Calon Ponsel Baru Vivo Jovi V50 Lite 5G Muncul di Geekbench, Ini Spesifikasinya

Sorotan
  • Ponsel yang diduga sebagai Jovi V50 Lite 5G ditemukan pada laman Geekbench.
  • Dari hasil benchmark-nya, ponsel tersebut tampaknya berada di segmen mid-range
  • Jovi V50 Lite 5G diprediksi menggunakan chipset Dimensity 6300 serta RAM 12 GB. 
  • Penayangan Jovi V50 Lite 5G di Geekbench mengindikasikan Vivo mungkin akan meluncurkan sub-brand baru.

Ponsel dengan nama Jovi V50 Lite 5G belakangan ini muncul pada situs laman Geekbench, begitu pun dengan sejumlah spesifikasi kuncinya. Jika nama merk ini tidak familiar, ini karena merk tersebut memang belum pernah ada sebelumnya.

Jovi merupakan sub-brand baru dari merk Vivo, dan model Jovi V50 Lite 5G adalah salah satu dari tiga ponsel pertama yang dikabarkan bakal meluncur di tahun 2025. Adapun nama Jovi sendiri sudah sering dipakai sebagai nama sejumlah fitur bawaan di HP Vivo, contohnya Jovi AI Assistant. 

Tampaknya Vivo ingin mengepakkan sayapnya lebih lebar dengan cara membangun sub-brand baru, tidak berbeda dengan yang dilakukan Xiaomi saat membentuk sub-brand Redmi dan Poco. Lantas, seperti apa detail mengenai Jovi V50 Lite 5G? Simak berikut ini.

Jovi V50 Lite 5G muncul di laman Geekbench, ini dugaan spesifikasinya

  • Tim 91mobiles Indonesia menemukan penayangan ponsel di situs Geekbench dengan kode nama Vivo V2440, diyakini mengacu pada Jovi V50 Lite 5G.
  • Ponsel ini berhasil mencetak skor 753 poin pada single-core dan 1.934 poin pada multi-core untuk pengujian Geekbench 6.
Penayangan smartphone Jovi V50 Lite 5G di laman Geekbench.
Penayangan smartphone Jovi V50 Lite 5G di laman Geekbench.
  • Dari hasil skor tersebut, Jovi V50 Lite 5G tampaknya mengusung kelas harga menengah. Sebab, gambaran performa ini umum dimiliki oleh smartphone di kelas mid-range
  • Berdasarkan penayangan Geekbench tersebut, diketahui bahwa ponsel ini menggunakan CPU berarsitektur ARM v8 dengan jumlah core sebanyak delapan inti (octa-core).
  • Klaster CPU-nya terdiri atas dua unit performa berkekuatan 2,40 GHz dan enam unit hemat daya dengan frekuensi 2,0 GHz. Tipikal desain prosesor untuk ponsel menengah. 
  • Kode sumber dari laman Geekbench tersebut mengungkapkan bahwa ponsel ini dibekali GPU Mali-G57 MC2. 
Sumber kode terbuka laman Geekbench tersebut berhasil mengungkapkan informasi baru: HP ini diduga memakai GPU Mali-G57 MC2.
Sumber kode terbuka laman Geekbench berhasil mengungkapkan informasi baru: HP ini diduga memakai GPU Mali-G57 MC2.
  • Dari penjabaran spesifikasi prosesor dan GPU tersebut, tampaknya mengacu pada chipset MediaTek Dimensity 6300. SoC (System-on-Chip) ini juga turut mengotaki Vivo Y28s.
  • Ponsel yang diduga Jovi V50 Lite 5G ini diduga menawarkan RAM 11,36 GB, besar kemungkinan dibulatkan menjadi RAM 12 GB. 
  • Dari informasi pada laman Geekbench tersebut, ponsel ini diyakini menjalankan sistem operasi Android 15.

Vivo diduga akan meluncurkan sub-brand baru bernama Jovi

Menurut temuan listing di GSMA (via Smartprix), tampaknya bakal ada pemain baru yang menghiasi persaingan smartphone, yakni Jovi.

Seperti yang sempat disinggung di awal, Jovi akan menjadi sub-brand dari Vivo selayaknya Redmi dan Poco untuk Xiaomi. Sebelum Jovi, sub-brand yang dibentuk oleh merk Vivo adalah iQoo. 

Penayangan di basis data GSMA menunjukkan adanya tiga model smartphone dengan kode nama V2427 (Jovi V50), V2440 (Jovi V50 Lite 5G), dan V2444 (Jovi Y39 5G). 

Di antara tiga HP ini, baru Jovi V50 Lite 5G yang informasinya terkuak di laman Geekbench. Adapun untuk Jovi V50, diketahui memiliki kode yang sama dengan Vivo V50. Jadi, ada dugaan bahwa satu HP ini (atau bisa jadi tiga-tiganya) merupakan rebranding dari ponsel-ponsel Vivo yang sudah ada.

Kalau dugaan itu benar, Vivo mungkin akan seperti Xiaomi yang merilis satu HP untuk berbagai wilayah di bawah merk berbeda. Seperti Redmi K80 di pasar China yang di-rebranding jadi Poco F7 Pro untuk pasar global.

Pihak Vivo sendiri belum membuka mulut soal kabar ini. Jadi, kabar kemunculan Jovi sebagai merk smartphone baru mungkin saja tidak akan terealisasikan. Jika benar akan ada merk Jovi ke depannya, Vivo jadi punya potensi untuk “menyulap” sejumlah model yang semula eksklusif di China agar tersedia untuk wilayah negara lain.