
MediaTek telah meluncurkan Dimensity 9400 sebagai salah satu chip khusus flagship terkuat di tahun 2024. Chipset ini diklaim perusahaan memiliki peningkatan kinerja yang drastis dibandingkan pendahulunya, Dimensity 9300.
Adapun sejumlah sektor yang mengalami peningkatan adalah sisi performa prosesor, efisiensi daya, dan kemampuan kecerdasan buatan (AI). Dimensity 9400 juga dinilai memiliki performa yang setara dengan dua pesaingnya, yakni Qualcomm Snapdragon 8 Elite (penerus dari Snapdragon 8 Gen 3) dan Apple A18 Pro.
Pada artikel ini, kami akan menampilkan gambaran perbedaan performa antara Dimensity 9400 dan Dimensity 9300 berdasarkan hasil skor benchmark AnTuTu v10 dan Geekbench 6. Simak sebagai berikut.
Table of Contents
Perbandingan Geekbench 6 dan AnTuTu v10
Sebagaimana dihimpun 91mobiles Indonesia dari Gizmochina, berikut ini perbandingan skor Geekbench 6 dan AnTuTu v10 antara Dimensity 9400 dan 9300.
Pada pengujian Geekbench 6, Dimensity 9400 berhasil meraih skor 2.876 poin pada single-core dan 8,987 poin pada multi-core. Sementara, Dimensity 9300 “hanya” mencapai skor 2.210 poin (single-core) dan 7.478 poin (multi-core).
Jadi, di saat performa single-core meningkat sekitar 30,14 persen, kinerja multi-core pada Dimensity 9400 meningkat hingga 20,18 persen dibandingkan Dimensity 9300.
Adapun untuk pengujian AnTuTu v10, Dimensity 9400 berhasil mencapai rentang poin 3 juta. Kurang lebih sama seperti Snapdragon 8 Elite. Di sisi lain, Dimensity 9300 yang merupakan chip flagship keluaran tahun lalu bahkan belum bisa melampaui angka 2 juta poin.
MediaTek Dimensity 9400 vs. Dimensity 9300
Selain performa benchmark yang meningkat, Dimensity 9400 juga diketahui membawa sejumlah peningkatan lain di berbagai sektor.
Peningkatan CPU, lebih kencang dan hemat daya
Dimensity 9400 diproduksi dengan proses fabrikasi 3 nm dari TSMC. Chip ini dibekali delapan unit prosesor dengan rincian satu core prima Cortex X925 (3,63 GHz), tiga core Cortex X4 (3,3 GHz), dan empat inti Cortex A720 (2,4 GHz).
Seperti yang terlihat, Dimensity 9400 tidak memiliki core efisiensi yang biasa ditandai dengan Cortex A5x series. Hal demikian sama seperti yang terjadi pada Dimensity 9300 yang diproduksi dengan teknologi fabrikasi 4 nm TSMC. Pada Dimensity 9300, kedelapan inti prosesornya mencakup satu core prima Cortex X4 (3,25 GHz), tiga Cortex X4 (2,85 GHz), dan empat inti Cortex A720 (2 GHz).
Kehadiran core prima Cortex A925 sangat berpengaruh besar dalam peningkatan performanya. MediaTek mengeklaim chip ini punya performa single-core yang 35 persen lebih baik serta kinerja multi-core yang 28 persen lebih cepat.
Dengan teknologi fabrikasi 3 nm dari TSMC, Dimensity 9400 juga berhasil menawarkan performa per miliwatt lebih banyak dari pendahulunya. MediaTek menyebutkan efisiensi daya prosesor meningkat hingga 40 persen. Kapasitas cache L2 juga meningkat 50 persen lebih besar dari sebelumnya.
Peningkatan GPU, performa ray-tracing lebih baik
Dimensity 9400 dilengkapi GPU ARM Immortalis G925 sebanyak 12 inti. GPU ini menggunakan arsitektur generasi ke-5 dari ARM, memiliki peningkatan performa puncak hingga 41 persen dan 44 persen lebih efisien daya dari Dimensity 9300.
Kemampuan ray tracing juga mengalami peningkatan kinerja hingga 40 persen lebih baik. Adapun sejumlah teknologi gaming turut hadir untuk meningkatkan pengalaman bermain, seperti MediaTek HyperEngine, MediaTek Adaptive Gaming Technology 3.0, MediaTek Frame Rate Converter, serta HyperEngine Super Resolution.
Peningkatan kamera, ada ISP Imagiq 1090 dengan hasil foto dan video yang membaik
Sejatinya, kemampuan fotografi sebuah HP tidak hanya bergantung pada sensor kamera, melainkan juga ISP dari chipset yang digunakan. Berkaitan dengan hal tersebut, Dimensity 9400 membawakan ISP (Image Signal Processor) yang baru dalam bentuk Imagiq 1090. ISP ini dapat mengaktifkan perekaman video HDR di seluruh jarak pembesaran.

Imagiq 1090 juga menawarkan fitur Gen-AI Super Resolution dan Gen-AI Super Zoom, dapat memperbaiki gambar yang terlihat pecah supaya tampak lebih tajam dengan mengisi detail yang hilang. Adapun Gen AI Super Zoom menjaga detail agar tetap jelas kendati dilakukan tingkat pembesaran hingga 100x.
Baik Dimensity 9300 maupun Dimensity 9400 mendukung resolusi kamera utama hingga 320 MP. Namun, Dimensity 9300 hanya mendukung resolusi perekaman hingga 8K di 30 FPS. Kontras dengan Dimensity 9400 yang bisa mencapai 8K di 60 FPS.
Kecerdasan buatan (AI) yang lebih unggul
Kemampuan AI pada sebuah chipset patut dipertimbangkan. Dengan NPU pada chipset, ponsel sanggup menghasilkan (generate) gambar berdasarkan teks yang dtulis pengguna alias prompt.

Dimensity 9400 diklaim merupakan chipset pertama di dunia yang mendukung generate video berkualitas tinggi secara on device, serta mendukung pelatihan LoRA (Low-Rank Adaptation) langsung di perangkatnya.
NPU (Neural Processing Unit) pada Dimensity 9400 diklaim mengalami peningkatan 100 persen lebih cepat untuk performa diffusion generation, serta 80 persen lebih cepat dalam merespons prompt untuk LLM.
LLM (Large Language Model) adalah model AIyang bisa mengerti dan memproses teks dalam jumlah besar dengan cepat. LoRA merupakan metode efisien untuk melatih LLM tanpa memerlukan banyak daya pemrosesan.
Adapun NPU di dalam chip Dimensity 9400 diketahui 35 persen lebih hemat daya dibandingkan pada Dimensity 9300. Ini artinya, NPU tersebut dapat mengerjakan tugas-tugas kecerdasan buatan tanpa terlalu banyak menggunakan daya.
Fitur konektivitas turut meningkat
Dimensity 9400 menghadirkan peningkatan drastis dalam konektivitas, diklaim lebih awet 50 persen untuk penggunaan Wi-Fi dan Bluetooth. Pada chipset ini, terdapat mdoem 5G baru yang lebih kuat, memungkinkan koneksi Bluetooth untuk menempuh jarak hingga 1,5 km antar perangkat.
Fitur MediaTek Xtra Range 3.0 juga dapat meningkatkan jangkauan Wi-Fi hingga 30 meter lebih luas. Adapun efisiensi daya Wi-Fi Hotspot turut meningkat, kini konsumsi daya berkurang hingga 50 persen.
Kecepatan bandwidth pada RAM juga mengalami peningkatan. Kecepatan memori puncak diketahui meningkat menjadi 10.667 Mbps, dari yang sebelumnya hanya 9.600 Mbps pada Dimensity 9300.
Vivo X200 dan Oppo Find X8 series adalah dua HP pertama dengan Dimensity 9400
Hingga saat ini, daftar lengkap smartphone yang menggunakan Dimensity 9400 belum diketahui. Namun beberapa HP yang terkonfirmasi memakai chip tersebut adalah Vivo X200 series (“reguler”, Pro, dan Pro Mini) serta Oppo Find X8 series (“reguler” dan Pro). Sementara, varian Ultra dari dua seri ini diketahui bakal diotaki Snapdragon 8 Elite.
| Dimensity 9400 | Dimensity 9300 | |
| Tanggal diumumkan | Oktober 2024 | November 2023 |
| Nomor model | MT6991 | MT6989 |
| Fabrikasi | 3 nm TSMC | 4 nm TSMC |
| CPU | 1 x Cortex-X925 (3,63 GHz), 3 x Cortex-X4 (3,3 GHz) 4 x Cortex-A720 (2,4 GHz) | 1 x Cortex-X4 (3,25 GHz) 3 x Cortex-X4 (2,85 GHz) 4 x Cortex-A720 (2 GHz) |
| GPU | ARM Immortalis-G925 MC12 MediaTek Adaptive Gaming Technology 3.0 Global illumination MediaTek Frame Rate Converter HyperEngine’s Super Resolution Ray tracing support | ARM Immortalis-G720 MC12 MediaTek HyperEngine gaming technologies Global illumination Ray tracing support |
| NPU | MediaTek NPU 890 | MediaTek NPU 790 |
| Kamera | MediaTek Imagiq 1090 ISP Kamera tunggal hingga 320MP Perekaman video hingga 8K di 60 FPS Gen-AI Super Resolution Gen-AI Super Zoom | MediaTek Imagiq 990 ISP Kamera tunggal hingga 320MP Perekaman video hingga 8K di 30 FPS |
| Memori | LPDDR5X di kecepatan 10.667 Mbps, mendukung hingga 24 GB | LPDDR5T di kecepatan 9.600 Mbps, mendukung hingga 24 GB |
| Penyimpanan | UFS 4.0 + MCQ | UFS 4.0 + MCQ |
| Konektivitas | Downlink: 7,3 Gbps Wi-Fi 7 Bluetooth 5.4 | Downlink: 7 Gbps Wi-Fi 7 Bluetooth 5.4 |









