Poco X8 Pro vs Poco X7 Pro: Intip Perbedaan Spek dan Harganya

Poco kembali memperbarui lini seri ponsel andalannya di kelas menengah dengan merilis Poco X8 Pro pada Maret 2026 di Indonesia. Kehadirannya berselang satu tahun dua bulan sejak Poco X7 Pro menyapa penggemar Tanah Air pada Januari 2025.

Dengan membawakan jargon “Speed to the Max”, Poco X8 Pro Max menjanjikan performa yang lebih stabil serta fitur yang lebih mumpuni dibandingkan pendahulunya. Lantas, sejauh mana peningkatan yang dibawa ponsel terbaru ini dan apakah Poco X7 Pro masih layak untuk dipertahankan? Simak perbandingan mendalamnya berikut ini.

Table of Contents

Poco X8 Pro vs Poco X7 Pro: Harga

Di pasar Indonesia, Poco X8 Pro dibanderol mulai dari Rp 4.999.000 untuk varian terendah RAM 8 GB/ 256 GB. Tak disangka, Poco X7 Pro juga ditawarkan dengan harga Rp 4.999.000 yang sama.

Bedanya, sang pendahulu ini menghadirkan varian RAM 12 GB dengan storage 512 GB untuk harga tersebut. Hal ini lantas menjadikannya pilihan lebih menarik untuk Anda yang ingin merasakan storage 2x lipat lebih besar untuk harga yang sama.

Jika ingin mendapatkan RAM dan storage yang sama untuk Poco X8 Pro, calon konsumen perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp 5.799.000, alias selisih Rp 800 lebih mahal.

Kenaikan harga ini tampaknya merupakan imbas dari lonjakan harga komponen chipset secara global. Selain itu, Poco X8 Pro juga dihargai lebih mahal lantaran memiliki peningkatan di sejumlah sektor, seperti chipset dan kapasitas baterai.

VarianHarga Poco X8 ProHarga Poco X7 Pro
RAM 8 GB/ 256 GBRp 4.999.000
RAM 8 GB/ 512 GBRp 5.399.000
RAM 12 GB/ 512 GBRp 5.799.000Rp 4.999.000

Poco X8 Pro vs Poco X7 Pro: Performa

Tampilan layar yang memperlihatkan spesifikasi Poco X8 Pro (kiri) dan X8 Pro Max.

Poco X8 Pro mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra (4 nm) yang menorehkan skor AnTuTu v11 sekitar 2.153.969 poin, unggul sekitar 12 persen dibandingkan Dimensity 8400 Ultra (4 nm) milik Poco X7 Pro yang meraih 1.925.109 poin, sebagaimana dikutip dari Nano Review.

Peningkatan juga cukup terasa pada jenis penyimpanan Poco X8 Pro yang sudah mengandalkan standar UFS 4.1, sedikit lebih cepat ketimbang UFS 4.0 pada generasi sebelumnya.

Dimensity 8500 Ultra dilengkapi 8-core CPU yang terdiri atas 1x Cortex A725 (3,4 GHz), 3x Cortex A725 (3,2 GHz), 4x Cortex A725 (2,2 GHz), dan GPU Mali G720 MP8.

Chipset penerus ini melanjutkan arsitektur “all-big-core” yang sama seperti Dimensity 8400 Ultra. Hanya saja, kini masing-masing core mengalami peningkatan clock speed menjadi 3,25 GHz, 3 GHz, dan 2,1 GHz.

Dengan peningkatan performa tersebut, Poco X8 Pro akan sedikit lebih layak dalam memainkan game populer seperti Wuthering Waves, Genshin Impact, dan Delta Force ketimbang pendahulunya, baik itu dari segi frame rate maupun pengaturan grafis. Namun, peningkatan yang dirasakan tidak akan terlalu drastis.

SpesifikasiPoco X8 ProPoco X7 Pro
ChipsetDimensity 8500 Ultra (4 nm)Dimensity 8400 Ultra (4 nm)
CPU dan GPU8-core CPU (1x 3,4 GHz Cortex A725, 3x 3,2 GHz Cortex A725, 4x 2,2 GHz Cortex A725), GPU Mali G720 MP8.8-core CPU (1x 3,25 GHz Cortex A725, 3x 3 GHz Cortex A725, 4x 2,1 GHz Cortex A725), GPU Mali G720 MC7.
AnTuTu v112.153.969 poin1.925.109 poin
Geekbench 61.555 poin (single-core), 6.405 poin (multi-core)1.564 poin (single-core), 6.109 poin (multi-core)

Poco X8 Pro vs Poco X7 Pro: Desain dan layar

Dynamic RGB Light di Poco X8 Pro dan Pro Max.

Dari segi tampilan bodi, Poco X8 Pro menggunakan material bingkai aluminium yang lebih premium, sementara Poco X7 Pro masih menggunakan frame plastik. Keduanya namun kompak dibekali sertifikasi ketahanan air dan debu tingkat tinggi yakni IP68 dan IP69K.

Layar Poco X8 Pro memang sedikit menyusut menjadi 6,59 inci, dibandingkan layar Poco X7 Pro dengan ukuran 6,67 inci. Namun, kecerahan layarnya justru meningkat pesat. Layar Poco X8 Pro diketahui mampu mencapai kecerahan maksimal hingga 3.500 nit, jauh mengungguli layar Poco X7 Pro di angka 3.200 nit.

Lebar bodi keduanya tetap sama di 75,2 mm, namun panjang Poco X8 Pro sedikit menyusut jadi 157,5 mm dari yang semula 160,8 mm. Ketebalannya hanya sedikit naik dari 8,3 mm menjadi 8,4 mm, kendati mendapatkan peningkatan baterai yang cukup besar.

Soal bodi belakangnya, kedua ponsel ini memang bak pinang dibelah dua karena sama-sama punya housing kamera berbentuk pil berisikan dua buah lensa. Namun yang membuat Poco X8 Pro berbeda adalah kehadiran Dynamic RGB Light yang terletak di bagian dalam masing-masing penampang lensa kamera belakang. Lampu ini berfungsi sebagai indikator notifikasi hingga menampilkan efek lighting ketika bermain game. Fitur ini tidak tersedia pada Poco X7 Pro.

SpesifikasiPoco X8 ProPoco X7 Pro
Layar6,59 inci AMOLED, refresh rate 120 Hz, kecerahan 3.500 nit6,67 inci AMOLED, refresh rate 120 Hz, kecerahan maksimal 3.200 nit
Dimensi dan bobot157,5 x 75,2 x 8,4 mm, bobot 201 gram160,8 x 75,2 x 8,3 mm, bobot 195 gram
KetahananGorilla Glass 7i (depan), bingkai aluminium, IP68/ IP69KGorilla Glass 7i (depan), bingkai dan belakang plastik, IP68/ IP69K
Varian warnaMint Green, White, BlackBlack, Green, Yellow

Poco X8 Pro vs Poco X7 Pro: Kamera

Tidak banyak yang berubah dari segi kamera. Keduanya kompak menggunakan sensor utama 50 MP Sony IMX 882 dengan fitur OIS serta ultrawide 8 MP.

Meskipun spesifikasi sensor belakangnya identik, Poco X8 Pro kini membawakan peningkatan pada kamera depan yang mendukung perekaman video 1080p di 60 FPS. Sedangkan, Poco X7 Pro terbatas pada 30 FPS saja.

Poco X8 Pro juga menyertakan fitur fotografi berbasis AI terbaru seperti AI Creativity Assistant dan UltraSnap untuk menghasilkan foto yang lebih memadai dengan lebih cepat.

Poco X8 Pro vs Poco X7 Pro: Baterai

Poco X8 Pro dilengkapi baterai jumbo berkapasitas 6.500 mAh, meningkat dari kapasitas 6.000 mAh pada pendahulunya. Hal ini membuatnya memiliki daya tahan 22 persen lebih lama daripada Poco X7 Pro, yakni hingga penggunaan aktif lebih dari 28 jam.

Kecepatan pengisian dayanya pun juga ditingkatkan menjadi 100 watt (naik dari 90 watt), yang mampu mengisi daya hingga 75 persen dalam waktu 30 menit saja. Selain itu, Poco X8 Pro mendukung fitur reverse charging 27 watt yang membuatnya sanggup mengisi perangkat lain seperti power bank.

Pada dasarnya peningkatan pada Poco X8 Pro tidak terlalu drastis ketimbang sebelumnya. Yang paling menonjol adalah perubahan Dimensity 8400 menjadi Dimensity 8500, memberikan performa lebih unggul untuk aktivitas berat dan multi-tasking.

Poco X8 Pro vs Poco X7 Pro: Software

Poco X8 Pro hadir dengan sistem operasi terbaru Android 16 yang dilapisi antarmuka HyperOS 3.0 secara out-of-the-box. Di sisi lain, Poco X7 Pro dirilis dengan Android 15 yang lebih lawas, mendukung polesan antarmuka HyperOS 2.

Meskipun Poco X7 Pro bisa ditingkatkan ke versi Android 16, waktu rilisnya yang setahun lebih awal membuatnya tidak sanggup meraih versi OS lebih baru di kemudian hari

Terlebih lagi, Poco X8 Pro dijanjikan masa pembaruan OS dan patch keamanan hingga 5 tahun, lebih lama dibandingkan Poco X7 Pro yang hanya 3 tahun (versi OS) dan 4 tahun (pembaruan keamanan).

Ini berarti Poco X8 Pro yang rilis pada Maret 2026 diprediksi bisa meraih pembaruan versi hingga Android 21 di tahun 2031, kontras dengan Poco X7 Pro yang tampaknya hanya meraih Android 18 di tahun 2028.

Demikian peningkatan yang dibawakan Poco X8 Pro dibandingkan Poco X7 Pro. Performa, desain, baterai, dan dukungan update software memang menjadi lebih baik. Namun, soal harga, Poco X7 Pro lebih cocok dipilih lantaran lebih murah. Berikut ini daftar pertimbangan yang bisa Anda jadikan acuan sebelum menentukan pilihan.

Pilih Poco X8 Pro kalau…

Pilih Poco X7 Pro kalau…

Home Fitur Perbandingan