
Vivo Indonesia dipastikan bakal merilis seri menengah terbarunya, V70 dan V70 FE, pada hari Senin. 8 Maret 2026. Menjelang peluncuran tersebut, pihak perusahaan menggelar acara hands-on yang diadakan di TMII, Jakarta, Sabtu (7/3/2026).
Kali ini lini V series hadir dalam dua varian dengan spesialisasi kamera yang berbeda. Di saat Vivo V70 unggul dari segi kamera telefoto untuk pemotretan 10x, Vivo V70 FE lebih mengunggulkan kamera utama 200 MP super besar untuk mendapatkan resolusi yang tajam.
Tim 91Mobiles Indonesia kebetulan mengikuti acara tersebut dan berkesempatan menggenggam kedua HP ini barang sejenak. Bagaimana impresi pertama yang didapatkan saat memegang keduanya? Simak berikut ini.
Table of Contents
Unit yang berhasil kami telusuri perihal isian boksnya adalah Vivo V70 “non-FE”. Perangkat satu ini dibungkus dengan kotak penjualan dominan hitam yang menampilkan nama V70 di sampulnya. Di bawah tulisan V70, tampak keterangan “co-engineered with Zeiss” yang menegaskan kolaborasi Vivo dengan merk lensa kenamaan tersebut.
Di dalamnya, perangkat ini hadir dengan kartu garansi dan buku panduan, casing transparan, kabel data beserta charger dengan daya yang sesuai (90 watt), serta SIM ejector.
Khusus untuk varian V70 berwarna ungu, hadir dalam boks spesial berkat kolaborasi perdana dengan Pop Mart Zsiga yang mengusung tema “Bloom Under the Sun”. Zsiga sendiri merupakan karakter unik yang mempresentasikan keberanian generasi muda untuk berekspresi secara autentik.
Selain dari yang sudah disebutkan, varian ungu ini hadir dengan elemen visual Exclusive Flip Cards interaktif di layar, aksesoris berupa stiker, casing khusus, hingga pouch unik sebagai wadah ponsel saat bepergian.
Vivo V70 series meninggalkan desain melengkung pada pendahulunya dan kini beralih ke rancangan rounded-corder flat screen. Bodi perangkat ini didesain dalam konsep Golden Grip berukuran 6,59 inci yang dioptimalkan khusus untuk penggunaan satu tangan agar tetap nyaman meskipun punya layar besar.
Daya tarik utama lainnya terletak pada bagian depan. Vivo berhasil memangkas ketebalan bezel hingga mencapai 1,25 mm pada V70 dan 1,35 mm saja pada V70 FE, yang diklaim lebih ramping ketimbang sejumlah smartphone flagship saat ini.
Dari segi tampilan belakangnya, kedua ponsel ini jelas tampak berbeda. V70 yang memang merupakan varian lebih tinggi, hadir dengan kamera telefoto yang memungkinkannya menghasilkan gambar berkualitas di zoom 10x. Sehingga, modul kameranya pun berbentuk persegi dengan keempat sudut melingkar (squircle).
Sedangkan, Vivo V70 FE yang merupakan singkatan dari “Fan Edition” ini memiliki modul kamera berbentuk pil, hanya memuatkan dua lensa dan satu LED Flash bergaya ring light.
Unit yang dipegang 91Mobiles Indonesia memiliki varian warna Sandalwood Brown untuk V70 dan Muse Purple untuk V70 FE.
Meski hanya ada dua kamera, V70 FE menghadirkan lompatan paling besar dari segi resolusinya. Sebab, V70 FE mencetak sejarah sebagai lini V series perdana yang dibekali kamera utama 200 MP dengan dukungan OIS untuk menangkap detail perjalanan.
Sementara, Vivo V70 standar hadir sebagai “Festival Portrait Master” dengan 10 Telephoto Zoom dan fitur AI Stage Mode yang ideal untuk memotret konser atau festival dari jarak jauh.
Secara lengkapnya, spesifikasi kamera V70 adalah 50 MP (f/1,9), 23 mm, berukuran sensor 1/1,56 inci, PDAF, serta dilengkapi OIS, didampingi periskop telefoto 50 MP (f/2,7), 73 mm, ukuran sensor 1/1,95 inci, mendukung zoom optis 3x, serta ultrawide 8 MP (f/2,2), 15 mm, FoV 115 derajat.
Di sisi depannya tersemat kamera selfie 50 MP (f/2.0) 21 mm yang dilengkapi fitur autofokus dan Zeiss optics. Kamera belakangnya bisa merekam video hingga 4K 60 FPS sementara kamera depannya “mentok” di 4K 30 FPS.
Pada Vivo V70 FE, varian Fan Edition perdana di serinya ini menghadirkan kamera utama 200 MP (f/1,9) dengan ukuran sensor 1/1,56 inci, PDAF, dan dilengkapi OIS. Kamera pendampingnya terdiri atas ultrawide 8 MP (f/2,2) berukuran sensor 1/4,0 inci, serta kamera depan 32 MP (f/2,2). Seperti V70 standar, varian FE juga mendukung perekaman video 4K dan 1.080p di kamera depan maupun belakang.
Untuk ketangguhannya, Vivo V70 dan V70 FE kompak tersertifikasi IP68 dan IP69 sehingga tahan terhadap debu serta semprotan air bertekanan tinggi.
Sejumlah awak media yang hadir berkesempatan menguji coba kamera dari Vivo V70 dan V70 FE. Berdasarkan hasil fotonya, Vivo V70 terbukti mampu menjaga detail tinggi pada hasil pembesaran 10x. Kamera periskop telefotonya hanya mampu melakukan zoom optis 3x, sehingga hasil 10x ini adalah gabungan dari optical dan digital atau yang disebut sebagai hybrid zoom.
Meski bukan sepenuhnya optis, hasil foto 10x tetap menunjukkan kualitas layak unggah yang seolah diambil dari jarak dekat. Untuk pemotretan biasa, Vivo V70 dapat cukup baik menangani terangnya langit saat dijadikan latar belakang.
Kendati subjek terlihat sedikit underexposed, namun tingkat keselarasan antara area gelap dan terang masih tergolong baik.
Di bagian dapur pacu, Vivo V70 ditenagai chipset Snapdragon 7 Gen 4 sementara Vivo V70 FE hadir dengan MediaTek Dimensity 7360 Turbo. Yang cukup menarik, V70 FE mengusung baterai raksasa 7.000 mAh yang merupakan kapasitas terbesar sepanjang sejarah V series.
Varian V70 menggunakan baterai 6.500 mAh yang lebih kecil namun tetap tergolong besar untuk ketebalan bodinya yang begitu ringkas. Bagaimana tidak? Dimensi bodinya adalah 157,52 x 74,33 mm dengan ketebalan 7,4 mm. Ini bahkan membuatnya lebih tipis dari V60 dengan ketebalan 7,53 mm dengan baterai yang sama.
Spesifikasi selengkapnya di pasar Indonesia untuk V70 dan V70 FE bakal diumumkan saat meluncur resmi pada Senin, 9 Maret 2026. Informasi mengenai harga dan ketersediaan memori untuk Tanah Air juga akan diungkap sepenuhnya pada acara tersebut.