Review Tecno Pova 8 5G: Desain Unik dengan Alive Matrix, Baterai Awet

Ringkasan Tinjauan

Peringkat Pakar

7.8/10
Desain
 
8.0
/10
Layar
 
7.3
/10
Sistem operasi
 
7.4
/10
Kamera
 
8.5
/10
Kinerja
 
7.1
/10
Baterai
 
7.5
/10

Pros

  • Desain unik dengan Alive Matrix Display
  • Baterai 8.000 mAh yang sangat awet
  • Kamera utama cukup oke
  • HiOS yang nyaman digunakan dan kaya fitur

Cons

  • Hanya memakai panel LCD, bukan AMOLED
  • Tidak memiliki kamera ultrawide

Tecno Pova 8 hadir sebagai salah satu smartphone kelas menengah yang mengedepankan desain sebagai daya tarik utamanya. Ponsel ini tampil dengan bodi yang tebal serta mengusung bahasa desain yang terinspirasi dari Nothing, memberikan kesan berbeda dibandingkan dengan kebanyakan smartphone di kelasnya.

Di tengah persaingan yang semakin ketat dan peningkatan spesifikasi yang mulai bersifat iteratif, Tecno tampaknya memilih pendekatan berbeda dengan menjadikan desain sebagai salah satu nilai jual utama Pova 8. Namun, strategi tersebut diiringi dengan banderol harga yang lebih tinggi, yakni Rp 4 jutaan, dibandingkan dengan pendahulunya maupun sejumlah kompetitor di kelas yang sama.

Lantas, apakah Tecno Pova 8 mampu menawarkan pengalaman penggunaan yang sepadan dengan harganya? Kami telah menguji perangkat ini untuk menilai performa, kamera, daya tahan baterai, serta berbagai fitur yang ditawarkannya.

Table of Contents

Kesimpulan singkat

Tecno POVA 8 menawarkan sejumlah keunggulan, mulai dari desain yang tampil berbeda, baterai berkapasitas besar, hingga kamera yang mampu memenuhi kebutuhan fotografi sehari-hari. Performa antarmukanya juga terasa responsif sehingga nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas harian.

Di sisi lain, penggunaan panel LCD menjadi salah satu kompromi yang perlu diperhatikan, terutama di kelas harga yang sama sudah banyak dihuni ponsel dengan layar AMOLED. Pilihan kapasitas penyimpanannya juga masih terbatas, sementara banderol harganya tergolong cukup tinggi dibandingkan sejumlah kompetitor.

Secara keseluruhan, Tecno POVA 8 bukan pilihan yang paling unggul di kelasnya. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan desain yang unik, daya tahan baterai, dan pengalaman penggunaan yang nyaman, ponsel ini tetap layak dipertimbangkan.

Desain: Tampil beda dengan layar sekunder

Desain menjadi salah satu aspek yang paling menonjol dari Tecno Pova 8. Ponsel ini mengusung panel belakang bergaya transparan dengan aksen geometris serta layar sekunder berbentuk lingkaran di samping modul kamera. Kombinasi tersebut membuat tampilannya berbeda dibandingkan dengan mayoritas smartphone kelas menengah yang beredar saat ini.

Tecno tampaknya memang ingin menjadikan desain sebagai identitas utama Pova 8. Pendekatan ini membuat ponsel tersebut mudah dikenali dan memberikan kesan yang berbeda, terlepas dari apakah tampilannya sesuai dengan selera setiap pengguna.

Kemiripan desain Tecno POVA 8 dengan perangkat Nothing cukup terlihat, terutama pada konsep panel belakang bergaya transparan dan elemen visual yang dibuat menyerupai komponen internal. Tecno juga menghadirkan layar sekunder bernama Alive Matrix Display yang berfungsi menampilkan notifikasi, indikator status, serta berbagai efek pencahayaan interaktif.

Ponsel Pintar Ketebalan Berat Peringkat IP
Motorola Edge 70 Fusion 7.99 mm 193 gram IP68 +IP69

Konsep tersebut harus dibayar dengan dimensi bodi yang relatif besar. Tecno Pova 8 memiliki bobot 225 gram dengan ketebalan 8,8 mm yang kemungkinan dipengaruhi oleh penggunaan baterai berkapasitas besar. Selama pengujian, bodinya memang terasa lebih berat dibandingkan dengan sebagian besar kompetitor, tetapi kualitas rancang bangunnya tetap terasa kokoh saat digenggam.

Secara keseluruhan, Tecno Pova 8 menawarkan pendekatan desain yang berbeda dari kebanyakan smartphone di kelasnya. Alive Matrix Display tidak hanya menjadi elemen dekoratif, tetapi juga menambah fungsi melalui notifikasi dan informasi yang dapat ditampilkan langsung pada panel belakang.

Layar: Bukan yang terbaik di kelasnya

Layar menjadi salah satu aspek yang paling terasa komprominya pada Tecno Pova 8. Di kisaran harga ini, banyak kompetitor telah beralih ke panel AMOLED sehingga penggunaan layar LCD membuatnya kurang kompetitif dari sisi kualitas tampilan.

Ponsel Pintar Layar Kecerahan Puncak
Motorola Edge 70 Fusion 6.8 inci - Extreme AMOLED 5200 nits

Berdasarkan pengujian kami, reproduksi warna yang dihasilkan belum sepekat panel OLED, sehingga pengalaman menonton video maupun menikmati konten media sosial terasa kurang imersif. Tingkat kecerahannya juga masih terbatas ketika digunakan di bawah sinar matahari langsung, sehingga visibilitas layar sedikit menurun.

Meski demikian, layar Tecno Pova 8 masih mampu memenuhi kebutuhan penggunaan sehari-hari, seperti menjelajah media sosial, membaca, dan bermain game. Hanya saja, dari sisi kualitas visual, layarnya masih tertinggal dibandingkan sejumlah kompetitor di kelas harga yang sama.

Dukungan refresh rate hingga 144 Hz membuat navigasi antarmuka terasa lebih mulus. Namun, berdasarkan pengujian kami, mode tersebut belum diterapkan secara menyeluruh. Refresh rate 144 Hz hanya aktif pada sejumlah aplikasi bawaan, seperti Pesan, Telepon, dan Pengaturan, sementara sebagian besar game dan aplikasi pihak ketiga masih berjalan pada refresh rate yang lebih rendah.

Dengan demikian, manfaat refresh rate 144 Hz dalam penggunaan sehari-hari masih belum sepenuhnya terasa. Dukungan yang lebih luas melalui pembaruan software (OTA) di masa mendatang diharapkan dapat memaksimalkan potensi layar ini, terutama untuk game dan aplikasi yang mendukung refresh rate tinggi.

Alive Matrix Display

Alive Matrix Display menjadi pembeda utama Tecno POVA 8 dibandingkan smartphone lain di kelasnya. Seluruh pengaturannya dapat diakses melalui menu Status Light, yang menyediakan berbagai opsi untuk mengubah pola pencahayaan, mengatur animasi, hingga mengaktifkan fitur-fitur interaktif.

Tecno juga menyertakan dua fitur berbasis sensor gerak, yaitu Microphone Spin yang bekerja menyerupai permainan putar botol serta Lucky Number untuk menghasilkan angka acak. Keduanya dapat dijalankan hanya dengan menggoyangkan ponsel sebanyak tiga kali.

Berdasarkan pengujian kami, konsep tersebut cukup menarik, tetapi implementasinya masih belum sepenuhnya konsisten. Sensor gerak terkadang aktif tanpa disengaja saat ponsel berada di dalam saku atau ketika pengguna sedang berada di dalam kendaraan, sehingga pengalaman pengguna belum sepresisi beberapa perangkat lain yang mengandalkan tombol fisik untuk mengaktifkan fitur serupa.

Di sisi lain, opsi personalisasi yang ditawarkan tergolong lengkap. Pengguna dapat memilih berbagai pola matriks bawaan atau membuat pola sendiri sesuai preferensi. Tingkat kecerahan Alive Matrix Display juga dapat diatur dengan mudah sehingga tampilannya tetap terlihat jelas dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Baterai: Tahan hingga sekitar 1,5 hari

Sektor daya menjadi salah satu keunggulan Tecno Pova 8. Ponsel ini dibekali baterai berkapasitas 8.000 mAh yang mampu memberikan daya tahan di atas rata-rata untuk kelasnya. Berdasarkan pengujian kami, perangkat ini dapat digunakan hingga sekitar 1,5 hari dengan pola penggunaan normal dan screen-on time sekitar lima jam per hari. Pada skenario penggunaan yang lebih intensif, daya tahannya memang berkurang, tetapi masih mampu bertahan hingga seharian.

Skor PCMark Battery (dalam satuan jam)
Motorola Edge 70 Fusion
7000 mAh
17.6
PCMark Battery mengukur daya tahan baterai ponsel dari 100 persen hingga 20 persen (semakin lama durasinya, semakin baik).

Selama pengujian, konsumsi daya terlihat meningkat ketika ponsel digunakan untuk menjalankan game dalam waktu lama. Dalam sesi bermain selama 30 menit, kapasitas baterai berkurang sekitar delapan persen. Hasil tersebut menunjukkan efisiensi dayanya masih dapat ditingkatkan, terutama untuk beban kerja yang berat.

Pada pengujian PCMark Battery, Tecno POVA 8 mencatatkan waktu bertahan sekitar 17,5 jam. Hasil tersebut tergolong kompetitif dan sejalan dengan pengalaman penggunaan sehari-hari yang menunjukkan bahwa daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama perangkat ini.

Kecepatan pengisian daya Tecno Pova 8 juga memberikan hasil yang memuaskan. Meski dibekali baterai berkapasitas 8.000 mAh, adaptor pengisian daya 45 W bawaan mampu mengisi baterai dari 20 persen hingga 100 persen dalam waktu sekitar satu jam.

Dengan kombinasi kapasitas baterai yang besar dan waktu pengisian yang relatif singkat, Tecno Pova 8 menawarkan pengalaman penggunaan yang praktis untuk aktivitas sehari-hari. Meskipun efisiensi dayanya saat menjalankan beban kerja berat masih dapat ditingkatkan, performa sektor baterainya secara keseluruhan tetap menjadi salah satu keunggulan perangkat ini.

Ponsel Pintar Kapasitas Baterai Dukungan Pengisian Daya Waktu Pengisian Daya (20% hingga 100%)
Motorola Edge 70 Fusion 7000 mAh 68W Turbo Power Pengisian Daya 49m

Performa: Memadai untuk sehari-hari

Tecno Pova 8 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7100 yang dipadukan dengan RAM 6 GB atau 8 GB serta penyimpanan internal 128 GB. Berdasarkan pengujian kami, performanya sudah memadai untuk penggunaan sehari-hari, mulai dari menjelajahi web, mengakses media sosial, multitasking ringan, hingga menikmati konten multimedia. Respons sistem memang tidak selalu secepat beberapa kompetitor di kelasnya, tetapi pengalaman penggunaan secara keseluruhan tetap terasa lancar.

Skor AnTuTu
Motorola Edge 70 Fusion
Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4
1,149,292
AnTuTu mengukur performa CPU, GPU, memori, dan pengalaman penggunaan secara keseluruhan (semakin tinggi skornya, semakin baik).


Salah satu kompromi yang perlu diperhatikan adalah kapasitas penyimpanannya. Tecno hanya menyediakan varian 6 GB/128 GB dan 8 GB/128 GB tanpa dukungan slot kartu microSD. Bagi pengguna yang menyimpan banyak foto, video, aplikasi, atau game, kapasitas tersebut berpotensi terasa terbatas setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu.
Skor Geekbench single-core
Motorola Edge 70 Fusion
Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4
1,280
Geekbench mengukur performa CPU pada beban kerja single-core dan multi-core (semakin tinggi skornya, semakin baik).


Manajemen suhu menjadi salah satu aspek yang masih perlu ditingkatkan pada Tecno Pova 8. Selama pengujian, suhu bodi meningkat lebih dari 8 derajat Celsius setelah digunakan untuk bermain game selama sekitar 30 menit. Meski terasa lebih hangat saat digenggam, peningkatan suhu tersebut belum sampai mengganggu kenyamanan penggunaan secara signifikan.

Skor Geekbench multi-core
Motorola Edge 70 Fusion
Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4
3,475
Geekbench mengukur performa CPU pada beban kerja single-core dan multi-core (semakin tinggi skornya, semakin baik).


Di sisi lain, performa gaming masih tergolong memadai. Optimasi software yang dilakukan Tecno membuat sejumlah game populer dapat berjalan dengan lancar, sehingga pengalaman bermain terasa lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dari spesifikasi hardware maupun skor benchmark semata.

Sistem operasi HiOS juga menjadi salah satu nilai tambah perangkat ini. Antarmukanya terasa ringan dan responsif, sementara bahasa desain Glow Space menghadirkan tampilan yang lebih modern pada berbagai elemen, seperti panel pengaturan cepat, aplikasi bawaan, dan layar panggilan. Tecno juga melengkapinya dengan sejumlah fitur berbasis AI serta opsi personalisasi yang cukup beragam.

Ponsel PintarAplikasi Pra-instal Dukungan Perangkat Lunak
Motorola Edge 70 Fusion413 Tahun Pembaruan OS + 5 Tahun Pembaruan Keamanan

Meski demikian, masih terdapat ruang untuk penyempurnaan. Beberapa aplikasi bawaan belum menggunakan bahasa desain terbaru sehingga tampilan antarmuka terasa kurang konsisten. Selain itu, kebijakan pembaruan perangkat lunaknya juga masih tertinggal dibandingkan dengan beberapa kompetitor di kelas yang sama. Secara keseluruhan, HiOS tetap menawarkan pengalaman penggunaan yang nyaman dan menjadi salah satu keunggulan Tecno Povs 8.

Kamera: Warna natural, detail masih perlu ditingkatkan

Sektor kamera menjadi salah satu aspek yang paling terasa komprominya pada Tecno Pova 8. Ponsel ini dibekali kamera utama 50 MP yang ditemani sebuah kamera sekunder di bagian belakang, serta kamera depan 13 MP untuk kebutuhan swafoto. Dibandingkan dengan sejumlah kompetitor di kelas harga yang sama, konfigurasi tersebut tergolong sederhana karena belum dilengkapi OIS maupun kamera ultrawide yang dapat memberikan fleksibilitas lebih saat memotret.

Meski spesifikasinya tidak terlalu menonjol, performa kamera utamanya masih cukup memadai untuk penggunaan sehari-hari. Dalam kondisi pencahayaan yang baik, kamera mampu menghasilkan foto dengan reproduksi warna yang natural. Namun, tingkat detail yang ditangkap masih tergolong biasa, sementara kualitas gambar mulai menurun ketika memotret pada kondisi minim cahaya.

Dalam kondisi pencahayaan yang baik, kamera utama Tecno Pova 8 masih mampu menghasilkan foto yang memuaskan. Reproduksi warnanya cenderung natural dengan karakter yang mendekati kondisi asli. Namun, tingkat detail yang dihasilkan belum menjadi yang terbaik di kelasnya. Tekstur objek terlihat sedikit lembut dan penurunan kualitas gambar semakin terasa ketika kondisi cahaya mulai berkurang. Pada pemotretan malam hari, detail halus lebih mudah hilang saat foto diperbesar, sehingga performanya belum ideal bagi pengguna yang sering memotret dalam kondisi minim cahaya.



Karakter yang sama juga terlihat pada kamera depannya. Dalam kondisi cahaya yang cukup, kamera selfie 13 MP mampu menghasilkan foto dengan warna kulit yang natural dan tingkat detail yang memadai. Akan tetapi, ketika digunakan di dalam ruangan atau pada malam hari, pemrosesan gambar cenderung menerapkan efek penghalusan wajah secara agresif sehingga detail wajah tampak berkurang.

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai performanya, kami membandingkan hasil kamera Tecno Pova 8 dengan Motorola Edge 70 Fusion. Berikut hasil perbandingannya.

Siang hari

Pada kondisi pencahayaan siang hari, Tecno Pova 8 mampu menghasilkan reproduksi warna yang natural dan mendekati kondisi aslinya. Dibandingkan dengan Motorola Edge 70 Fusion, karakter warnanya terlihat lebih akurat. Namun, keunggulan tersebut harus dibayar dengan tingkat detail yang masih berada di bawah kompetitornya. Edge 70 Fusion mampu menangkap tekstur objek dengan lebih tajam sehingga hasil fotonya tampak lebih kaya detail, terutama saat diperbesar.

POVA 8
Motorola Edge 70 Fusion

Mode Portrait

Pada mode portrait, kedua ponsel mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang memuaskan. Tecno Pova 8 kembali unggul dalam menyajikan warna kulit yang terlihat lebih natural dan mendekati kondisi aslinya. Sementara itu, Motorola Edge 70 Fusion menawarkan tingkat ketajaman yang lebih baik serta kemampuan pemisahan objek (edge detection) yang lebih rapi, sehingga efek bokeh tampak lebih presisi di sekeliling subjek.

POVA 8
Motorola Edge 70 Fusion

Selfie

Pada sektor kamera depan, Tecno Pova 8 menunjukkan performa yang lebih unggul. Hasil foto selfie memiliki tingkat ketajaman yang lebih baik dengan pemrosesan gambar yang minim efek beautify, sehingga tekstur wajah tetap terlihat alami. Reproduksi warna kulit juga tampil akurat, membuat hasil swafoto terlihat lebih natural dibandingkan dengan kompetitornya.

POVA 8
Motorola Edge 70 Fusion

Kondisi minim cahaya

Pada kondisi minim cahaya, Tecno Pova 8 masih menunjukkan keterbatasan dalam mempertahankan detail gambar. Meski demikian, kamera utamanya mampu mengontrol eksposur dengan baik serta menghasilkan efek lens flare yang lebih minim dibandingkan dengan Motorola Edge 70 Fusion. Pova 8 juga tetap mempertahankan karakter reproduksi warna yang natural, meski secara keseluruhan tingkat detail pada foto malam hari masih berada di bawah kompetitornya.

POVA 8
Motorola Edge 70 Fusion

Kesimpulan akhir

Tecno Pova 8 menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya tampil berbeda di kelasnya. Desainnya yang berani dengan Alive Matrix Display menjadi daya tarik utama, dipadukan dengan baterai 8.000 mAh yang mampu bertahan hingga sekitar 1,5 hari dalam penggunaan normal. Untuk kebutuhan sehari-hari, performanya juga sudah memadai, sementara kameranya mampu menghasilkan reproduksi warna yang natural meski bukan yang paling tajam di kelasnya.

Di sisi lain, beberapa kompromi masih perlu dipertimbangkan. Penggunaan panel LCD terasa kurang kompetitif di segmen harga ini, sementara absennya varian penyimpanan 256 GB dan slot microSD membuat ruang penyimpanan menjadi lebih terbatas. Harga jualnya juga tergolong tinggi jika dibandingkan dengan spesifikasi yang ditawarkan.

Jika mengutamakan nilai keseluruhan, Motorola Edge 70 Fusion menawarkan paket yang lebih seimbang dengan layar AMOLED, bodi yang lebih ramping, kamera yang lebih kompetitif, serta performa yang sedikit lebih baik pada kisaran harga serupa.

Secara keseluruhan, Tecno Pova 8 bukanlah pilihan dengan value for money terbaik di kelasnya. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan desain unik, fitur Alive Matrix Display, dan daya tahan baterai di atas rata-rata, smartphone ini tetap layak dipertimbangkan.

Skor Editor: 7,8/10

Kelebihan

  • Desain unik dengan Alive Matrix Display yang tampil mencolok dan mudah dipersonalisasi.
  • Baterai 8.000 mAh menawarkan daya tahan yang sangat awet untuk penggunaan sehari-hari.
  • Kamera utama menghasilkan reproduksi warna yang natural pada kondisi pencahayaan yang baik.
  • HiOS terasa responsif, kaya fitur, dan nyaman digunakan untuk aktivitas harian.

Kekurangan

  • Panel LCD kurang kompetitif dibandingkan dengan layar AMOLED yang sudah umum di kelas harganya.
  • Hanya tersedia opsi penyimpanan 128 GB tanpa varian 256 GB maupun slot microSD.
  • Harga jual terasa kurang kompetitif jika dibandingkan dengan beberapa rival di kelas yang sama.

Home Reviews