
Redmi Note 15 Pro dan Pro Plus resmi diumumkan di Indonesia pada 22 Januari lalu, dengan penjualan yang dijadwalkan pada 30 Januari mendatang. Keduanya sama-sama merupakan HP tangguh dengan kamera utama 200 MP. Meski begitu, keduanya punya fokus yang sedikit berbeda, kendati punya tampilan desain belakang yang sulit dibedakan.
Walaupun varian Pro lebih murah, ponsel ini punya ketahanan bodi yang sama dengan Pro Plus. Keduanya bahkan sempat diujikan menyelam di sebuah akuarium berisikan ikan-ikan. Xiaomi mengklaim dua ponsel ini dapat bertahan di rendaman air sedalam 2 meter selama 24 jam.
Lantas, jika sama-sama tangguh, apa yang membuat varian Pro Plus istimewa ketimbang Pro? Untuk menjawabnya, simak poin-poin perbandingan Redmi Note 15 Pro dan Pro Plus berikut ini.
Table of Contents
Redmi Note 15 Pro series memang agak berbeda dibandingkan Redmi Note 15 4G dan 5G yang dibanderol mulai Rp 2 jutaan. Dengan spesifikasi yang lebih canggih, Anda setidaknya perlu mengeluarkan dana Rp 4,7 juta untuk membeli Redmi Note 15 Pro dan Rp 6 juta untuk membawa pulang Pro Plus.
Jika ingin menghemat budget, varian Pro yang Rp 1,3 juta lebih murah mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, kendati lebih mahal, versi Pro Plus turut menyediakan dapur pacu yang lebih andal sekaligus pengisian daya yang jauh lebih ngebut.
| Varian | Redmi Note 15 Pro | Redmi Note 15 Pro Plus |
| RAM 8 GB/ 256 GB | Rp 4.699.000 | Rp 5.599.000 |
| RAM 12 GB/ 512 GB | Rp 5.999.000 | Rp 6.799.000 |
Pengguna yang ingin merasakan performa paling kuat untuk gaming sebaiknya memilih varian Pro Plus. Sebab, ponsel ini dibekali chip Snapdragon 7s Gen 4 yang sedikit lebih bertenaga dari Dimensity 7400 Ultra pada varian Pro.
Snapdragon 7s Gen 4 menghadirkan prime core Cortex A720 berkekuatan hingga 2,7 GHz serta diproses pada manufaktur 4 nm TSMC. GPU Adreno terbarunya mengalami peningkatan kinerja, serta mendukung sejumlah fitur gaming seperti Snapdragon Elite Gaming, Adaptive Performance Engine 3.0, dan Snapdragon Game Super Resolution. Chipset ini juga mendukung layar hingga refresh rate 144 Hz dan ISP yang menunjang sensor kamera hingga 200 MP.
Sementara itu, Dimensity 7400 dibekali core utama Cortex A78 dengan clock speed 2,6 GHz, GPU Mali-G615 MC2 yang powerful, serta proses fabrikasi 4 nm TSMC untuk efisiensi daya yang optimal. Kinerjanya tidak sebaik Snapdragon 7s Gen 4, namun masih menyajikan pengalaman bermain yang memuaskan.
Seberapa jauh perbedaan performanya? Untuk menjawabnya, kita perlu meneliti skor benchmark masing-masing chipset. Menurut beberapa sumber, Snapdragon 7s Gen 4 mampu meraih skor AnTuTu v10 di kisaran 850 ribuan poin. Sedangkan, Dimensity 7400 meraih skor sedikit lebih lambat yaitu 770 ribuan poin.
Jadi, walau lebih gesit, perbedaan kinerja antara Pro dan Pro Plus tidak terlalu signifikan. Keduanya mampu memainkan COD Mobile, PUBG Mobile, bahkan game sekelas Genshin Impact dengan cukup lancar. Pro Plus namun tetap lebih layak dipilih untuk mereka yang “FPS snob”, atau ingin merasakan pengalaman lebih playable di pengaturan grafis lebih tinggi.
| Spesifikasi | Redmi Note 15 Pro | Redmi Note 15 Pro Plus |
| Chipset | Dimensity 7400 | Snapdragon 7s Gen 4 |
| CPU dan GPU | 8-core CPU (4x 2,6 GHz Cortex A78, 4x 2,0 GHz Cortex A55) GPU Mali-G615 MC2. | 8-core CPU (1x 2,7 GHz Cortex A720, 4x 1,8 GHz Cortex A520), GPU Adreno 810 |
| AnTuTu v10 | 850 ribuan poin | 770 ribuan poin |
Tidak ada yang berbeda dari segi kamera belakang. Keduanya kompak dibekali sensor utama 200 MP f/1,7 dengan focal length 23 mm dan ukuran sensor 1/1,4 inci, serta mengusung kamera ultrawide 8 MP f/2,2, 15 mm, FoV 120 derajat.
Hal ini menandakan bahwa Anda tidak perlu membeli versi Pro Plus yang lebih mahal jika sekadar menginginkan hasil kualitas foto yang lebih bagus. Satu-satunya yang memengaruhi kualitas foto dari dua HP ini adalah perbedaan ISP pada masing-masing chipset.
Namun menyoal kamera depannya, Redmi Note 15 Pro Plus sedikit lebih unggul dengan resolusi 32 MP ketimbang Pro yang hanya 20 MP. Dari perbedaan resolusi ini, varian Pro Plus cenderung lebih mampu menjaga detail foto selfie ketimbang Pro.
Duo Redmi Note 15 Pro ini juga punya memiliki sedikit perbedaan di bagian baterai, yaitu 6.580 mAh untuk Pro dan 6.500 mAh untuk Pro Plus. Saking sedikit bedanya, tidak perlu memfaktorkan perbedaan baterai ini dalam proses pemilihan keputusan.
Namun jika Anda mencari ponsel mana yang lebih cepat penuh saat diisi, jawabannya adalah Redmi Note 15 Pro Plus. Versi tertinggi di serinya ini hadir dengan fast charging 100 watt yang diklaim bisa mengisi penuh baterai dalam 40 menit. Sementara itu, versi Pro hanya disertai pengisian daya 45 watt.
Dua-duanya turut dibekali wired reverse charging 22,5 watt sehingga dapat menjelma menjadi power bank di saat perlu. Sayangnya, meski merupakan versi tertinggi, Redmi Note 15 Pro Plus masih belum disertai pengisian daya terbalik.
Dari perbandingan di atas, terlihat bahwa calon konsumen diharuskan membayar tambahan biaya untuk meminang Pro Plus, dengan peningkatan spesifikasi yang tidak terlalu signifikan.
Dari segi performa, keduanya punya kinerja yang mirip-mirip. Adapun dari sisi fotografi pun hanya kamera depannya saja yang lebih baik. Selebihnya, dua ponsel ini punya banyak kesamaan, termasuk sertifikasi IP68/ IP69K, kamera utama 200 MP, hingga kualitas layarnya. Namun jika Anda masih kesulitan mengambil keputusan, bisa menyimak poin pertimbangan berikut ini.
Pilih Redmi Note 15 Pro kalau…
Pilih Redmi Note 15 Pro Plus kalau…