
Setelah resmi diperkenalkan di pasar global pada bulan lalu, kini Poco X8 Pro series dipastikan rilis di Indonesia pada 2 April besok, tepatnya pada 11.00 WIB. Poco X8 Pro series sendiri diposisikan sebagai perangkat flagship yang memadukan performa tinggi, daya tahan baterai kuat, serta desain bodi yang premium.
Perangkat ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan performa ekstrem bagi pengguna, khususnya untuk aktivitas yang membutuhkan proses komputasi berat seperti editing dan bermain game.
Table of Contents
Keunggulan Poco X8 Pro series
- Ponsel ini adalah yang pertama di pasar global dengan chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra, diklaim membawa peningkatan performa signifikan terutama pada kemampuan grafis sekaligus menjaga efisiensi daya.
- Poco menyematkan baterai silikon-karbon “monster” dengan kapasitas 8.500 mAh, angka terbesar dalam sejarah ponsel Poco. Meski baterainya sangat besar, bodi perangkat diklaim tetap ringkas dan tipis.
- Poco X8 Pro series menjalankan Xiaomi HyperOS 3 untuk menunjang interaksi lintas perangkat via Xiaomi HyperConnect dan mendukung fitur pemantauan aktivitas real-time melalui Xiaomi HyperIsland.
- Menyoal fitur kecerdasan buatan (AI), sistemnya disebut sudah terintegrasi dengan Google Gemini dan Circle to Search untuk memudahkan akses informasi bagi pengguna.
Spesifikasi Poco X8 Pro dan Pro Max
Poco Indonesia belum membeberkan spesifikasi lengkap untuk Poco X8 Pro maupun Pro Max. Namun, berhubung keduanya sudah resmi rilis secara global pada Maret lalu, spesifikasi keduanya pun sudah banyak bertebaran di dunia maya, yakni sebagai berikut.
- Chipset: Poco X8 Pro Max menjadi ponsel pertama di pasar global dengan Dimensity 9500s (3 nm), memiliki prime core Cortex A925 Ultra (3,73 GHz). Sedangkan, Poco X8 Pro ditenagai Dimensity 8500 Ultra (4 nm) yang dibekali 8x Cortex A725 dan GPU Mali G720.
- Sistem pendingin: Varian Pro Max dibekali teknologi Poco 3D IceLoop dengan vapor chamber seluas 5.800 mm persegi, sementara versi Pro mengusung 3D Dual-Layer IceLoop dengan vapor chamber seluas 5.300 mm persegi.
- Layar: Poco X8 Pro Max menggunakan layar OLED 6,83 inci (1.280 x 2.772 piksel) dengan refresh rate 120 Hz, sedangkan Poco X8 Pro memiliki layar sedikit lebih kecil di angka 6.59 inci. Keduanya dilindungi oleh lapisan Gorilla Glass 7i dan mendukung tingkat kecerahan maksimal 3.500 nit.
- RAM dan penyimpanan: Kedua varian ini menggunakan standar RAM LPDDR5X (hingga 9.600 Mbps) dan penyimpanan UFS 4.1. Pilihan kapasitas yang tersedia untuk keduanya adalah RAM 8 GB/ 256 GB dan RAM 12 GB/ 512 GB.
- Kamera: Poco X8 Pro series mengusung sistem triple camera dengan sensor utama 50 MP. Bedanya, Pro Max memakai sensor Light Fusion 600 sedangkan Poco menggunakan Sony IMX882. Untuk kamera pendamping, tersedia ultrawide 8 MP (f/2,2) dan kamera depan 20 MP.
- Baterai dan pengisian daya: Poco X8 Pro Max dibekali baterai silikon-karbon 8.500 mAh sedangkan Poco X8 Pro memakai baterai 6.500 mAh. Keduanya mendukung 100W HyperCharge serta reverse wired charging 27 watt untuk mengisi daya perangkat lain.

Poco X8 Pro series tidak hanya ditujukan untuk keperluan gaming, melainkan juga untuk mendukung produktivitas dan mobilitas penggunanya.
“Gaming sekarang sudah menjadi budaya cara orang berkompetisi, terhubung, dan menghabiskan waktu. Poco X8 Pro series didesain bukan hanya untuk bermain, tapi untuk membantu pengguna naik level,” ujar Novita Krisutami selaku PR Manager Poco Indonesia pada keterangan tertulis yang diterima 91Mobiles Indonesia, Senin (30/3/2026).
Dia menambahkan bahwa performa perangkat ini dirancang untuk tetap responsif dan stabil ketika menjalankan tugas multi-tasking maupun aplikasi berat.
Saat ini pihak Poco Indonesia belum mengumbar detail mengenai harga resmi dari seri terbaru tersebut. Informasi lengkap terkait harga serta penawaran eksklusif lainnya baru akan diumumkan pada tanggal peluncuran resmi besok hari.
Di pasar global, Poco X8 Pro dijual mulai dari 330 dolar AS (Rp 5,6 jutaan) untuk RAM 8 GB/ 256 GB, sementara Poco X8 Pro Max dibanderol mulai dari 470 dolar AS (Rp 7,9 jutaan) untuk RAM 12 GB/ 256 GB.










