i yang diklaim sebagai laptop pertama di Indonesia dengan prosesor Intel Core Series 3 untuk menghadirkan performa harian yang andal sekaligus fleksibilitas upgrade.Dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelajar, pekerja kantoran, dan pengguna yang baru pertama kali membeli laptop, Lenovo IdeaPad Slim 3i ditenagai […]

The post Lenovo IdeaPad Slim 3i Masuk Indonesia, Laptop AI Pertama dengan Intel Core Series 3 first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • IdeaPad Slim 3i dari Lenovo merupakan laptop dengan performa siap AI yang ditujukan untuk pelajar, pekerja kantoran, dan first-time buyer.
  • Perangkat ini merupakan laptop pertama di Indonesia yang ditenagai prosesor Intel Core Series 3.
  • Lenovo memasarkan IdeaPad Slim 3i dengan kisaran harga mulai Rp 11 jutaan.

Lenovo kembali merilis laptop baru di Indonesia. Produk kali ini bernama IdeaPad Slim 3i yang diklaim sebagai laptop pertama di Indonesia dengan prosesor Intel Core Series 3 untuk menghadirkan performa harian yang andal sekaligus fleksibilitas upgrade.

Dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelajar, pekerja kantoran, dan pengguna yang baru pertama kali membeli laptop, Lenovo IdeaPad Slim 3i ditenagai oleh NPU khusus yang mampu menangani berbagai beban kerja multitasking harian berbasis AI secara lancar dan efisien.

“Melalui Lenovo IdeaPad Slim 3i yang didukung prosesor AI serta opsi upgrade memori dan penyimpanan, pengguna dapat berinvestasi pada laptop yang siap mendukung produktivitas mereka lebih lama,” ujar Santi Nainggolan, Consumer Lead Lenovo Indonesia, dalam keterangan tertulis.

AI di harga mainstream

Prosesor Intel Core Series 3 pada Lenovo IdeaPad Slim 3i telah dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) dengan kinerja hingga 17 TOPS untuk mendukung komputasi AI. Biasanya, fitur ini hanya ditemukan di lini prosesor kelas atas saja.

Dengan demikian, pengguna laptop dengan harga mainstream seperti IdeaPad Slim 3i di kisaran harga Rp 11 jutaan pun sudah bisa mendapat efisiensi dan performa cerdas berbasis AI tanpa harus beralih ke segmen laptop yang lebih tinggi.

Dengan pemrosesan AI yang terisolasi di NPU, IdeaPad Slim 3i disebut sanggup menjalankan berbagai tugas secara simultan dengan efisiensi daya tinggi. Penghematan daya dari arsitektur Intel® Core Series turut didukung oleh baterai berkapasitas besar 50 Wh.

Fitur-fitur Lenovo IdeaPad Slim 3i

  • Lenovo IdeaPad Slim 3i hadir dengan pilihan kapasitas penyimpanan SSD hingga 256GB/512GB. Berbeda dengan tren laptop di kelasnya yang menggunakan memori soldered tanpa opsi ekspansi, Lenovo membekali IdeaPad Slim 3i dengan slot memori/RAM dedicated (Extension & Repairable). Pengguna dapat dengan mudah menambah atau meng-upgrade RAM perangkat ini hingga 32GB DDR5
  • Opsi konektivitasnya juga terbilang lengkap, mencakup full-function Type-C port (10Gbps) yang mendukung Power Delivery dan DisplayPort, 2 × USB-A (5Gbps) untuk transfer data dan periferal, HDMI untuk koneksi monitor eksternal atau proyektor, headphone/mic combo jack, serta microSD card reader.
  • Laptop ini mengadopsi layar IPS LCD 16 inci dengan aspek rasio 16:10 sehingga memiliki proporsi vertikal yang lebih lega untuk memberikan ruang pandang maksimal saat membaca dokumen panjang atau membuka aplikasi secara bersamaan tanpa perlu terlalu banyak melakukan scrolling. Unit kamera di atas layar dilengkapi dengan privacy shutter fisik untuk menjaga privasi pengguna.
  • Untuk keperluan online class, video conference, maupun presentasi, Lenovo IdeaPad Slim 3i dibekali fitur Crystal Clear Collaboration. Sektor audio didukung oleh Dolby Audio dan user-facing speaker. Input sudara ditangani oleh teknologi dual microphone array yang dipadukan dengan Smart Noise Cancellation. Fitur ini secara cerdas meredam kebisingan di sekitar (ambient noise), sehingga suara pengguna tetap terdengar jernih dan fokus saat berbicara.

Harga Lenovo IdeaPad Slim 3i

Lenovo IdeaPad Slim 3i saat ini saat ini sudah tersedia di Indonesia dan dan bisa didapatkan di Lenovo Exclusive Store dan official store yang tersedia di ecommerce, seperti Tokopedia, Shopee dan Blibli.com dengan harga mulai Rp 11.799.000.

Paket penjualannya sudah termasuk sejumlah aksesori seperti laptop backpack, suite Microsoft 365 Basic dan Office Home 2024, Accidental Damage Protection selama 2 tahun, dan layanan purna jual Premium Care selama 2 tahun.

The post Lenovo IdeaPad Slim 3i Masuk Indonesia, Laptop AI Pertama dengan Intel Core Series 3 first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/lenovo-ideapad-slim-3i-masuk-indonesia-laptop-ai-pertama-dengan-intel-core-series-3/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/08/Lenovo-IdeaPad-Slim-3i-150x150.png150150
AWS: Indonesia Marak Adopsi AI, tapi Kebanyakan Masih Coba-coba https://www.91mobiles.com/id/hub/aws-indonesia-marak-adopsi-ai-tapi-kebanyakan-masih-coba-coba/ https://www.91mobiles.com/id/hub/aws-indonesia-marak-adopsi-ai-tapi-kebanyakan-masih-coba-coba/#respond Fri, 07 Aug 2026 01:34:43 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24350 Amazon Web Services (AWS) merilis studi terbarunya tentang penggunaan AI di Indonesia dalam event AWS Summit Jakarta 2026 yang dilangsungkan pekan ini. Studi bertajuk “Unlocking Indonesia’s AI Potential 2026” tersebut dilakukan oleh Strand Partners dengan menyurvei 10.000 pemimpin bisnis dan 1.000 anggota masyarakat umum untuk memetakan adopsi AI di seluruh Indonesia. Ada sejumlah hal menarik […]

The post AWS: Indonesia Marak Adopsi AI, tapi Kebanyakan Masih Coba-coba first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Studi terbaru dari AWS mencatat kenaikan adopsi layanan AI di kalangan pelaku bisnis di Indonesia.
  • Sebagian besar pengadopsi AI mengaku mengalami peningkatan produktivitas yang naik lebih jauh lagi dengan agentic AI.
  • Meskipun demikian, kebanyakan pengadopsi AI di RI masih bersifat eksplorasi alias coba-coba.

Amazon Web Services (AWS) merilis studi terbarunya tentang penggunaan AI di Indonesia dalam event AWS Summit Jakarta 2026 yang dilangsungkan pekan ini.
Studi bertajuk “Unlocking Indonesia’s AI Potential 2026” tersebut dilakukan oleh Strand Partners dengan menyurvei 10.000 pemimpin bisnis dan 1.000 anggota masyarakat umum untuk memetakan adopsi AI di seluruh Indonesia.

Ada sejumlah hal menarik yang diungkap, salah satunya adalah peningkatan adopsi AI di kalangan pelaku bisnis di Indonesia. Angkanya tercatat naik dari 28 persen tahun lalu menjadi 40 persen pada 2026, dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 43 persen.

Meskipun demikian, AWS mencatat bahwa sebagian besar bisnis pengadopsi AI di Indonesia masih berada dalam tahap awal perjalanan dengan eksplorasi, belum sepenuhnya mengintegrasikan teknologi AI.

Sebanyak 56 persen bisnis pengadopsi AI ada dalam fase coba-coba itu, sementara yang sudah menerapkan AI sepenuhnya ke dalam kegiatan operasional dan menjadikannya sebagai pusat strategi bisnis baru berjumlah 12 persen.

Menurut AWS, para pelaku bisnis yang masih mengeksplorasi AI berada dalam posisi untuk meningkatkan skala seiring dengan matangnya strategi dan tata kelola, sehingga mendorong adopsi AI tahap menengah dan tahap lanjut.

AI meningkatkan produktivitas, lebih-lebih AI agentik

Dari keseluruhan pelaku usaha di Indonesia yang telah mengadopsi AI, sebanyak 75 persen melaporkan peningkatan produktivitas yang terukur. Angka tersebut naik dari 68 persen yang tercatat tahun lalu.

Sebanyak 72 persen menyatakan bahwa AI telah mempercepat siklus inovasi, dan 62 persen melaporkan pertumbuhan pendapatan yang didorong oleh pemanfaatan AI.

Di kalangan bisnis yang mengadopsi teknologi AI generasi berikutnya seperti AI agentik, mereka yang melaporkan kenaikan produktivitas lebih tinggi lagi persentasenya, mencapai 84 persen.

Namun, baru sedikit organisasi yang merasa sepenuhnya siap untuk mengadopsi AI next-gen seperti AI Agentic, yakni sejumlah 14 persen. Sebanyak 56 persen menyebut kurangnya keterampilan AI dan digital sebagai hambatan dalam adopsi yang lebih luas.

Kesadaran terhadap AI agentik memang masih berada dalam tahap awal. Kurang dari empat dari sepuluh bisnis (38 persen) menyatakan pernah mendengar tentang AI agentik. Dari angka tersebut, sebanyak 6 persen melaporkan telah menerapkannya secara penuh, sementara 14 persen lainnya sedang bereksperimen atau melakukan uji coba.

Tantangan keterampilan AI di Indonesia

Tantangan keterampilan AI di Indonesia sedang berkembang. Masalahnya bukan lagi sekadar akses ke talenta teknis, melainkan memastikan organisasi memiliki tata kelola internal, kapabilitas tenaga kerja, dan proses pengambilan keputusan yang diperlukan untuk menggunakan AI dengan penuh keyakinan dan rasa bertanggung jawab.

Menurut studi AWS, pengembangan lebih lanjut dari basis keterampilan Indonesia adalah kunci untuk mendukung lebih banyak adopsi AI dan integrasi AI yang lebih luas.

Sebanyak 56 persen organisasi mengidentifikasi kurangnya keterampilan AI dan digital sebagai hambatan dalam mengadopsi atau memperluas AI. Sementara, 46 persen mengatakan kurangnya keterampilan menghambat mereka dalam mengadopsi alat generasi berikutnya seperti AI agentik, AI fisik, dan robotika canggih.

Pada saat yang sama, bisnis melaporkan bahwa hanya 28 persen karyawan telah berpartisipasi dalam pelatihan atau peningkatan keterampilan digital dalam setahun terakhir – setara dengan 26 persen tahun lalu.

Seiring AI semakin terintegrasi dalam operasional bisnis, organisasi yang berinvestasi dalam tata kelola internal serta kapabilitas tenaga kerja akan lebih siap untuk beralih dari tahap eksperimen dan berhasil menerapkan AI dalam skala besar.

The post AWS: Indonesia Marak Adopsi AI, tapi Kebanyakan Masih Coba-coba first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/aws-indonesia-marak-adopsi-ai-tapi-kebanyakan-masih-coba-coba/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/08/Expo-Floor-at-AWS-Summit-Jakarta-2026-150x150.jpg150150
Krisis Memori di Industri Teknologi Diprediksi Makin Parah Tahun Depan https://www.91mobiles.com/id/hub/krisis-memori-di-industri-teknologi-diprediksi-makin-parah-tahun-depan/ https://www.91mobiles.com/id/hub/krisis-memori-di-industri-teknologi-diprediksi-makin-parah-tahun-depan/#respond Tue, 04 Aug 2026 05:25:48 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=24264 Krisis kelangkaan komponen memori telah membuat para pelaku industri gadget terpaksa menaikkan harga produk-produknya lantaran biaya produksi menjadi makin mahal. Ke depan, badai tampaknya masih belum mereda.Bukannya membaik, krisis memori malah diprediksi bakal makin parah pada 2027. Pasokan produk-produk memori bakal tetap seret sampai setidaknya 2028.Hal tersebut diutarakan oleh Samsung selaku salah satu pabrikan memori […]

The post Krisis Memori di Industri Teknologi Diprediksi Makin Parah Tahun Depan first appeared on Indonesia Blog.

]]>

Sorotan
  • Bukannya membaik, krisis memori yang tengah berlangsung di dunia teknologi justru diprediksi makin parah pada 2027.
  • Prediksi tersebut disampaikan oleh salah satu pabrikan memori terbesar, Samsung, dalam sebuah earnings call dengan investor.
  • Krisi memori telah mendorong kenaikan beragam perangkat konsumen mulai dari gadget mobile, komponen PC, hingga konsol game. 

Krisis kelangkaan komponen memori telah membuat para pelaku industri gadget terpaksa menaikkan harga produk-produknya lantaran biaya produksi menjadi makin mahal. Ke depan, badai tampaknya masih belum mereda.

Bukannya membaik, krisis memori malah diprediksi bakal makin parah pada 2027. Pasokan produk-produk memori bakal tetap seret sampai setidaknya 2028.

Hal tersebut diutarakan oleh Samsung selaku salah satu pabrikan memori terbesar di dunia, dalam sebuah earnings call yang dilakukan dengan investor setelah merilis laporan keuangan untuk kuartal-II 2026.

Menurut laporan TechCrunch, Samsung memperoleh proyeksi demand dari para pelaku industri data center AI yang selama ini menjadi pemborong produk-produk memori. Tujuannya adalah mengamankan pasokan untuk waktu mendatang.

Angka permintaan yang tinggi memungkinkan Samsung untuk memprioritaskan pelanggan yang bersedia meneken kontrak jangka panjang (pembeli korporat, data center). Samsung pun bisa melakukan pengadaan peralatan baru dan meningkatkan produksi tanpa khawatir demand akan surut.

Apesnya buat konsumen, porsi produksi memori untuk perangkat-perangkat consumer seperti gadget mobile dan PC jadi berkurang sehingga berujung pada kelangkaan. Untuk Samsung, keadaan macam demikian menjadi pedang bermata dua.

Di satu sisi, divisi bisnis semikonduktor Samsung mencatat untung luar biasa, tercatat terbesar sepanjang sejarah pada kuartal-II 2026. Sebaliknya, di sisi lain, divisi bisnis smartphone Samsung terpaksa bergulat dengan harga memori yang makin mahal. Imbasnya, harga jual produk ke konsumen mesti dinaikkan.

Samsung pun tak sendiri karena para pabrikan lain juga telah melakukan langkah serupa untuk menyiasati kelangkaan memori. Bahkan Apple, rival berat Samsung yang dikenal konsisten mempertahankan harga, akhirnya telah melempar handuk dan menaikkan banderol beragam produknya dari iPad hingga Mac.

Di industri PC, kelangkaan memori juga berujung pada harga komponen yang makin mahal. Misalnya, Nvidia dikabarkan bakal mengerek banderol produk-produk GPU consumer dari lini GeForce buatannya hingga 30 persen.

Konsol game pun tak lolos dari jerat kelangkaan. PlayStation 5 edisi digital dan disc sudah naik jutaan rupiah, sementara Microsoft juga mengumumkan bakal menaikkan harga Xbox Series X dan S pada Agustus.

The post Krisis Memori di Industri Teknologi Diprediksi Makin Parah Tahun Depan first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/krisis-memori-di-industri-teknologi-diprediksi-makin-parah-tahun-depan/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/08/chip-memori-150x150.jpg150150
Review Infinix Smart 20: Desain Ramping, Kaya Fitur AI https://www.91mobiles.com/id/hub/review-infinix-smart-20-desain-ramping-kaya-fitur-ai/ https://www.91mobiles.com/id/hub/review-infinix-smart-20-desain-ramping-kaya-fitur-ai/#respond Mon, 13 Jul 2026 08:35:48 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=23259 Spesifikasi UtamaInfinix Smart 20 MediaTek Helio G81 UltimateProsesor6.78 inci (17.22 cm)Menampilkan4.0 Gigabita RAM + 64 GigabitaRAM & Penyimpanan8 MegapikselKamera Utama8 MegapikselKamera Depan5200 mAhBaterai Lihat Spesifikasi Lengkap Infinix Smart 20 Harga Rp. 1.728.970 Pergi Ke Toko Rp. 1.825.000 Pergi Ke Toko Rp. 1.859.000 Pergi Ke Toko Lihat Semua

The post Review Infinix Smart 20: Desain Ramping, Kaya Fitur AI first appeared on Indonesia Blog.

]]>
.perf_test { border-bottom: 1px solid #e0e0e0; padding: 20px 0 20px 0; } .perf_test_wrap { padding: 7px 0 1px; position:relative; } .sortcode-table th:last-child, .sortcode-table td:last-child { border-right: none; } .perf_test_wrap:before { content: ''; background-image: repeating-linear-gradient(to right, #ededed54 0%, #f6f6f6 1px, transparent 1px, transparent 9.6%); position: absolute; left: 12%; top: 0; height: 100%; width: 100%; z-index: 1; } .pref-row { display: flex; align-items: flex-start; justify-content: space-between; background-image: repeating-linear-gradient(to right, black 1px, /* Line color & thickness */ transparent 1px 50px); z-index: 2; position: relative; margin: 3px 0; } .perf-img { flex: 0 0 10%; margin: 1px 10px 0 0; height: 38px; } .td-pb-span12 .perf-img { flex: 0 0 9.5%; } .perf-box { flex: 1; max-width: 100%; overflow: hidden; } .perf-num { flex: 0 0 20%; font-size: 16px; text-align: right; font-weight:normal; line-height: 25px; } .td-pb-span12 .perf-num { flex: 0 0 23%; } .perf-img img { max-width: 100%; border-radius: 0; max-height: 100% } .perf-meter { position: relative; font-size: 14px; font-weight: 400; height:20px; display: flex; align-items: center; } span.pref_meterbar { position: absolute !important; background: #ccc; height: 22px; width: 100%; left: 0; z-index: -1; border-radius: 2px; } .perf-meter span { margin: 9px 0 0; position: relative; width: 100%; padding: 0 6px; white-space: nowrap; text-overflow: ellipsis; overflow: hidden; color:#000000; } .perf-meter.thisphone span:first-child { font-weight: 600; } .thisphone .pref_meterbar { background: #FF9352; } .thisphone .perf-meter { color: #fff; } .perf-val { font-size: 12px; color: #7c7c7c; margin: 2px 0 10px; display: flex; align-items: center; font-weight:normal; } .perf_desc { text-align: center; font-size: 14px; margin-bottom: 30px; margin-bottom: 10px; } .greytxt { font-size: 14px; color: #777; line-height: 18px; display: block; } .perf_test_wrap .sprite-icn { background: url(https://www.91-cdn.com/images/hub/sort-code-widget-sprite.svg); background-repeat: no-repeat; } .sprite-icn.battery { background-position: 0px -16px; width: 19px; height: 15px; display: inline-block; } .sprite-icn.processor { background-position: 1px 1px; width: 19px; height: 17px; display: inline-block; } .sprite-icn.cam { background-position: 0 -31px; width: 19px; height: 11px; display: inline-block; } .perf-num.thisphone { font-weight: bold; } .td-container perf-img { flex: 0 0 8%; } .sortcode-container { width: 100%; overflow: auto; } .sortcode-table { width: 100%; background: #fff; text-align: left; border: solid 1px #e4e0e0; border-bottom: none; border-radius: 8px; border-collapse: unset; overflow: hidden; border-collapse: separate; } .sortcode-table th, .sortcode-table td { border: none; padding: 8px 12px; line-height: 20px; border-bottom: solid 1px #d4d4d4; border-right: solid 1px #d4d4d4; min-width:120px; font-size:16px; } .sortcode-table thead { background-color: #FFECDE; font-weight: bold; height:48px; } .sortcode-table th { text-align: center; font-size: 16px; line-height: 20px; } @media only screen and (min-width : 1025px) { .perf_test { padding-top: 0px; overflow: hidden; } .perf-img { flex: 0 0 10%; margin: -2px 7px 0 0; height: 50px; width: 46px; } .perf-img img { max-height: 100%; max-width: 100%; } .perf-num { flex: 0 0 9%; margin: -2px 0 0 16px; line-height: 25px; } .perf-val { font-size: 14px; margin-top: 7px; } .perf_test_wrap:before { left: 70px; } .td-pb-span12 .perf_test_wrap:before { left: 70px; } span.pref_meterbar{ height: 28px; } .pref-row { margin:13px 50px 0 0; } .perf_test_wrap:before { background-image: repeating-linear-gradient(to right, #ededed87 0%, #f6f6f6 1px, transparent 1px, transparent 9%); margin: 3px 60px 0 0; } .perf_desc { margin-top: 22px; } .perf-meter { font-size: 16px; } .greytxt { font-size: 16px; line-height: 22px; } .td-pb-span12 .perf-img { flex: 0 0 6.3%; margin: -2px 5px 0 0; } .td-pb-span12 .perf-num { flex: 0 0 16%; line-height: 28px; } .sortcode-table th, .sortcode-table td { padding: 12px 12px; } }

Spesifikasi Utama

Infinix Smart 20
MediaTek Helio G81 UltimateProsesor
6.78 inci (17.22 cm)Menampilkan
4.0 Gigabita RAM + 64 GigabitaRAM & Penyimpanan
8 MegapikselKamera Utama
8 MegapikselKamera Depan
5200 mAhBaterai
Lihat Spesifikasi Lengkap
Infinix Smart 20 Harga
Rp. 1.728.970
Pergi Ke Toko
Rp. 1.825.000
Pergi Ke Toko
Rp. 1.859.000
Pergi Ke Toko
Lihat Semua

The post Review Infinix Smart 20: Desain Ramping, Kaya Fitur AI first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/review-infinix-smart-20-desain-ramping-kaya-fitur-ai/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/07/Infinix-Smart-20-review-150x150.png150150
Google Umumkan Googlebook, Laptop AI dengan Gemini Intelligence https://www.91mobiles.com/id/hub/google-umumkan-googlebook-laptop-ai-dengan-gemini-intelligence/ https://www.91mobiles.com/id/hub/google-umumkan-googlebook-laptop-ai-dengan-gemini-intelligence/#respond Thu, 14 May 2026 04:48:07 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21641 Google akhirnya resmi memperkenalkan Googlebook, sebuah lini laptop baru yang mengusung konsep “AI-first”, alias mengedepankan kecerdasan buatan sebagai daya tarik utamanya ketimbang sekadar hadir sebagai sistem operasi pada umumnya. Berbeda dengan Chromebook tradisional, sistem baru ini sepenuhnya digerakkan oleh kecerdasan buatan untuk menghadirkan aplikasi Android terbaik dari Google Play Store ke dalam sistem operasi yang lebih […]

The post Google Umumkan Googlebook, Laptop AI dengan Gemini Intelligence first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Googlebook resmi diumumkan, lini laptop yang mengedepankan kecerdasan buatan sebagai aspek utama.
  • Jajaran laptop ini bakal menjadikan Gemini Intelligence sebagai “otak” utama, memberikan saran kontekstual setiap kali kursor menunjuk sebuah objek di layar. 
  • Nantinya Google bakal menggandeng sejumlah brand besar seperti Acer, Asus, Dell, dan HP untuk memproduksi jajaran Googlebook perdananya. 
  • Googlebook bakal punya ciri khas khusus dalam bentuk “glow bar” dan juga material premium, menjadikannya berbeda dibandingkan Chromebook yang kerap dianggap “laptop murah”.

Google akhirnya resmi memperkenalkan Googlebook, sebuah lini laptop baru yang mengusung konsep “AI-first”, alias mengedepankan kecerdasan buatan sebagai daya tarik utamanya ketimbang sekadar hadir sebagai sistem operasi pada umumnya. 

Berbeda dengan Chromebook tradisional, sistem baru ini sepenuhnya digerakkan oleh kecerdasan buatan untuk menghadirkan aplikasi Android terbaik dari Google Play Store ke dalam sistem operasi yang lebih modern.

Gemini Intelligence jadi “otak” utama

Google menegaskan bahwa inti dari Googlebook adalah serangkaian fitur kecerdasan buatan yang dimuat dalam Gemini Intelligence. Perangkat ini dirancang khusus untuk menempatkan Gemini Intelligence langsung di garda depan antarmuka pengguna (user interface). 

Nantinya, AI ini akan memberikan bantuan yang bersifat personal dan proaktif di mana pun dan kapan pun dibutuhkan. Pengguna tidak lagi sekadar menjalankan perintah, melainkan didampingi asisten cerdas yang lebih mantap dalam memahami konteks. 

Fitur “Magic Pointer” dan widget kustom

Salah satu inovasi paling menarik di jajaran Googlebook adalah fitur “Magic Pointer”, dikembangkan dengan dukungan tim Google DeepMind untuk membawa kemampuan Gemini langsung ke ujung jari pengguna melalui kursor. 

Hanya dengan sedikit gerakan kursor, pengguna akan menerima saran kontekstual secara instan saat menunjuk suatu objek. Google mencontohkan kemudahan ini untuk membandingkan, menggabungkan, atau melihat kecocokan dua gambar yang berbeda secara langsung tanpa harus melakukan proses edit yang rumit. Pengguna juga dapat mengubah tanggal di dalam e-mail menjadi jadwal pertemuan di kalender secara otomatis. 

Tidak berhenti di situ, pengguna kini dapat membuat widget sendiri hanya dengan mengetikkan perintah (prompt) sederhana. Gemini akan menelusuri internet atau menyambungkan data dari Gmail dan Kalender untuk membangun dasbor pribadi yang unik untuk setiap penggunanya. 

Desain premium dengan “Glow Bar” ikonik

Untuk urusan perangkat keras, Google menggandeng pemain besar seperti Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo untuk memproduksi jajaran produk perdana Googlebook. 

Berbeda dengan citra Chromebook yang sering dianggap “laptop murah”, Googlebook bakal tampil dengan material premium dan berbagai pilihan desain. Sebagai ciri khasnya, nanti akan ada “glow bar”, sebuah bilah cahaya estetik yang tak hanya menampilkan indikator fungsional melainkan sebagai elemen visual yang estetik yang membedakannya dengan laptop lain kebanyakan. 

Sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari Firstpost, jajaran Googlebook dipastikan bakal mulai tersedia pada musim gugur tahun ini. Jika merujuk pada kalender musim di AS, tempat markas Google berada, musim gugur biasanya berlangsung mulai akhir September hingga akhir Desember. 

The post Google Umumkan Googlebook, Laptop AI dengan Gemini Intelligence first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/google-umumkan-googlebook-laptop-ai-dengan-gemini-intelligence/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/05/googlebook-150x150.jpg150150
Google Perkenalkan Fitur AI Gemini Intelligence, Hadir Perdana di Samsung Galaxy S26 https://www.91mobiles.com/id/hub/google-perkenalkan-fitur-ai-gemini-intelligence-hadir-perdana-di-samsung-galaxy-s26/ https://www.91mobiles.com/id/hub/google-perkenalkan-fitur-ai-gemini-intelligence-hadir-perdana-di-samsung-galaxy-s26/#respond Thu, 14 May 2026 02:19:07 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21622 Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence, sebuah rangkaian fitur kecerdasan buatan (AI) proaktif terbaru untuk sistem operasi Android dalam ajang Android Show 2026. Teknologi ini diklaim bakal mengubah peran Android dari yang semula hanya sistem operasi biasa menjadi sistem kecerdasan (intelligence system) yang mampu membantu aktivitas sehari-hari secara otomatis. Kehadiran Gemini Intelligence ini dipastikan bakal menyambangi jajaran […]

The post Google Perkenalkan Fitur AI Gemini Intelligence, Hadir Perdana di Samsung Galaxy S26 first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence untuk mengubah sistem operasi Android menjadi sebuah sistem kecerdasan, mampu membuat sejumlah aktivitas harian pengguna menjadi otomatis.
  • Gemini Intelligence bakal tersedia secara perdana untuk beberapa HP flagship yakni Samsung Galaxy S26 dan Google Pixel 10 series
  • Beberapa fitur yang diperkenalkannya meliputi Rambler untuk mengubah percakapan menjadi teks yang lebih formal, Create My Widget untuk membuat widget kustom, serta Google Chrome yang lebih cerdas. 

Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence, sebuah rangkaian fitur kecerdasan buatan (AI) proaktif terbaru untuk sistem operasi Android dalam ajang Android Show 2026. Teknologi ini diklaim bakal mengubah peran Android dari yang semula hanya sistem operasi biasa menjadi sistem kecerdasan (intelligence system) yang mampu membantu aktivitas sehari-hari secara otomatis. 

Kehadiran Gemini Intelligence ini dipastikan bakal menyambangi jajaran ponsel flagship terbaru, termasuk Samsung Galaxy S26 series dan Google Pixel 10 pada musim panas tahun ini (Juni-Agustus 2026). 

Berikut ini adalah deretan fitur canggih Gemini Intelligence yang dirangkum 91Mobiles Indonesia dari laman resmi Google dan GSM Arena

Otomatisasi tugas multi-langkah

Otomatisasi beberapa langkah tanpa harus dilakukan secara manual.
Otomatisasi beberapa langkah tanpa harus dilakukan secara manual.

Salah satu keunggulan utama Gemini Intelligence adalah kemampuannya mengotomatiskan tugas-tugas membosankan yang melibatkan banyak langkah. Pengguna kini dapat meminta Gemini untuk menyelesaikan urusan logistik tanpa harus berpindah-pindah aplikasi secara manual. 

Misalnya, Gemini bisa diperintahkan untuk mencari jadwal olahraga di Gmail, lalu secara otomatis memasukkan perlengkapan yang dibutuhkan ke dalam keranjang belanja. Gemini juga dapat mengenali konteks gambar di layar, pengguna cukup menekan lama tombol daya saat membuka catatan daftar belanja dan Gemini akan langsung menyusun keranjang belanja di aplikasi pengiriman makanan.

Bahkan, jika pengguna melihat brosur wisata di lobi hotel, mereka cukup memotretnya dan meminta Gemini untuk mencarikan rencana tur di aplikasi ketiga seperti Expedia. Pengguna pun juga bisa menambahkan detail dalam perintah, misalnya seperti akomodasi untuk jumlah orang yang diinginkan.

Rambler, mengubah ucapan terbata-bata menjadi teks formal

Ramblr dapat mengubah percakapan terbata-bata menjadi teks yang lebih rapi.
Ramblr dapat mengubah percakapan terbata-bata menjadi teks yang lebih rapi.

Google juga memperkenalkan fitur bernama Rambler pada keyboard Gboard. Fitur ini dirancang khusus agar percakapan alami manusia yang sering kali tidak teratur dapat diubah menjadi teks formal. 

Meskipun ada imbuhan seperti “um” atau “ah” di dalam percakapan, aplikasi tetap mampu mengubah percakapan tersebut menjadi pesan teks yang ringkas dan profesional.

Menariknya lagi, fitur ini mendukung penggunaan beberapa bahasa sekaligus, sehingga mampu memahami konteks meskipun pengguna mencampur bahasa Inggris dengan bahasa lainnya dalam satu kalimat. 

Create My Widget dan desain baru yang lebih nyaman

Tampilan antarmuka saat membuat kustom widget menggunakan perintah suara.
Tampilan antarmuka saat membuat kustom widget menggunakan perintah suara.

Sistem kecerdasan Gemini tersebut juga merambah ke aspek visual melalui fitur Create My Widget. Pengguna kini dapat membuat widget kustom dengan hanya memberikan perintah teks atau perintah suara. 

Sebagai contoh, pengguna dapat meminta Gemini membuatkan dasbor khusus yang menampikan tiga resep makanan tinggi protein setiap minggu, atau widget cuaca yang hanya menonjolkan informasi kecepatan angin dan hujan bagi para pesepeda. 

Secara visual, Gemini Intelligence hadir dengan bahasa desain yang diperbarui berdasarkan Material 3 Expressive. Sistem ini dirancang agar lebih fungsional, serta menampilkan animasi yang minim distraksi supaya pengguna bisa tetap fokus pada tugas yang sedang dikerjakan. 

Browsing dan Autofill yang lebih cerdas

Autofill kini dapat mengisi kolom formulir secara otomatis menggunakan informasi yang diambil dari aplikasi lain yang terhubung.
Autofill kini dapat mengisi kolom formulir secara otomatis menggunakan informasi yang diambil dari aplikasi lain yang terhubung.

Di peramban Google Chrome, Gemini akan bertindak sebagai asisten riset yang mampu meringkas dan membandingkan konten di internet. Fitur Auto Browse bahkan bisa membantu pengguna melakukan reservasi janji pertemuan atau tempat parkir secara mandiri. 

Selain itu, fitur Autofill dari Google kini berevolusi menggunakan Personal Intelligence untuk mengisi kolom teks yang rumit di berbagai aplikasi secara instan, yakni dengan mengambil informasi relevan dari aplikasi yang terhubung. Fitur ini bersifat opsional (opt-in) sehingga pengguna memegang kendali penuh untuk mengaktifkannya via menu pengaturan. 

Kapan Gemini Intelligence tersedia?

Fitur Gemini Intelligence ini akan digulirkan secara bertahap mulai musim panas 2026 (berlangsung antara Juni-Agustus) untuk perangkat Samsung Galaxy S26 dan Google Pixel 10. 

Setelah itu, Google berencana memperluas ketersediaan fitur ini ke berbagai perangkat Android lainnya, termasuk jam tangan pintar (Wear OS), sistem di mobil, kacamata pintar, hingga laptop pada akhir tahun 2026. 

The post Google Perkenalkan Fitur AI Gemini Intelligence, Hadir Perdana di Samsung Galaxy S26 first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/google-perkenalkan-fitur-ai-gemini-intelligence-hadir-perdana-di-samsung-galaxy-s26/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/05/Bento_Blog_header-_5.6.26_.width-1600.format-webp-150x150.jpg150150
Ternyata Ini 5 Fitur AI Galaxy S26 Series yang Paling Digemari Pengguna https://www.91mobiles.com/id/hub/ternyata-ini-5-fitur-ai-galaxy-s26-series-yang-paling-digemari-pengguna/ https://www.91mobiles.com/id/hub/ternyata-ini-5-fitur-ai-galaxy-s26-series-yang-paling-digemari-pengguna/#respond Wed, 06 May 2026 09:26:14 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=21410 Samsung dikenal sebagai pelopor fitur-fitur kecerdasan buatan di ponsel yang pertama kali diperkenalkan lewat Galaxy AI pada lini smartphone Galaxy S24 keluaran tahun 2024. Jumlah dan fungsinya terus dikembangkan hingga kini.Pada Galaxy S26 Series yang menjadi jajaran flagship terbaru dari Samsung, jumlah fitur AI sudah meningkat menjadi 47 buah, dari sebelumnya hanya sekitar 20-an di […]

The post Ternyata Ini 5 Fitur AI Galaxy S26 Series yang Paling Digemari Pengguna first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Samsung mengungkap 5 fitur AI di Galaxy S26 Series yang paling banyak dipakai oleh para penggunanya.
  • Sebanyak 97 persen pemilik Galaxy S26 Series aktif menggunakan fitur AI.
  • Galaxy S26 Series kini dibekali dengan 47 fitur AI. 

Samsung dikenal sebagai pelopor fitur-fitur kecerdasan buatan di ponsel yang pertama kali diperkenalkan lewat Galaxy AI pada lini smartphone Galaxy S24 keluaran tahun 2024. Jumlah dan fungsinya terus dikembangkan hingga kini.

Pada Galaxy S26 Series yang menjadi jajaran flagship terbaru dari Samsung, jumlah fitur AI sudah meningkat menjadi 47 buah, dari sebelumnya hanya sekitar 20-an di Galaxy S24 Series. Dari angka sebanyak itu, kira-kira mana saja yang paling digemari?

Dalam workshop #You&AICan yang digelar di Hanoi, Vietnam (5/5/2026), MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan mengungkap 5 fitur AI di Galaxy S26 Series yang paling banyak dipakai penggunanya, berdasarkan data internal dari pihak Samsung.

1. Circle to Search

Meskipun sebenarnya berasal dari Google, fitur yang satu ini pertama kali diperkenalkan lewat Galaxy S24 Series pada awal 2026. Circle to Search (CTS) memungkinkan pengguna ponsel untuk melakukan pencarian terhadap benda apapun yang ditampilkan di layar dengan cara melingkarinya.

Misalnya, apabila sedang scrolling medsos lalu menemukan foto orang dengan sepatu menarik, pengguna cukup menjalankan CTS, lalu melingkari (circle) sepatu tersebut. Sepatu kemudian akan dikenali secara otomatis dicari informasi lengkapnya dengan Google Search. Hingga merek, tipe, dan harga sepatu bisa ditampilkan dari hasil pencarian.

Di Galaxy S26 Series, CTS dipercanggh sehingga mengerti konteks. Cukup dengan melingkari keseluruhan subyek manusia, barang-barang yang dikenakannya akan langsung dikenali secara individual mulai dari topi, baju, hingga alas kaki. Circle to Search menempati urutan pertama sebagai fitur AI Galaxy S26 Ultra yang paling banyak dipakai.

2. Gemini

Galaxy S26 Series mengintegrasikan penuh LLM Google Gemini dengan Galaxy AI sehingga bisa digunakan di berbagai skenario terkait produktivitas dan kreativitas. Selain melalui aplikasi pre-installed yang sudah siap digunakan, Gemini bisa dipanggil dengan menekan dan menahan tombol daya di sisi kanan perangkat.

Di Galaxy S26, Gemini antara lain dapat menganalisa konten yang ditampilkan di layar dan meringkasnya, seperti artikel, email, atau gambar. Gemini juga bisa menjalankan kamera dan mengambil foto agar pengguna dapat langsung bertanya mengenai sesuatu yang ada di sekitar, misalnya obyek tertentu.

Selain itu, Gemini mampu diminta melakukan perintah yang mengharuskan aplikasi lain dibuka, seperti mencari jalan ke suatu tempat lewat Google Maps atau mengakses website lewat browser. Gemini duduk di posisi kedua untuk fitur Galaxy S26 yang paling banyak digunakan.

3. Photo Assist

Pengguna smartphone Samsung Galaxy pasti sudah familiar dengan fitur yang satu ini. Photo Assist dapat dengan mudah diakses ketika membuka foto di galeri. Ada sejumlah fungsi yang dihadirkan, seperti Object Erase untuk menghapus orang lain atau benda yang tidak diinginkan dari dalam foto, hingga Generative Edit untuk memindahkan obyek dan mengisi kekosongannya.

Semenjak pertama kali diperkenalkan di Galaxy S24 Series, kemampuan Photo Assist kini telah meningkat sehingga menjadi lebih canggih. Pengguna kini bisa memanipulasi foto dengan prompt sehingga sangat mudah, misalnya memberi perintah “ubah warna langit menjadi biru”.



Setelahnya, pengguna bisa memodifikasi gambar lebih lanjut dengan memberikan prompt kedua, ketiga, dan seterusnya. Hasil oprekan Photo Assist pun kini menjadi lebih rapi dan meyakinkan, mulai dari sekadar object removal hingga prompting berkali-kali. Photo Asisst merupakan fitur AI Galaxy S26 Series yang ketiga terbanyak dipakai.

4 Audio Eraser

Pertama kali diperkenalkan di Galaxy S25 Series, Audio Eraser merupakan fitur di editor video bawaan dari Samsung (bisa diakses lewat galeri) yang memungkinkan pengguna menghapus suara tak diinginkan dari rekaman video.

Dengan bantuan AI, Audio Eraser secara otomatis menganalisis audio dan memberikan slider untuk mengecilkan volume atau menghilangkan jenis suara tertentu dari video, seperti suara bising di latar belakang atau musik ambient. Hasilnya, suara vokal manusia di dalam video bisa lebih jelas dan jernih terdengar.

Audio Eraser kembali dihadirkan di Galaxy S26 Series. Tool ini menempati urutan keempat dalam hal fitur AI paling populer di kalangan pengguna.

5. Now Brief

Bersama dengan tollbar Now Bar yang memberikan akses cepat ke berbagai tool dan informasi relevan untuk pengguna, Now Brief menggunakan AI untuk menyajikan insight berisi ringkasan informasi personal seperti kesehatan, rekomendasi koten, agenda, hingga prediksi cuaca pada hari tersebut.

Fungsinya seperti asisten pribadi yang mengoptimalkan produktivitas pengguna agar lebih cepat dan efisien. Informasi yang ditampilkan bisa berasal dari aplikasi Samsung sendiri atau aplikasi pihak ketiga.

Now Brief tersedia untuk ponsel-ponsel Samsung yang menjalankan sistem operasi OneUI 7 atau lebih baru, termasuk lini Galaxy S26. Aksesnya bisa dilakukan lewat lock screen, widget, atau Edge Panel. Now Brief memungkasi daftar 5 fitur AI yang paling banyak digunakan di Galaxy S26 Series.

The post Ternyata Ini 5 Fitur AI Galaxy S26 Series yang Paling Digemari Pengguna first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/ternyata-ini-5-fitur-ai-galaxy-s26-series-yang-paling-digemari-pengguna/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/05/20260505_2229021-150x150.jpg150150
Tablet Xiaomi Pad 8 Hadir dengan PC-Level WPS Office, Begini Kemampuannya https://www.91mobiles.com/id/hub/tablet-xiaomi-pad-8-hadir-dengan-pc-level-wps-office-begini-kemampuannya/ https://www.91mobiles.com/id/hub/tablet-xiaomi-pad-8-hadir-dengan-pc-level-wps-office-begini-kemampuannya/#respond Sat, 14 Mar 2026 03:51:33 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=20167 Xiaomi telah meresmikan kehadiran jajaran tablet terbarunya, Xiaomi Pad 8 Series, di Indonesia dalam acara peluncuran yang digelar beberapa waktu lalu. Lini perangkat yang terdiri dari Xiaomi Pad 8 dan Xiaomi Pad 8 Pro ini antara lain mengunggulkan aspek produktivitas dengan aksesori pendamping stylus Focus Pen dan Focus Keyboard. Selain itu, Xiaomi Pad 8 Series […]

The post Tablet Xiaomi Pad 8 Hadir dengan PC-Level WPS Office, Begini Kemampuannya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • Jajaran tablet terbaru dari Xiaomi di Indonesia terdiri dari Xiaomi Pad 8 dan Pad 8 Pro.
  • Xiaomi Pad 8 Series diklaim sebagai tablet Android pertama dengan layanan Google yang mendukung PC-Level WPS Office sehingga memberikan pengalaman bekerja mendekati laptop.
  • Aplikasi ini mencakup WPS Docs, WPS Slides, WPS Sheets, hingga WPS PDF, yang kompatibel dengan berbagai format dokumen seperti Microsoft Office, Google Docs, dan Adobe PDF.

Xiaomi telah meresmikan kehadiran jajaran tablet terbarunya, Xiaomi Pad 8 Series, di Indonesia dalam acara peluncuran yang digelar beberapa waktu lalu. Lini perangkat yang terdiri dari Xiaomi Pad 8 dan Xiaomi Pad 8 Pro ini antara lain mengunggulkan aspek produktivitas dengan aksesori pendamping stylus Focus Pen dan Focus Keyboard.

Selain itu, Xiaomi Pad 8 Series diklaim merupakan tablet Android pertama dengan layanan Google yang mendukung rangkaian aplikasi PC-level WPS Office sehingga memberikan pengalaman bekerja yang mendekati laptop.

“Dengan dukungan PC-level WPS Office, kemampuan AI canggih, serta performa flagship, tablet ini memberikan pengalaman kerja yang lengkap dalam satu perangkat premium dengan value yang sangat kompetitif,” ujar Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia.

Melalui Xiaomi Pad 8 Series, pengguna dapat mengakses WPS Office versi PC-level, sehingga proses membuat dokumen, presentasi, hingga mengolah spreadsheet terasa lebih familiar seperti di laptop. Aplikasi ini mencakup WPS Docs, WPS Slides, WPS Sheets, hingga WPS PDF, yang kompatibel dengan berbagai format dokumen populer seperti Microsoft Office, Google Docs, maupun Adobe PDF.

Dengan dukungan sistem operasi Xiaomi HyperOS 3, pengalaman multitasking juga semakin mendekati PC. Pengguna dapat membuka beberapa aplikasi sekaligus dengan layout split-screen yang fleksibel, mulai dari vertikal hingga horizontal. Sebagai contoh, pengguna bisa membandingkan dua dokumen sekaligus, menyunting presentasi sambil membuka referensi di browser, atau mengerjakan laporan sambil mengikuti meeting online dalam satu layar.

AI untuk mempermudah dan mempercepat proses bekerja

Tablet Xiaomi Pad 8 Hadir dengan PC-Level WPS Office, Begini Kemampuannya
Angga Dwimas Sasongko, sutradara dan CEO Visinema.

Selain kemampuan produktivitas berbasis PC-level software, Xiaomi Pad 8 Series juga dilengkapi dengan Xiaomi HyperAI, platform AI generatif yang dirancang untuk membantu pengguna bekerja lebih cepat dan efisien. Platform ini menggabungkan kemampuan AI Xiaomi dengan Gemini dari Google, sehingga mampu membantu berbagai aktivitas profesional sehari-hari.

Beberapa fitur yang tersedia antara lain:

  • AI Writing untuk membantu menulis dokumen, merangkum artikel, atau memperbaiki tata bahasa email secara otomatis
  • AI Speech Recognition yang dapat membuat transkrip meeting secara akurat
  • AI Interpreter yang memungkinkan terjemahan real-time dalam berbagai situasi komunikasi

Bagi pekerja kreatif, fitur AI juga membuka peluang baru untuk eksplorasi ide. Menurut Angga Sasongko, teknologi AI dapat membantu mempercepat proses kreatif tanpa mengurangi kualitas ide.

Misalnya, seperti yang dituturkan sutradara sekaligus CEO Visinema, Angga Sasongko, yang sering berhadapan dengan dokumen panjang dalam proses pembuatan film, mulai dari riset cerita hingga revisi skenario.

“Fitur AI yang bisa merangkum dokumen membantu saya memahami inti informasi dengan cepat, sehingga saya bisa langsung fokus pada keputusan kreatif,” ujar Angga.

Kinerja mumpuni, resolusi dan refresh rate tinggi

Agar dapat menjalankan berbagai aplikasi produktivitas secara optimal, Xiaomi Pad 8 Series dibekali performa yang dirancang untuk multitasking intensif. Tablet ini mampu menangani berbagai aktivitas sekaligus, mulai dari mengedit dokumen besar, membuka banyak tab browser, hingga mengolah konten visual, dengan respons yang tetap cepat dan stabil.

Dukungan baterai 9.200 mAh juga memastikan perangkat dapat digunakan sepanjang hari tanpa perlu khawatir kehabisan daya saat bekerja di luar kantor. Dengan desain yang hanya 5,75 mm dan bobot sekitar 485 gram, Xiaomi Pad 8 Series disebut tetap nyaman dibawa bepergian.

Layarnya yang berukuran 11,2 inci memiliki tampilan tajam dengan resolusi 3,2K (3.200 x 2.136 piksel) dengan aspect ratio 3:2 yang lebih optimal untuk membaca dokumen maupun bekerja dengan berbagai aplikasi produktivitas.

Refresh rate 144 Hz juga memberikan pengalaman visual yang lebih halus, baik saat scrolling dokumen panjang, melakukan editing desain, maupun menonton konten referensi. Bagi pengguna kreatif, Xiaomi juga menghadirkan Focus Pen Pro, stylus dengan latency sangat rendah yang memungkinkan pengalaman menulis dan menggambar terasa natural seperti di atas kertas.

The post Tablet Xiaomi Pad 8 Hadir dengan PC-Level WPS Office, Begini Kemampuannya first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/tablet-xiaomi-pad-8-hadir-dengan-pc-level-wps-office-begini-kemampuannya/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/03/Xiaomi-Pad-8-Series-PC-Level-WPS-Office-150x150.jpg150150
MediaTek dan Oppo Dorong Pengolahan AI on-Device di Smartphone https://www.91mobiles.com/id/hub/mediatek-dan-oppo-dorong-pengolahan-ai-on-device-di-smartphone/ https://www.91mobiles.com/id/hub/mediatek-dan-oppo-dorong-pengolahan-ai-on-device-di-smartphone/#respond Thu, 05 Mar 2026 14:41:27 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=19865 Lewat sesi keynote yang digelar pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol (4/3/2025), MediaTek menggarisbawahi kemampuan chipset Dimensity 9500 buatannya dalam menangani pengolahan-pengolahan fitur AI secara on device alias langsung di perangkat.Salah satu pabrikan gadget mitra MediaTek yang sudah menerapkan hal tersebut secara intensif di perangkatnya adalah Oppo lewat ponsel flagship Find […]

The post MediaTek dan Oppo Dorong Pengolahan AI on-Device di Smartphone first appeared on Indonesia Blog.

]]>
Sorotan
  • MediaTek menggarisbawahi kemampuan pengolahan AI secara on-device di chipset Dimensity buatannya.
  • Salah satu mitra MediaTek, Oppo, bakal lebih jauh menerapkan pengolahan AI secara on-device lewat update OS yang akan disalurkan.
  • Pengolahan AI secara on-device diklaim bisa menghasilkan peningkatan dibanding processing via cloud.

Lewat sesi keynote yang digelar pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol (4/3/2025), MediaTek menggarisbawahi kemampuan chipset Dimensity 9500 buatannya dalam menangani pengolahan-pengolahan fitur AI secara on device alias langsung di perangkat.

Salah satu pabrikan gadget mitra MediaTek yang sudah menerapkan hal tersebut secara intensif di perangkatnya adalah Oppo lewat ponsel flagship Find X9 Series. Fitur AI di ponsel Oppo seperti AI Translate dan AI Portrait Glow kini telah dikembangkan lebih lanjut agar bisa berjalan secara on-device.

“Aneka fitur AI ini akan sepenuhnya berjalan on-device lewat update ColorOS berikutnya,” ujar Presiden Oppo Research Institute, Jason Liao, saat berbicara di panggung acara yang ikut dihadiri oleh 91mobiles Indonesia tersebut.

Dibandingkan pengolahan via cloud, fitur AI Translate yang berjalan secara on-device diklaim menghasilkan peningkatan akurasi hingga 15 persen sambil mempertahankan penerjemahan multi-bahasa yang menjadi selalu tersedia bahkan ketika tidak ada koneksi internet.

MediaTek dan Oppo Dorong Pengolahan AI On-device di Smartphone
oplus_137363458



Begitu pula dengan AI Portrait Glow, fitur untuk meningkatkan kualitas foto portrait yang diambil di kondisi pencahayaan sulit. Dengan menganalisa dan merekonstruksi iluminasi dalam sebuah scene, penampilan gambar dalam situasi low-light atau backlit bisa dibuat menjadi lebih bagus sekaligus tetap natural.

Menurut SVP MediaTek JS Hsu, chipset Dimensity 9500 yang tertanam di Oppo Find X9 Series bisa menjalankan pengolahan on-device AI dengan kencang dan efisien berkat arsitektur dual-NPU. Dibandingkan generasi sebelumnya, NPU Dimensity 9500 memberikan kinerja yang jauh lebih tinggi sementara konsumsi dayanya justru terpangkas sebesar 42 persen.

“Dengan demikian, Anda bisa selalu menggunakan fitur-fitur AI di smartphone tanpa harus mengkhawatirkan baterai,” ujar Hsu. “Performa flagship sekarang baru awalnya saja seiring dengan pergeseran kita ke era AI. On-device AI bakal menjadi andalan kami di smartphone generasi berikutnya.”

The post MediaTek dan Oppo Dorong Pengolahan AI on-Device di Smartphone first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/mediatek-dan-oppo-dorong-pengolahan-ai-on-device-di-smartphone/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/03/Oppo2-150x150.jpg150150
Memotret dengan HP Lipat Motorola Razr Fold, Hasilnya Bikin Kaget https://www.91mobiles.com/id/hub/memotret-dengan-hp-lipat-motorola-razr-fold-hasilnya-bikin-kaget/ https://www.91mobiles.com/id/hub/memotret-dengan-hp-lipat-motorola-razr-fold-hasilnya-bikin-kaget/#respond Tue, 03 Mar 2026 01:02:34 +0000 https://www.91mobiles.com/id/hub/?p=19730 HP lipat biasanya punya kamera yang tak secanggih smartphone flagship sehingga kurang bisa diandalkan. Motorola agaknya hendak mengubah anggapan tersebut lewat produk foldable book style pertamanya, Razr Fold.Selain berbodi ramping dan memiliki ketahanan tinggi, fokus lain dari perangkat ini adalah kemampuan fotografinya lewat penerapan rangkaian kamera mumpuni. Terdapat lima buah kamera yang terdiri dari dua […]

The post Memotret dengan HP Lipat Motorola Razr Fold, Hasilnya Bikin Kaget first appeared on Indonesia Blog.

]]>

HP lipat biasanya punya kamera yang tak secanggih smartphone flagship sehingga kurang bisa diandalkan. Motorola agaknya hendak mengubah anggapan tersebut lewat produk foldable book style pertamanya, Razr Fold.

Selain berbodi ramping dan memiliki ketahanan tinggi, fokus lain dari perangkat ini adalah kemampuan fotografinya lewat penerapan rangkaian kamera mumpuni. Terdapat lima buah kamera yang terdiri dari dua kamera depan (masing-masing di layar utama bagian dalam dan layar luar) serta tiga kamera belakang.

Kamera Motorola Razr Fold, terbaik untuk HP lipat

Head of Global Product Marketing Motorola Mobility Nicole Hagen mengatakan bahwa aspek kamera di Razr Fold mendapat penekanan khusus dari Motorola. Dia menjelaskan bahwa Motorola bermitra dengan DxOMark, perusahaan digital imaging terkenal yang banyak menjadi acuan kualitas kamera, untuk menguji Razr Fold.

“Hasilnya, kamera Razr Fold berhasil memperoleh pengakuan Gold Label dari DxOMark dengan skor sebesar 164 poin. Itu merupakan yang terbaik untuk perangkat foldable serta masuk urutan 10 besar smartphone terbaik,” ujar Hagen dalam acara press briefing Motorola di Barcelona, Spanyol, Minggu (1/3/2026).

Memotret dengan HP Lipat Motorola Razr Fold, Hasilnya Bikin Kaget
Rangkaian kamera belakang Motorola Razr Fold.

Kamera utama Motorola Razr Fold menggunakan sensor Sony Lytia 828 berukuran 1/1,28 inci (f/1.6, OIS), sedangkan kamera telephoto dibekali sensor Sony Lytia 600 50 MP dengan lensa periskop berjangakuan zoom optis 3x (f/2.4, OIS) yang diklaim mampu melakukan lossless zoom hingga 6x.

Kamera ultrawide beresolusi 50 MP dengan lensa berbidang pandang 122 derajat (f/2.0) sehingga lebih lebar dari kebanyakan ponsel Android. Adapun dua kamera depan berbeda resolusi, yakni 20 MP (f/2.4) untuk kamera di layar utama dan 32 MP (f/2.4) untuk kamera di cover screen.

Hasil foto Motorola Razr Fold yang bikin kaget

Kebetulan, 91mobiles Indonesia ikut hadir dalam acara press briefing Motorola di Barcelona dan sempat menjajal kameranya barang sejenak. Kami membidik gereja terkenal Sagrada Familia yang tampak di kejauhan dari lokasi acara di sebuah gedung bertingkat.

Aplikasi kamera di Razr Fold menyediakan tingkat zoom default 0,5x; 1x; 2x (pembesaran dari kamera utama); 3x; dan 6x (pembesaran dari kamera telephoto. Itu saja sudah memberikan rentang jangkauan yang luas, tapi Motorola tetap menyediakan digital zoom hingga 100x.

Terdapat fitur jendela framing assist dan stabilisasi yang membantu membidik obyek jauh di tingkat zoom sangat tinggi. Tampilan viewfinder memberikan preview gambar yang sangat buram seperti bisa.

Namun, yang bikin kaget, begitu membuka foto jepretan di zoom tinggi lewat aplikasi galeri, tiba-tiba gambar buram tadi berubah menjadi tajam dengan detil yang sangat kaya untuk ukuran zoom 100x. Bedanya sangat jauh dari sebelumnya, seperti bisa dilihat dalam beberapa contoh di artikel ini.

Memotret dengan HP Lipat Motorola Razr Fold, Hasilnya Bikin Kaget
Tampilan aplikasi kamera dalam kondisi default (kiri) dan zoom 100x dengan jendela frame assist (tengah), serta hasil fotonya setelah direkonstruksi oleh AI.

Rahasianya adalah rekonstruksi gambar dengan AI yang dilakukan oleh ponsel setelah gambar dijepret. Ponsel-ponsel flagship modern lain seperti Oppo Find X9 Pro dan Vivo X300 Pro sebenarnya sudah menerapkan hal serupa, tapi implementasi di Razr Fold agaknya lebih baik karena lebih tajam dan detil.

Meskipun, masih ada kekurangan seperti hasil yang cenderung tampak seperti lukisan cat air dan sulit untuk memverifikasi apakah foto hasil rekonstruksi AI memang sesuai dengan aslinya atau tidak.

Memotret dengan HP Lipat Motorola Razr Fold, Hasilnya Bikin Kaget
Tampilan aplikasi kamera Razr Fold di tingkat zoom 100x (kiri), gambar jepretannya di galeri sebelum rekonstruksi AI (tengah) dan setelahnya.

Kendati demikian, upaya Motorola mengoptimalkan kamera Razr Fold patut diapresiasi. Bersama dengan produk-produk lain seperti Honor Magic V6 yang juga baru diperkenalkan di Barcelona, agaknya Razr Fold membuktikan bahwa kamera HP lipat kini tak bisa dipandang sebelah mata.

The post Memotret dengan HP Lipat Motorola Razr Fold, Hasilnya Bikin Kaget first appeared on Indonesia Blog.

]]>
https://www.91mobiles.com/id/hub/memotret-dengan-hp-lipat-motorola-razr-fold-hasilnya-bikin-kaget/feed/ 0 https://static.hub.91mobiles.com/multisite/wp-content/uploads/sites/6/2026/03/motorola_razr_fold_camera_featured-150x150.jpg150150