
Pasar ponsel lipat vertikal sebentar lagi akan diramaikan oleh produk baru dari Motorola. Pabrikan ponsel asal Amerika Serikat ini secara resmi mengumumkan kehadiran generasi terbaru dari lini ponsel lipat ikoniknya, Motorola Razr 60, untuk pasar Tanah Air.
Sejak tahun lalu saat Motorola melakukan comeback ke Indonesia, pertanyaan soal kapan Razr dibawa masuk ke Indonesia kerap muncul ke permukaan. Kini akhirnya terjawab sudah, Motorola Razr 60 akan segera menyapa persaingan foldable Indonesia sejak pertama kali diluncurkan secara global pada April 2025.
HP ini pun bakal bersaing langsung dengan lini ponsel lipat Samsung Galaxy Z Flip yang punya posisi kuat di Indonesia. Menghadirkan perpaduan desain klasik dan teknologi modern, Razr 60 diposisikan sebagai smartphone lipat yang menonjolkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) melalui ekosistem Moto AI.
Table of Contents
Razr 60 Diotaki MediaTek Dimensity 7400X dan Moto AI
Motorola Razr 60 mencetak sejarah sebagai ponsel lipat pertama yang diotaki dengan chipset MediaTek Dimensity 7400X. Chip khusus foldable ini diklaim memberikan efisiensi daya tinggi dengan peningkatan kinerja AI sebesar 15 persen dibandingkan generasi pendahulunya.
Sisi software juga menjadi salah satu hal yang ditonjolkan melalui fitur Moto AI yang mencakup Catch Me Up, Pay Attention, dan Remember This. Ketiganya merupakan asisten proaktif untuk mengelola tugas harian. Tersemat juga fitur Next Mode yang dapat memberikan rekomendasi real-time berdasarkan konten yang sedang dibuka di layar, serta akses ke Google Gemini dan Gemini Live langsung dari layar eksternal untuk produktivitas tanpa harus membuka ponsel.
Desain kokoh dengan material premium

Dari sisi estetika bodi, Motorola Razr 60 akan ditawarkan dalam tiga pilihan material unik yaitu vegan leather, nilon, dan Acetate yang ringan. Perangkat ini juga hadir dengan sejumlah opsi warna yang terkurasi Pantone yaitu Gibraltar Sea, Spring Bud, dan Parfait Pink.
Sektor ketahanan bodi perangkat ini juga turut menjadi fokus utama, disematkan dengan pelat engsel berbahan titanium yang diklaim 4x lebih kuat dibandingkan stainless steel standar medis. Layarnya menggunakan Ultra-Thin Glass untuk mengurangi crease (lipatan), serta mengantongi sertifikasi IP68 untuk mengurangi risiko rusak akibat debu dan rendaman air tawar hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.
Layar immersive serta kamera 50 MP
Seperti ponsel flip lain pada umumnya, Motorola Razr 60 turut dibekali dengan layar eksternal dan juga layar utama. Layar eksternalnya mengusung ukuran 3,6 inci yang fungsional untuk mengakses aplikasi dan panel kustomisasi, sementara layar utamanya dibekali panel pOLED HDR10+ berukuran 6,9 inci ketika dibentangkan, mendukung lebih dari satu miliar warna.

Pada sektor fotografi, tersedia kamera utama 50 MP dengan kualitas hasil foto sekelas flagship, didampingi kamera ultrawide 13 MP yang juga berfungsi sebagai lensa Macro Vision. Teknologi Photo Enhancement Engine dan Adaptive Stabilization berbasis AI ikut disematkan untuk menjamin hasil foto dan video tetap stabil meski diambil sambil bergerak.
Baterai 4.500 mAh yang tahan seharian
Untuk menunjang aktivitas sehari-hari, Motorola Razr 60 juga disertai baterai berkapasitas 4.500 mAh yang tergolong besar untuk seukuran HP flip. Pengisian dayanya mengandalkan fitur 30W TurboPower via kabel yang diklaim bisa mengisi daya untuk penggunaan seharian setelah dicas selama 15 menit.
Agar mengurangi ketergantungan terhadap kabel dan kecenderungan risiko wear and tear pada port USB, ponsel ini juga hadir dengan pengisian daya nirkabel (wireless charging) 15 watt.

Motorola Razr 60 akan tersedia secara resmi di Indonesia mulai besok, 25 Februari 2026. Calon konsumen dapat membeli perangkat ini melalui kanal daring (online) di Shopee Indonesia atau gerai luring (offline) di sejumlah outlet Digiplus.
Hingga kini pihak Motorola belum mengumumkan harga resmi maupun detail terkait jadwal pre-order. Informasi lebih lanjut akan diumumkan melalui situs resmi Motorola.id dan kanal media sosial resminya.










