
Bagi mereka yang menantikan kehadiran ini terbaru Xiaomi flagship di tahun 2026, bersiap-siaplah dengan kabar tidak mengenakkan ini. Pasalnya, kendati belum dirilis, Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra kabarnya bakal naik harga hingga 23 persen.
Informasi ini pertama kali diungkapkan oleh tipster kenamaan Abhishek Yadav melalui akun media sosialnya. Dari bocoran tersebut, Xiaomi diprediksi akan melakukan penyesuaian harga yang cukup drastis untuk pasar India, yang biasanya dapat menjadi acuan untuk pasar global, termasuk Indonesia.
Table of Contents
Menurut Yadav, harga varian standar Xiaomi 17 akan mengalami kenaikan cukup signifikan. Dari yang semula Xiaomi 15 hanya dibanderol 64.999 rupee (Rp 12 jutaan), kini Xiaomi 17 diprediksi naik harga menjadi 80.000 rupee (Rp 14,8 jutaan). Kenaikan tersebut terpaut 23 persen.
Lalu pada Xiaomi 17 Ultra, konon bakal naik harga dari semula 109.999 rupee (Rp 20,4 jutaan) pada pendahulunya, kini menjadi 125.000 rupee (Rp 23,2 jutaan) alias meningkat 14 persen.
Peningkatan harga di atas diduga kuat disebabkan oleh sejumlah faktor teknis dan strategi pasar. Salah satu alasan utamanya adalah kelangkaan komponen memori di pasar global yang berimbas pada naiknya biaya produksi elektronik, termasuk ponsel, secara tajam.
Selain itu, Xiaomi pun terlihat semakin agresif dalam memposisikan dirinya di segmen ultra-premium. Dengan kenaikan harga tersebut, Xiaomi 17 Ultra tidak lagi hanya bersaing dari segi spesifikasi, namun juga menantang dominasi Samsung Galaxy S26 Ultra dan iPhone 17 Pro dari sisi gengsi merk (brand perception), dukungan software panjang, serta ekosistem yang lebih matang.
Adapun tanda-tanda kehadiran dua ponsel ini di pasar global semakin mendekati kenyataan. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra sudah muncul di laman basis data sertifikasi Bureau of Indian Standards (BIS) dengan nomor model 25113PN0EI dan 2512BPNDAI. Kemunculan perangkat di situs sertifikasi negara biasanya menjadi indikasi kuat bahwa peluncuran resminya tinggal hanya perlu menghitung bulan.
Kedua model tersebut pun sudah mengantongi sertifikasi TKDN Kemenperin dan SDPPI Postel, termasuk varian khusus Leica Edition.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak Xiaomi, dua smartphone ini diprediksi akan debut di pasar global pada Maret 2026, mengikuti pola peluncuran pendahulunya yang biasanya diumumkan berdekatan dengan ajang MWC (Mobile World Congress).