Tecno Pova 8 hadir sebagai salah satu smartphone kelas menengah yang mengedepankan desain sebagai daya tarik utamanya. Ponsel ini tampil dengan bodi yang tebal serta mengusung bahasa desain yang terinspirasi dari Nothing, memberikan kesan berbeda dibandingkan dengan kebanyakan smartphone di kelasnya.
Di tengah persaingan yang semakin ketat dan peningkatan spesifikasi yang mulai bersifat iteratif, Tecno tampaknya memilih pendekatan berbeda dengan menjadikan desain sebagai salah satu nilai jual utama Pova 8. Namun, strategi tersebut diiringi dengan banderol harga yang lebih tinggi, yakni Rp 4 jutaan, dibandingkan dengan pendahulunya maupun sejumlah kompetitor di kelas yang sama.
Lantas, apakah Tecno Pova 8 mampu menawarkan pengalaman penggunaan yang sepadan dengan harganya? Kami telah menguji perangkat ini untuk menilai performa, kamera, daya tahan baterai, serta berbagai fitur yang ditawarkannya.
Table of Contents
Tecno POVA 8 menawarkan sejumlah keunggulan, mulai dari desain yang tampil berbeda, baterai berkapasitas besar, hingga kamera yang mampu memenuhi kebutuhan fotografi sehari-hari. Performa antarmukanya juga terasa responsif sehingga nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas harian.
Di sisi lain, penggunaan panel LCD menjadi salah satu kompromi yang perlu diperhatikan, terutama di kelas harga yang sama sudah banyak dihuni ponsel dengan layar AMOLED. Pilihan kapasitas penyimpanannya juga masih terbatas, sementara banderol harganya tergolong cukup tinggi dibandingkan sejumlah kompetitor.
Secara keseluruhan, Tecno POVA 8 bukan pilihan yang paling unggul di kelasnya. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan desain yang unik, daya tahan baterai, dan pengalaman penggunaan yang nyaman, ponsel ini tetap layak dipertimbangkan.
Desain menjadi salah satu aspek yang paling menonjol dari Tecno Pova 8. Ponsel ini mengusung panel belakang bergaya transparan dengan aksen geometris serta layar sekunder berbentuk lingkaran di samping modul kamera. Kombinasi tersebut membuat tampilannya berbeda dibandingkan dengan mayoritas smartphone kelas menengah yang beredar saat ini.
Tecno tampaknya memang ingin menjadikan desain sebagai identitas utama Pova 8. Pendekatan ini membuat ponsel tersebut mudah dikenali dan memberikan kesan yang berbeda, terlepas dari apakah tampilannya sesuai dengan selera setiap pengguna.
Kemiripan desain Tecno POVA 8 dengan perangkat Nothing cukup terlihat, terutama pada konsep panel belakang bergaya transparan dan elemen visual yang dibuat menyerupai komponen internal. Tecno juga menghadirkan layar sekunder bernama Alive Matrix Display yang berfungsi menampilkan notifikasi, indikator status, serta berbagai efek pencahayaan interaktif.
| Ponsel Pintar | Ketebalan | Berat | Peringkat IP |
| Motorola Edge 70 Fusion | 7.99 mm | 193 gram | IP68 +IP69 |
Konsep tersebut harus dibayar dengan dimensi bodi yang relatif besar. Tecno Pova 8 memiliki bobot 225 gram dengan ketebalan 8,8 mm yang kemungkinan dipengaruhi oleh penggunaan baterai berkapasitas besar. Selama pengujian, bodinya memang terasa lebih berat dibandingkan dengan sebagian besar kompetitor, tetapi kualitas rancang bangunnya tetap terasa kokoh saat digenggam.
Secara keseluruhan, Tecno Pova 8 menawarkan pendekatan desain yang berbeda dari kebanyakan smartphone di kelasnya. Alive Matrix Display tidak hanya menjadi elemen dekoratif, tetapi juga menambah fungsi melalui notifikasi dan informasi yang dapat ditampilkan langsung pada panel belakang.
Layar menjadi salah satu aspek yang paling terasa komprominya pada Tecno Pova 8. Di kisaran harga ini, banyak kompetitor telah beralih ke panel AMOLED sehingga penggunaan layar LCD membuatnya kurang kompetitif dari sisi kualitas tampilan.
| Ponsel Pintar | Layar | Kecerahan Puncak |
| Motorola Edge 70 Fusion | 6.8 inci - Extreme AMOLED | 5200 nits |
Berdasarkan pengujian kami, reproduksi warna yang dihasilkan belum sepekat panel OLED, sehingga pengalaman menonton video maupun menikmati konten media sosial terasa kurang imersif. Tingkat kecerahannya juga masih terbatas ketika digunakan di bawah sinar matahari langsung, sehingga visibilitas layar sedikit menurun.
Meski demikian, layar Tecno Pova 8 masih mampu memenuhi kebutuhan penggunaan sehari-hari, seperti menjelajah media sosial, membaca, dan bermain game. Hanya saja, dari sisi kualitas visual, layarnya masih tertinggal dibandingkan sejumlah kompetitor di kelas harga yang sama.
Dukungan refresh rate hingga 144 Hz membuat navigasi antarmuka terasa lebih mulus. Namun, berdasarkan pengujian kami, mode tersebut belum diterapkan secara menyeluruh. Refresh rate 144 Hz hanya aktif pada sejumlah aplikasi bawaan, seperti Pesan, Telepon, dan Pengaturan, sementara sebagian besar game dan aplikasi pihak ketiga masih berjalan pada refresh rate yang lebih rendah.
Dengan demikian, manfaat refresh rate 144 Hz dalam penggunaan sehari-hari masih belum sepenuhnya terasa. Dukungan yang lebih luas melalui pembaruan software (OTA) di masa mendatang diharapkan dapat memaksimalkan potensi layar ini, terutama untuk game dan aplikasi yang mendukung refresh rate tinggi.
Alive Matrix Display menjadi pembeda utama Tecno POVA 8 dibandingkan smartphone lain di kelasnya. Seluruh pengaturannya dapat diakses melalui menu Status Light, yang menyediakan berbagai opsi untuk mengubah pola pencahayaan, mengatur animasi, hingga mengaktifkan fitur-fitur interaktif.
Tecno juga menyertakan dua fitur berbasis sensor gerak, yaitu Microphone Spin yang bekerja menyerupai permainan putar botol serta Lucky Number untuk menghasilkan angka acak. Keduanya dapat dijalankan hanya dengan menggoyangkan ponsel sebanyak tiga kali.
Berdasarkan pengujian kami, konsep tersebut cukup menarik, tetapi implementasinya masih belum sepenuhnya konsisten. Sensor gerak terkadang aktif tanpa disengaja saat ponsel berada di dalam saku atau ketika pengguna sedang berada di dalam kendaraan, sehingga pengalaman pengguna belum sepresisi beberapa perangkat lain yang mengandalkan tombol fisik untuk mengaktifkan fitur serupa.
Di sisi lain, opsi personalisasi yang ditawarkan tergolong lengkap. Pengguna dapat memilih berbagai pola matriks bawaan atau membuat pola sendiri sesuai preferensi. Tingkat kecerahan Alive Matrix Display juga dapat diatur dengan mudah sehingga tampilannya tetap terlihat jelas dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Sektor daya menjadi salah satu keunggulan Tecno Pova 8. Ponsel ini dibekali baterai berkapasitas 8.000 mAh yang mampu memberikan daya tahan di atas rata-rata untuk kelasnya. Berdasarkan pengujian kami, perangkat ini dapat digunakan hingga sekitar 1,5 hari dengan pola penggunaan normal dan screen-on time sekitar lima jam per hari. Pada skenario penggunaan yang lebih intensif, daya tahannya memang berkurang, tetapi masih mampu bertahan hingga seharian.
Selama pengujian, konsumsi daya terlihat meningkat ketika ponsel digunakan untuk menjalankan game dalam waktu lama. Dalam sesi bermain selama 30 menit, kapasitas baterai berkurang sekitar delapan persen. Hasil tersebut menunjukkan efisiensi dayanya masih dapat ditingkatkan, terutama untuk beban kerja yang berat.
Pada pengujian PCMark Battery, Tecno POVA 8 mencatatkan waktu bertahan sekitar 17,5 jam. Hasil tersebut tergolong kompetitif dan sejalan dengan pengalaman penggunaan sehari-hari yang menunjukkan bahwa daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama perangkat ini.
Kecepatan pengisian daya Tecno Pova 8 juga memberikan hasil yang memuaskan. Meski dibekali baterai berkapasitas 8.000 mAh, adaptor pengisian daya 45 W bawaan mampu mengisi baterai dari 20 persen hingga 100 persen dalam waktu sekitar satu jam.
Dengan kombinasi kapasitas baterai yang besar dan waktu pengisian yang relatif singkat, Tecno Pova 8 menawarkan pengalaman penggunaan yang praktis untuk aktivitas sehari-hari. Meskipun efisiensi dayanya saat menjalankan beban kerja berat masih dapat ditingkatkan, performa sektor baterainya secara keseluruhan tetap menjadi salah satu keunggulan perangkat ini.
| Ponsel Pintar | Kapasitas Baterai | Dukungan Pengisian Daya | Waktu Pengisian Daya (20% hingga 100%) |
| Motorola Edge 70 Fusion | 7000 mAh | 68W Turbo Power Pengisian Daya | 49m |
Tecno Pova 8 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 7100 yang dipadukan dengan RAM 6 GB atau 8 GB serta penyimpanan internal 128 GB. Berdasarkan pengujian kami, performanya sudah memadai untuk penggunaan sehari-hari, mulai dari menjelajahi web, mengakses media sosial, multitasking ringan, hingga menikmati konten multimedia. Respons sistem memang tidak selalu secepat beberapa kompetitor di kelasnya, tetapi pengalaman penggunaan secara keseluruhan tetap terasa lancar.
Sistem operasi HiOS juga menjadi salah satu nilai tambah perangkat ini. Antarmukanya terasa ringan dan responsif, sementara bahasa desain Glow Space menghadirkan tampilan yang lebih modern pada berbagai elemen, seperti panel pengaturan cepat, aplikasi bawaan, dan layar panggilan. Tecno juga melengkapinya dengan sejumlah fitur berbasis AI serta opsi personalisasi yang cukup beragam.
| Ponsel Pintar | Aplikasi Pra-instal | Dukungan Perangkat Lunak |
| Motorola Edge 70 Fusion | 41 | 3 Tahun Pembaruan OS + 5 Tahun Pembaruan Keamanan |
Meski demikian, masih terdapat ruang untuk penyempurnaan. Beberapa aplikasi bawaan belum menggunakan bahasa desain terbaru sehingga tampilan antarmuka terasa kurang konsisten. Selain itu, kebijakan pembaruan perangkat lunaknya juga masih tertinggal dibandingkan dengan beberapa kompetitor di kelas yang sama. Secara keseluruhan, HiOS tetap menawarkan pengalaman penggunaan yang nyaman dan menjadi salah satu keunggulan Tecno Povs 8.
Sektor kamera menjadi salah satu aspek yang paling terasa komprominya pada Tecno Pova 8. Ponsel ini dibekali kamera utama 50 MP yang ditemani sebuah kamera sekunder di bagian belakang, serta kamera depan 13 MP untuk kebutuhan swafoto. Dibandingkan dengan sejumlah kompetitor di kelas harga yang sama, konfigurasi tersebut tergolong sederhana karena belum dilengkapi OIS maupun kamera ultrawide yang dapat memberikan fleksibilitas lebih saat memotret.
Meski spesifikasinya tidak terlalu menonjol, performa kamera utamanya masih cukup memadai untuk penggunaan sehari-hari. Dalam kondisi pencahayaan yang baik, kamera mampu menghasilkan foto dengan reproduksi warna yang natural. Namun, tingkat detail yang ditangkap masih tergolong biasa, sementara kualitas gambar mulai menurun ketika memotret pada kondisi minim cahaya.
Dalam kondisi pencahayaan yang baik, kamera utama Tecno Pova 8 masih mampu menghasilkan foto yang memuaskan. Reproduksi warnanya cenderung natural dengan karakter yang mendekati kondisi asli. Namun, tingkat detail yang dihasilkan belum menjadi yang terbaik di kelasnya. Tekstur objek terlihat sedikit lembut dan penurunan kualitas gambar semakin terasa ketika kondisi cahaya mulai berkurang. Pada pemotretan malam hari, detail halus lebih mudah hilang saat foto diperbesar, sehingga performanya belum ideal bagi pengguna yang sering memotret dalam kondisi minim cahaya.
Karakter yang sama juga terlihat pada kamera depannya. Dalam kondisi cahaya yang cukup, kamera selfie 13 MP mampu menghasilkan foto dengan warna kulit yang natural dan tingkat detail yang memadai. Akan tetapi, ketika digunakan di dalam ruangan atau pada malam hari, pemrosesan gambar cenderung menerapkan efek penghalusan wajah secara agresif sehingga detail wajah tampak berkurang.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai performanya, kami membandingkan hasil kamera Tecno Pova 8 dengan Motorola Edge 70 Fusion. Berikut hasil perbandingannya.
Siang hari
Pada kondisi pencahayaan siang hari, Tecno Pova 8 mampu menghasilkan reproduksi warna yang natural dan mendekati kondisi aslinya. Dibandingkan dengan Motorola Edge 70 Fusion, karakter warnanya terlihat lebih akurat. Namun, keunggulan tersebut harus dibayar dengan tingkat detail yang masih berada di bawah kompetitornya. Edge 70 Fusion mampu menangkap tekstur objek dengan lebih tajam sehingga hasil fotonya tampak lebih kaya detail, terutama saat diperbesar.
Mode Portrait
Pada mode portrait, kedua ponsel mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang memuaskan. Tecno Pova 8 kembali unggul dalam menyajikan warna kulit yang terlihat lebih natural dan mendekati kondisi aslinya. Sementara itu, Motorola Edge 70 Fusion menawarkan tingkat ketajaman yang lebih baik serta kemampuan pemisahan objek (edge detection) yang lebih rapi, sehingga efek bokeh tampak lebih presisi di sekeliling subjek.
Selfie
Pada sektor kamera depan, Tecno Pova 8 menunjukkan performa yang lebih unggul. Hasil foto selfie memiliki tingkat ketajaman yang lebih baik dengan pemrosesan gambar yang minim efek beautify, sehingga tekstur wajah tetap terlihat alami. Reproduksi warna kulit juga tampil akurat, membuat hasil swafoto terlihat lebih natural dibandingkan dengan kompetitornya.
Kondisi minim cahaya
Pada kondisi minim cahaya, Tecno Pova 8 masih menunjukkan keterbatasan dalam mempertahankan detail gambar. Meski demikian, kamera utamanya mampu mengontrol eksposur dengan baik serta menghasilkan efek lens flare yang lebih minim dibandingkan dengan Motorola Edge 70 Fusion. Pova 8 juga tetap mempertahankan karakter reproduksi warna yang natural, meski secara keseluruhan tingkat detail pada foto malam hari masih berada di bawah kompetitornya.
Tecno Pova 8 menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya tampil berbeda di kelasnya. Desainnya yang berani dengan Alive Matrix Display menjadi daya tarik utama, dipadukan dengan baterai 8.000 mAh yang mampu bertahan hingga sekitar 1,5 hari dalam penggunaan normal. Untuk kebutuhan sehari-hari, performanya juga sudah memadai, sementara kameranya mampu menghasilkan reproduksi warna yang natural meski bukan yang paling tajam di kelasnya.
Di sisi lain, beberapa kompromi masih perlu dipertimbangkan. Penggunaan panel LCD terasa kurang kompetitif di segmen harga ini, sementara absennya varian penyimpanan 256 GB dan slot microSD membuat ruang penyimpanan menjadi lebih terbatas. Harga jualnya juga tergolong tinggi jika dibandingkan dengan spesifikasi yang ditawarkan.
Jika mengutamakan nilai keseluruhan, Motorola Edge 70 Fusion menawarkan paket yang lebih seimbang dengan layar AMOLED, bodi yang lebih ramping, kamera yang lebih kompetitif, serta performa yang sedikit lebih baik pada kisaran harga serupa.
Secara keseluruhan, Tecno Pova 8 bukanlah pilihan dengan value for money terbaik di kelasnya. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan desain unik, fitur Alive Matrix Display, dan daya tahan baterai di atas rata-rata, smartphone ini tetap layak dipertimbangkan.
Skor Editor: 7,8/10
Kelebihan
Kekurangan