
Untuk kamera, Dimensity 8400 memiliki ISP Imagiq 1080 yang mendukung resolusi sensor hingga 320 MP, fitur in-sensor zoom dengan PDAF, dan perekaman video HDR di semua jangkauan zoom selagi memangkas penggunaan daya sebanyak 12 persen saat merekam video 4K HDR.
Fitur lain dari Dimensity 8400, sebagaimana dihimpun 91Mobiles Indonesia dari GSM Arena, termasuk dukungan layar WQHD Plus dengan refresh rate hingga 144 Hz, RAM LPDDR5X, storage UFS 4.0, Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.4, serta modem 5G-A dengan kecepatan downlink hingga 5,17 Gbps.
Tak lama setelah Dimensity 8400 resmi diperkenalkan, Redmi langsung mengumumkan bahwa calon ponsel terbarunya, Redmi Turbo 4, akan menjadi HP pertama yang ditenagai oleh chipset anyar tersebut.
Dalam gambat teaser yang dibagikan, terlihat chip yang digunakan di Redmi Turbo 4 bernama “Dimensity 8400 Ultra”. Kemungkinan Xiaomi bekerja sama dengan MediaTek untuk melakukan tweaking terhadap chip itu, kemudian menambah kata “Ultra” di belakang namanya sebagai pembeda.
Redmi Turbo 4 sendiri dijanjikan bakal menjadi ponsel pertama Redmi di 2025, sehingga mestinya akan meluncur di awal Januari mendatang. Redmi Turbo 4 merupakan nama perangkat yang bersangkutan di pasar domestiknya di China. Di pasaran internasional, perangkat ini bakal berubah nama dengan mengusung brand Poco.
Sebagian rumor yang beredar menyebutkan bahwa Redmi Turbo 4 bakal dirilis secara global sebagai Poco F7. Namun, sebagian rumor lainnya mengatakan bahwa nama internasional Redmi Turbo 4 bukan Poco F7, melainkan Poco X7 Pro.
Apapun nama ponselnya nanti, Dimensity 8400 di HP Redmi/ Poco kemungkinan bakal menjadi penantang kuat Snapdragon 7 Plus Gen 3 dari Qualcomm yang selama ini merajai kategori chip ponsel menegah atas.