
HMD Global yang sebelumnya sempat jadi pemegang lisensi merk Nokia, diam-diam meluncurkan HP dengan harga murah. Pada tahun 2023, HMD Global memutuskan untuk menghilangkan branding Nokia pada ponsel besutannya, lalu kini meluncurkan HMD Arc yang hanya memiliki fitur-fitur dasar.
HMD Arc seakan membawa kita pada era ponsel keluaran di bawah tahun 2020, di mana layar dengan refresh rate 60 Hz dan penyimpanan 64 GB masih jadi suatu hal yang wajar.
Walau tidak mendukung standar kualitas zaman sekarang, HMD Arc akan menjadi perangkat yang cocok bagi mereka yang tidak membutuhkan fitur-fitur mewah, contohnya seperti anak-anak yang baru mengenal HP pertamanya, atau lansia.

Bagi sejumlah orang, asalkan bisa browsing, berkirim pesan via WhatsApp, dan melakukan panggilan telepon, HP tersebut sudah cukup layak. Apalagi jika banderol harganya sangat ramah di kantong, cocok juga untuk dijadikan HP kedua guna memisahkan perangkat urusan pribadi dan urusan kantor.
Namun di sisi lain, HMD Arc bakal bersaing di ranah entry-level yang kini tergolong sangat ketat. Pasalnya, sudah banyak merk lain yang sering menghadirkan ponsel berkualitas di harga terjangkau.
Table of Contents
Spesifikasi HMD Arc
Performa HMD Arc masih tergolong kuat untuk tugas-tugas dasar dan gaming ringan, namun akan terasa kurang jika dipakai game kompetitif. Kabar baiknya, HP ini dibekali baterai 5.000 mAh yang punya daya tahan awet. Berikut ini spesifikasi HMD Arc, sebagaimana dihimpun 91mobiles Indonesia dari Gizmochina.
- Chipset: Sebagai ponsel di segmen entry-level, HMD Arc diotaki chipset Unisoc 9863A yang tidak memiliki core performa tinggi. Chip ini mendukung clock speed hingga 1,6 GHz pada konfigurasi octa-core, punya kinerja yang setara dengan Snapdragon 625 dan Helio A22. Ketiga SoC ini sama-sama mencetak skor AnTuTu v10 di angka 100 ribuan poin, dikutip dari Nano Review.
- RAM dan penyimpanan: HMD Arc diketahui punya RAM 4 GB dengan storage 64 GB. Penyimpanan dapat diperluas via microSD untuk menyimpan file media.
- Layar: Ponsel ini dilengkapi panel IPS LCD berukuran 6,52 inci pada resolusi HD Plus (720p). Layar ini mendukung refresh rate standar 60 Hz serta aspek rasio 20:9. Sebagai “rumah” bagi kamera depan, tersedia poni waterdrop notch yang lumrah ditemui pada ponsel entry-level.

- Kamera: Di bagian punggung, terdapat sensor dual camera 13 MP dan kamera pendamping yang belum disebutkan. Pada sisi depan, menggunakan kamera 5 MP untuk selfie sederhana dan melakukan panggilan video.
- Baterai dan pengisian daya: Perangkat ini mengantongi baterai berkapasitas 5.000 mAh yang sangat awet untuk pemakaian kasual sehari-hari. Akan tetapi, HP ini hanya dibekali pengisian daya 10 watt yang tergolong lambat untuk standar masa kini. Menurut pengalaman penulis, ponsel 5.000 mAh dengan daya 10 watt umumnya membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam untuk terisi penuh.
- Sistem operasi: HMD membekali HP Arc ini dengan Android 14 Go Edition. Ini adalah edisi yang antarmukanya lebih ringan dan dikhususkan untuk perangkat dengan memori kecil. HMG Global juga memberikan komitmen pembaruan keamanan selama dua tahun.
- Fitur-fitur lain: Ponsel ini mendukung sensor sidik jari di samping. Patut diapresiasi, mengingat HMD bisa saja memilih sidik jari di belakang yang lebih murah. Lalu, terdapat juga sertifikasi IP52 dan IP54 untuk mengurangi risiko kerusakan akibat terkena percikan air.
Apa saja kelebihan dan kekurangan HMD Arc?
Walau berada di segmen harga murah, HMD Arc dipersenjatai dengan beberapa spesifikasi yang unggul. Sebut saja kapasitas baterainya yang 5.000 mAh, merupakan standar baterai umum dan mampu bertahan seharian penuh dalam sekali cas.
Kelebihan lain dari HP ini adalah keberadaan sensor sidik jari di samping, serta ukuran layarnya yang masih tergolong luas (6,52 inci). Selain itu, sertifikasi IP52 dan IP54 juga turut menjadi nilai tambah di segmen ponsel terjangkau.
Di sisi lain, pasar entry-level cukup sulit untuk dikuasai. Sudah banyak pemain lain yang terbilang lebih lihai dalam menyajikan value terbaik di harga murah, seperti Redmi, Itel, Infinix, Tecno, dan lain sebagainya. Di harga sejutaan, sudah banyak HP yang dibekali layar 90 Hz atau 120 Hz, sedangkan HMD Arc masih 60 Hz. Lalu, pengisian daya yang hanya 10 watt tampaknya bakal mempersulit HP ini untuk dilirik banyak orang.
HMD Global masih menutup mulut rapat-rapat soal harga dan ketersediaannya, sehingga sulit diketahui apakah HMD Arc sepadan dengan harganya atau tidak. Jika diterka-terka dari spesifikasinya, HMD Arc sepertinya bakal punya harga sejuta lebih sedikit. Bila lebih dari itu, akan sulit bagi HMD Arc menonjol di antara para pesaingnya yang punya spesifikasi lebih baik.










