
Selain memproduksi smartphone dan tablet, Samsung dikabarkan bakal memamerkan kacamata pintar berbasiskan AR (Augmented Reality) pada tahun 2025. Berbasis AR di sini artinya dapat menampilkan elemen digital yang berinteraksi dengan dunia nyata.
Kabar perihal keberadaan perangkat tersebut sebenarnya sudah mengemuka sejak tahun 2021. Saat itu, Samsung diduga tengah menggarap lebih dari satu varian kacamata pintar. Hal tersebut terungkap dari temuan paten desain pada World Intellectual Property Organization oleh tim 91mobiles. Adapun paten yang memiliki deskripsi “layar yang dipasang di kepala” tersebut memang sudah diajukan pada tahun 2019, namun baru terungkap pada tahun 2021.
Sekarang, ada rumor terbaru yang semakin memperkuat kehadiran kacamata tersebut. Samsung kabarnya akan menunjukkan prototipe kacamata AR ini pada sebuah acara yang merupakan bagian dari Galaxy Unpacked 2025.
Table of Contents
Berdasarkan laporan dari media Korea bernama Yonhap News, Samsung berencana mengumumkan prototipe kacamata pintar ini di sebuah acara peluncuran pada Januari 2025, bersamaan dengan perilisan Samsung Galaxy S25 series. Adapun bentuk pameran ini disinyalir hanya akan muncul dalam bentuk gambar atau video, bukan perangkat aslinya.
Pihak Samsung belum mengabarkan tanggal spesifik acara tersebut. Namun, menurut sejumlah rumor yang diterima Android Police (via Tech Radar), acara peluncuran Galaxy S25 bakal berlangsung pada 23 Januari 2025.
Kendati tanggal tersebut belum terkonfirmasi, jadwal tersebut memang konsisten dengan tradisi Samsung yang biasa menggelar peluncuran Galaxy S series setiap awal tahun. Pada tahun ini, Galaxy S24 series meluncur di tanggal 17 Januari 2024. Setahun sebelumnya, Samsung meluncurkan Galaxy S23 series pada 23 Februari 2023.
Setelah diumumkan di awal tahun, kabarnya kacamata AR ini baru akan diluncurkan pertengahan tahun 2025, sebagaimana dihimpun dari 9to5Google. Strategi peluncuran ini mirip seperti Galaxy Ring yang diumumkan di peluncuran Galaxy S24 series. Cincin pintar tersebut lalu resmi meluncur di bulan Juli 2024, bersamaan dengan peluncuran Galaxy Z Fold dan Flip 6.
Berdasarkan berbagai bocoran, Samsung Smart Glasses ini diketahui sudah melalui sejumlah perubahan konsep. Kacamata tersebut awalnya akan mengusung konsep Samsung Extended Reality yang proper dan lengkap seperti Meta Quest 3 atau Apple Vision Pro.
Namun setelah Apple Vision Pro dirilis, Samsung pun diduga telah merevisi konsepnya secara besar-besaran. Tidak lagi memiliki konsep headset XR (Extended Reality) yang kompleks, Samsung mulai mempertimbangkan untuk mengembangkan konsep kacamata XR yang ringan dan sederhana.
Setelah revisi tersebut, Samsung pun memiliki dua pertimbangan, yakni membuat kacamata rival bagi Meta Orion AR atau menjadi kompetitor bagi Xreal Air 2 AR yang lebih sederhana.
Barulah berdasarkan rumor terbaru, keputusan Samsung kini diduga sudah matang. Kacamata besutan perusahaan raksasa asal Korea Selatan ini diprediksi bakal menjadi rivalnya kacamata pintar Ray-Ban Meta, menawarkan konsep dan fungsi yang tidak beda jauh.
Salah satu bocoran yang diterima Tech Radar menyebutkan, bahwa kacamata AR dari Samsung bakal punya chipset yang turut mengotaki kacamata Ray-Ban Meta, yakni Qualcomm AR 1.
Kacamata Samsung ini juga akan memiliki kamera 12 MP serta baterai 155 mAh, serta berada pada bobot 50 gram. Sebagai perbandingan, kacamata Ray-Ban Meta memiliki baterai 154 mAh serta bobot 48 gram. Keduanya tidak dibekali dengan layar terdedikasi.
Selain itu, menurut kabar dari Yonhap News Agency (via 91mobiles), kacamata AR Samsung ini diduga akan memiliki fitur pengenalan gesture dan wajah, serta fitur pembayaran. Kendati kedalaman fitur-fitur ini belum terungkap, namun ini menandakan kacamata AR Samsung bakal punya ragam fungsi lebih unggul dari perangkat Ray-Ban Meta.
Adapun pihak Samsung diduga telah bekerja sama dengan Qualcomm dan Google sejak Februari 2023 untuk mengembangkan kacamata AR tersebut.
Hingga kini masih belum diketahui kisaran harga dari kacamata AR buatan Samsung. Di salah satu marketplace Indonesia, Ray-Ban Meta dijual dengan harga Rp6 jutaan. Bisa jadi harga kacamata Samsung juga akan memiliki harga serupa.