
Di tengah-tengah kabar Samsung yang diduga beralih ke Snapdragon dari Exynos, muncul bocoran skor benchmark Snapdragon 8 Elite ke permukaan. Chip tersebut dikabarkan merupakan nama panggilan lain dari Snapdragon 8 Gen 4, yang merupakan generasi penerus bagi Snapdragon 8 Gen 3 keluaran tahun lalu.
Performa Snapdragon 8 series senantiasa diadu dengan dua pesaing terberatnya, yakni chip Dimensity 9000 series dan Apple A series. Ketiganya selalu dianggap sebagai chipset dengan performa terkencang pada jajaran ponsel flagship. Kendati skor benchmark chipset Apple tidak bisa langsung disandingkan dengan skor chip Android, ini tetap tidak menghentikan langkah penggiat gadget dalam mencari tahu siapa yang lebih powerful.
Pada kesempatan kali ini, gambaran skor benchmark Snapdragon 8 Elite terkuak. Skor ini rupanya mengalahkan hasil uji Apple A18 Pro pada AnTuTu v10 dan Geekbench 6.
Table of Contents
Hasil AnTuTu v10 pada Snapdragon 8 Elite tembus 3 juta poin
Dihimpun 91mobiles Indonesia dari Smartprix dan OnLeaks, skor hasil AnTuTu v10 pada Realme GT 7 Pro sudah bocor ke permukaan. Ponsel yang diotaki Snapdragon 8 Elite tersebut mencapai skor 3.025.991 poin. Ini mengalahkan skor Asus ROG Phone 8 Pro yang sebelumnya menduduki posisi skor tertinggi (2.067.307 poin).
Namun perlu diketahui, dua smartphone berbeda yang diotaki chipset yang sama tidak selamanya punya performa yang sama pula. Ada sejumlah faktor lain menentukan performa sebuah HP, yakni besaran RAM dan kecepatannya, kontribusi software dalam hal optimalisasi, sistem pendinginan, dan lain sebagainya.
Jadi, apabila chip ini dipasangkan pada Samsung Galaxy S25 series, kemungkinan hasil skornya akan sedikit berbeda. Namun ini tetap salah satu cara yang cukup bagus dalam menerka kinerja sebuah smartphone.
Mengalahkan Apple 18 Pro di iPhone 16 Pro Max?

Performa Samsung Galaxy S series tidak jarang diadu dengan kinerja seri iPhone setiap tahunnya. Biasanya iPhone dirilis lebih dulu pada bulan September, kemudian baru dibandingkan dengan seri Galaxy S yang menyusul di awal tahun berikutnya. Adapun seri Samsung Galaxy S25 diduga kuat tidak akan menggunakan chipset Exynos, melainkan akan disokong oleh Snapdragon 8 Elite.
Lantas, mana yang lebih powerful antara seri Samsung Galaxy S25 dan iPhone 16? Rupanya, skor 3.025.991 poin pada Snapdragon 8 Elite mengalahkan skor AnTuTu v10 iPhone 16 Pro sebesar 1.669.791 poin.
Sebagai perbandingan, iPhone 15 Pro yang meluncur tahun lalu (memakai A17 Pro) meraih skor 1.504.138 poin. Satu hal yang perlu diketahui, skor AnTuTu v10 ini tidak dapat dibandingkan dengan dua platform berbeda (Android dan iOS).
Jika ingin lebih “apple to apple”, Anda dapat membandingkan performa keduanya melalui Geekbench 6. Metode benchmark ini bersifat cross-platform. Artinya, semua perangkat dengan sistem operasi mana pun bisa dibandingkan dengan adil, bahkan dengan Windows sekalipun.
Pada pengujian Geekbench 6, Snapdragon 8 Elite di realme GT 7 Pro mencapai 3.260 poin (single-core) dan 10.051 poin (multi-core). Lagi-lagi, skor ini mengalahkan Apple A18 Pro di iPhone 16 Pro yang raih 3.128 poin (single-core) dan 7.872 poin (multi-core).
Snapdragon 8 Elite akan hadir dalam dua varian
Laman Smartprix kembali menuturkan bahwa Snapdragon 8 Elite akan memiliki dua versi berbeda, yakni versi biasa dan versi overclocked. Jika melihat riwayat peluncuran seri Galaxy S, tampaknya Galaxy S25 akan menggunakan varian overclocked (biasa juga disebut varian “for Galaxy”).
Pasalnya, chip Snapdragon pada Galaxy S series memang selalu punya clock speed lebih tinggi dari HP-HP lain dengan chip yang sama. Varian standar punya kecepatan 4,09 GHz pada dua intinya, sedangkan varian overclocked berlari pada kecepatan 4,32 GHz. Klaster enam inti lainnya diketahui punya kecepatan 2,78 GHz.
Snapdragon 8 Elite juga diduga akan menjadi yang pertama yang menggunakan inti “Oryon”. Chipset tersebut dibangun dengan teknologi 3 nm dari TSMC dan dibekali GPU Adreno 830. Adapun alasan Samsung untuk tidak lagi menggunakan Exynos adalah terbentur isu produksi.
Perusahaan asal Korea Selatan ini diduga tidak akan sanggup memproduksi Exynos 2500 dalam jumlah yang dibutuhkan (dan kualitas yang diperlukan) saat peluncuran Galaxy S25 nanti.
Qualcomm menyebutkan, Snapdragon 8 Elite sendiri baru akan diumumkan secara resmi pada acara Snapdragon Summit di Maui pada 21-23 Oktober 2024.
Perlu diketahui, hasil skor pengujian benchmark sintetis tidak selamanya menggambarkan performa asli di dunia nyata. Akan tetapi, membandingkan dua hasil skor (terutama Geekbench 6 untuk dua platform berbeda) masih menjadi cara yang cukup baik untuk menerka gap antara dua chipset atau dua perangkat.



























































