
Sebagai generasi pertama dari form factor anyar, perangkat ini pun bisa saja dihinggapi masalah yang tak terantisipasi sebelumnya. Produksi yang hanya sedikit bakal memudahkan Samsung untuk menerapkan perbaikan di batch berikutnya.
Alasan kedua, Samsung konon tak mau mengkanibal penjualan HP lipat Galaxy Z Fold 7 dengan terlalu banyak merilis unit Galaxy Z TriFold. Sebab, Galaxy Z Fold 7 yang diluncurkan pada Juli lalu dilaporkan mencatat angka penjualan yang tinggi.
Galaxy Z TriFold sendiri dirumorkan bakal memiliki layar lipat tiga yang berukuran 9,96 inci ketika dibentangkan secara penuh. Berbeda dari Huawei Mate XT, Galaxy Z TriFold akan memiliki dua layar, yakni layar utama dan cover screen di bagian luar. Huawei Mate XT hanya memiliki satu layar utama yang sekaligus berfungsi sebagai layar luar apabila ponsel dilipat.
Dengan demikian, layar utama Galaxy Z TriFold dapat dilipat penuh ke bagian dalam dan terlindungi dari kerusakan apabila pengguna ingin memakainya dalam mode candybar (terlipat). Seperti Galaxy Z Fold, cover screen Galaxy Z TriFold akan mengambil peran sebagai layar luar.
Di luar mekanisme tersebut, masih belum banyak yang diketahui mengenai Galaxy Z TriFold, baik dari spesifikasi maupun harganya. Besar kemungkinan Galaxy Z TriFold bakal dibanderol lebih mahal dibandingkan Galaxy Z Fold 7 yang dijual dengan harga mencapai Rp 35 juta.