
Sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari WCCFTech, Chipset ini konon juga mendukung teknologi Scalable Matrix Extension dari ARM yang dapat meningkatkan kinerja multi-core hingga 20 persen.
Untuk kinerja grafis, Qualcomm kabarnya juga menambah jumlah cache GPU, dari sebelumnya 12 MB di Snapdragon 8 Elite menjadi 16 MB. Perubahahan tersebut disinyalir dapat meningkatkan performa GPU hingga 30 persen sehingga lebih kencang secara signifikan dibanding chip terdahulu.
Satu hal lagi yang tak kalah penting adalah adanya dukungan memori LPDDR6 terbaru untuk mendongkrak kinerja lebih jauh. Namun, Qualcomm kabarnya tetap mempertahankan kompatibilitas dengan memori LPDDR5X di Snapdragon 8 Elite 2 untuk memberikan alternatif jenis memori yang bakal digunakan oleh para vendor pabrikan perangkat rekanannya.
Bagaimana dengan kinerjanya secara keseluruhan? Dalam benchmark AnTuTu, rumor sebelumnya menyebutkan bahwa Snapdragon 8 Elite 2 mampu menghasilkan skor hingga kisaran 3,8 juta poin atau sekitar 40 persen lebih tinggi dibandingkan perangkat-perangkat Snapdragon 8 Elite terkencang.
Tentu saja, informasi di atas masih sekadar rumor yang berasal dari pembocor di media sosial. Qualcomm sendiri masih belum mengungkapkan informasi resmi apapun tentang calon penerus Snapdragon 8 Elite. Namun, apabila kabar tentang peningkatan kinerjanya memang benar, Snapdragon 8 Elite 2 agaknya bakal menarik untuk ditunggu.