
Apple telah meluncurkan Mac Mini terbaru beberapa waktu lalu, menggunakan chip Apple M4. Perangkat ini mengalami peningkatan signifikan dari segi performa hardware, sekaligus membuat bodinya hampir dua kali lipat lebih kecil dari generasi pendahulunya.
Dari sederet peningkatan yang terjadi, rupanya ada satu perubahan yang cukup kontroversial, yakni pemindahan tombol power dari sisi belakang ke sisi bawah. Alhasil tidak sedikit orang yang mempertanyakan alasan dari perubahan tersebut, mengeluhkan sulitnya meraih tombol daya di bawah bodi ketimbang di belakang.
Pihak Apple pun membuka suara soal hal ini. Menurut mereka, memindahkan tombol power ke sisi bawah adalah keputusan yang mesti diambil sebagai akibat dari bodi Mac Mini yang semakin mengecil.
Table of Contents
Mengapa tombol power Mac Mini M4 dipindahkan ke bawah?
Perlu diketahui, bodi Mac Mini keluaran 2024 kini berukuran 5 inci x 5 inci, tidak lagi 7,7 inci x 7,7 inci seperti Mac Mini keluaran 2023 (Apple M2 dan M2 Pro). Dalam sebuah video wawancara yang dihimpun dari ITHome via 9to5Mac, John Ternus dan Greg Joswiak menjelaskan mengapa bodi Mac Mini yang mengecil menjadi alasan di balik perpindahan tombol power.Menurut mereka, karena ukuran bodi yang dua kali lipat lebih kecil dari sebelumnya, tombol power harus ditempatkan pada posisi lebih ideal, dan tempat tersebut adalah di sisi bawah. Salah satu dari mereka juga menjelaskan bahwa menekan tombol di bawah bodi bukanlah hal menyulitkan. Pengguna hanya perlu menyelipkan jari ke bawah bodi kemudian menekan tombolnya.
Mac Mini M4 juga diketahui memiliki bobot bodi yang menyusut dibandingkan sebelumnya, dari 1,2 kg menjadi 0,68 kg. Jadi, bisa saja jawaban dari kedua ekskusitf Apple tersebut masuk akal. Bobotnya yang ringan dipercaya tidak akan menyulitkan pengguna untuk mengangkat Mac Mini M4 sehingga bisa menekan tombol power.
Tombol power dianggap jarang digunakan
Alasan lain tombol power dipindahkan ke bawah adalah kepercayaan bahwa tombol tersebut jarang digunakan. Jika melihat dari skenario pemakaian nyata secara umum, tombol daya hanya ditekan ketika ingin melakukan restart atau shutdown secara paksa.Adapun ketika Mac Mini sudah menyala, penggunna condong menerapkan mode sleep ketimbang mematikannya. Artinya, ketika pengguna ingin memakai Mac Mini di kemudian waktu, mereka tidak perlu menekan tombol power untuk menyalakan perangkat.
Bahkan salah satu petinggi Apple tersebut sampai menyampaikan bahwa dia tidak ingat kapan terakhir kali menekan tombol power di perangkat Mac Mini.
Permasalahan pada jawaban Apple
Terlepas dari alasan-alasan tersebut, tidak dipungkiri bahwa lokasi tombol di belakang tentu lebih nyaman dibandingkan di bawah. Pengguna hanya perlu meraih sisi belakang daripada harus mengangkat bodi perangkat terlebih dahulu.
Lalu, meskipun panjang dan lebar bodi Mac Mini M4 menyusut dua kali lipat dari sebelumnya, produk ini sebenarnya punya tinggi 2 inci. Lebih besar dari Mac Mini M2 dengan ketinggian 1,4 inci. Cukup masuk akal jika berasumsi masih ada ruang di belakang untuk menempatkan tombol power. Namun, perlu diketahui juga bahwa Mac Mini M4 memiliki tambahan satu port Thunderbolt 4. Mungkin ini yang menyebabkan tombol daya di belakang tidak lagi menjadi posisi ideal.
Tidak itu saja, tampaknya Apple lupa bahwa karena Mac Mini M4 punya bentuk sangat mungil, tidak mustahil banyak pengguna yang ingin membawa produk tersebut bepergian. Misalnya, dibawa ke sekolah, kampus, atau kantor. Di sana mereka tinggal perlu menghubungkan perangkat dengan monitor, keyboard, dan mouse. Cara penggunaan seperti ini tentu akan membuat pengguna sering berurusan dengan tombol power.
Pada intinya, lokasi tombol daya di bawah tersebut bukanlah hal yang menjadi deal-breaker. Ini hanya akan berdampak sedikit pada pengalaman pengguna. Namun, seperti kata pepatah “sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit”, tampaknya akan cukup menyulitkan jika harus berurusan dengan tombol power tersebut setiap hari.
Mac Mini M4 2024 sendiri sudah dapat dipesan secara pre-order sejak 29 Oktober 2024, namun unitnya baru tersedia pada 8 November 2024. Produk ini dipasarkan di 28 negara kendati belum diketahui jadwal perilisannya di Indonesia.
Adapun harga termurah dari Mac Mini M4 2024 yaitu 599 dolar AS atau sekitar Rp9,4 juta (varian M4 “reguler”, RAM 16 GB/256 GB). Mac Mini M4 membawakan sejumlah peningkatan, seperti Neural Engine yang tiga kali lipat lebih cepat, penambahan port Thunderbolt (Thunderbolt 4 pada M4, Thunderbolt 5 pada M4 Pro), dukungan layar eksternal yang lebih banyak, serta kehadiran Apple Intelligence untuk pertama kalinya pada line-up Mac Mini.




