
Lewat sesi keynote yang digelar pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol (4/3/2025), MediaTek menggarisbawahi kemampuan chipset Dimensity 9500 buatannya dalam menangani pengolahan-pengolahan fitur AI secara on device alias langsung di perangkat.
Salah satu pabrikan gadget mitra MediaTek yang sudah menerapkan hal tersebut secara intensif di perangkatnya adalah Oppo lewat ponsel flagship Find X9 Series. Fitur AI di ponsel Oppo seperti AI Translate dan AI Portrait Glow kini telah dikembangkan lebih lanjut agar bisa berjalan secara on-device.
“Aneka fitur AI ini akan sepenuhnya berjalan on-device lewat update ColorOS berikutnya,” ujar Presiden Oppo Research Institute, Jason Liao, saat berbicara di panggung acara yang ikut dihadiri oleh 91mobiles Indonesia tersebut.
Dibandingkan pengolahan via cloud, fitur AI Translate yang berjalan secara on-device diklaim menghasilkan peningkatan akurasi hingga 15 persen sambil mempertahankan penerjemahan multi-bahasa yang menjadi selalu tersedia bahkan ketika tidak ada koneksi internet.

Begitu pula dengan AI Portrait Glow, fitur untuk meningkatkan kualitas foto portrait yang diambil di kondisi pencahayaan sulit. Dengan menganalisa dan merekonstruksi iluminasi dalam sebuah scene, penampilan gambar dalam situasi low-light atau backlit bisa dibuat menjadi lebih bagus sekaligus tetap natural.
Menurut SVP MediaTek JS Hsu, chipset Dimensity 9500 yang tertanam di Oppo Find X9 Series bisa menjalankan pengolahan on-device AI dengan kencang dan efisien berkat arsitektur dual-NPU. Dibandingkan generasi sebelumnya, NPU Dimensity 9500 memberikan kinerja yang jauh lebih tinggi sementara konsumsi dayanya justru terpangkas sebesar 42 persen.
“Dengan demikian, Anda bisa selalu menggunakan fitur-fitur AI di smartphone tanpa harus mengkhawatirkan baterai,” ujar Hsu. “Performa flagship sekarang baru awalnya saja seiring dengan pergeseran kita ke era AI. On-device AI bakal menjadi andalan kami di smartphone generasi berikutnya.”










