
Poco punya calon HP jagoan baru di kelas entry-level, yakni C75. Dibandingkan C65 sebelumnya, Poco menghadirkan sejumlah perubahan. Desain ponsel ini dirombak sehingga tampak sangat berbeda. Selain itu, sektor dapur pacunya juga diperbarui dengan penggunaan chipset baru.
91Mobiles Indonesia memperoleh Poco C75 dalam kemasan ritel Indonesia. Kira-kira apa saja yang disertakan Poco dalam paket penjualan dan seperti apa penampilan C75? Simak ulasan singkatnya sebagai berikut.
Table of Contents
Unboxing, paket aksesori nyaris lengkap
Poco C75 datang dalam kotak kemasan berwarna kuning khas Poco, dengan nama model tertulis dalam font besar berwarna hitam secara vertikal di sisi kiri boks.
Bagian belakang memuat keterangan varian warna dan konfigurasi memori, berikut sejumlah fitur unggulan seperti ukuran layar, kapasitas baterai, dan resolusi kamera. Unit yang didapatkan oleh 91Mobiles Indonesia merupakan varian warna hitam dengan konfigurasi memori 8 GB/ 256 GB.


Pertama membuka kotak kemasan, unit ponsel Poco C75 yang masih dibungkus plastik pelindung segera menyambut. Di balik unit ponsel terdapat folder karton berwarna kuning yang memuat sejumlah stiker bertema Poco, sekaligus booklet panduan singkat dan SIM card ejector tool
Tidak ada softcase yang sudah umum disertakan di kemasan HP masa kini. Absennya aksesori tersebut bisa dimaklumi mengingat harga Poco C75 kemungkinan dipatok di kisaran Rp 1 jutaan di segmen entry-level.

Meskipun demikian, Poco masih meyertakan charger berikut kabel daya di dalam kompartemen di dasar kemasan. Unit charger memiliki keluaran daya sebesar 18 watt, sesuai dengan kemampuan fast charging yang dimiliki Poco C75. Sedangkan, kabelnya berjenis USB A ke USB C.
Paket penjualan Poco C75 pun nyaris lengkap. Semua aksesori yang diperlukan untuk segera menggunakan HP dalam aktivitas sehari-hari ada di dalamnya, kecuali softcase yang mesti dibeli terpisah.
Desain, kembaran Redmi 14C
Poco merombak desain C75 sehingga tampak sangat berbeda dari C65 sebelumnya, terutama dari rancangan punggung. Kamera belaakng kini tidak lagi tersusun secara vertikal di sisi kiri, melainkan dalam modul berbentuk lingkaran besar di tengah.
Terdapat empat lingkaran berukuran lebih kecil di dalam wadah kamera yang masing-masing memuat unit kamera utama 50 MP, kamera “AI lens” 0,08 MP, LED flash, serta slogan “50 MP AI Camera” berukuran kecil.

Sepertiga bagian atas yang memuat wadah kamera memiliki finishing glossy yang mengilap, sementara sisi punggung selebihnya bertekstur matte yang kesat. Dua bagian tersebut dipisahkan oleh bidang berbentuk setengah lingkaran sehingga membuat tampilannya menarik secara visual.
Desain baru ini tampak mirip dengan ponsel lain dari Xiaomi, yakni Redmi 14C, yang juga baru meluncur akhir bulan lalu. Hal tersebut sebenarnya tak mengherankan karena Poco C75 memang “kembaran” dari Redmi 14C, seperti juga Poco C65 sebelumnya merupakan Redmi 13C yang berganti nama.

Bagian depan Poco C75 memuat layar IPS LCD dengan diagonal mencapai 6,88 inci, lebih besar dibandingkan kebanyakan ponsel lain sekelasnya. Layar dengan resolusi HD Plus (720 x 1.640 piksel) tersebut memiliki poni kecil di bagian atas yang memuat kamera selfie 13 MP.
Walaupun bodinya terbilang bongsor dengan dimensi 171,9 x 77,8 x 8,2 mm, Poco C75 ternyata terasa cukup ringan dalam genggaman karena bobotnya masih berada di kisaran 204 gram.
Di sisi bawah terdapat konektor USB C beserta grille loudspeaker. Sementara di sisi atas ada port jack audio 3,5 mm. Hanya ada satu buah speaker sehingga Poco C75 memiliki keluaran suara mono. Sementara itu, laci SIM sanggup memuat dua buah kartu nano SIM berikut kartu memori microSD sekaligus.


Pinggiran frame Poco C75 yang terbuat dari plastik memilki bentuk flat alias rata. Terdapat pemindai sidik jari yang diletakkan di samping (side-mounted) kanan, menyatu dengan tombol daya yang berdampingan dengan dua tombol pengatur volume.
Hardware Poco C75, prediksi harga di Indonesia
Bukan hanya tampilan, spesifikasi hardware Poco C75 pun identik dengan Redmi 14C. Dapur pacunya kini mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 Ultra dengan 8 inti CPU yang terdiri dari 2x 2,0 GHz Cortex-A75 dan 6×1,8 GHz Cortex-A55, serta GPU Mali-G52 MC2.
Chipset tersebut dipasangkan dengan dua pilihan konfigurasi RAM dan media internal, yakni 6 GB/ 128 GB atau 8 GB/ 256 GB. Sistem operasi yang dijalankan adalah HyperOS berbasis Android 14.

Kapasitas baterai meningkat sedikit dibandingkan Poco C65 sebelumnya, yakni menjadi 5.160 mAh dengan dukungan fast charging 18 watt. Rangkaian fitur lainnya mencakup Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 5.2, serta NFC.
Poco masih belum mengungkap harga dari C75 di Indonesia. Sebagai perbandingan, Poco C65 pendahulunya dijual seharga Rp 1,45 juta untuk versi 6 GB/ 128 GB dan Rp 1,75 juta untuk versi 8 GB/ 256 GB pada saat peluncuran.
Sementara, Redmi 14C dipasarkan dengan harga Rp 1,5 juta untuk varian 6 GB/ 128 GB dan Rp 1,8 juta untuk varian 8 GB/ 256 GB. karena itu, besar kemungkinan banderol Poco C75 di Indonesia pun tidak akan jauh berbeda dari kisaran tersebut.










