
Di Amerika Utara, Samsung berhadapan dengan Moto dengan produk HP flip Razr yang dihargai di bawah kisaran 1.000 dollar AS. Di Eropa Barat, ada Honor dengan foldable tipe buku (fold) Magiv V yang tipis dan atraktif.
Counterpoint mencatat, Honor dan Motorola adalah brand dengan pertumbuhan paling pesat di pasaran ponsel lipat, berkat produk-produk flagship dari kedua pabrikan yang diluncurkan pada bulan Juni dan Juli.
Satu brand lain yang mencatat pertumbuhan besar adalah Xiaomi dengan peningkatan angka pengiriman YoY mencapai 185 persen. Kenaikan tersebut didorong oleh HP lipat model clamshell pertamanya, Mix Flip, berikut debut di pasaran lain di luar China.
Pangsa pasar Xiaomi pun naik menjadi 6 persen pada kuartal-III 2024, tertinggi semenjak merek China tersebut mulai memasuki market foldable pada kuartal-I 2021.
Analis senior Counterpoint, Jene Park, mengatakan bahwa pasar HP lipat global sedang mengalami masa transisi dari segmen niche menuju mainstream. Konsumen terutama tertarik dengan HP lipat tipe buku, tapi harganya yang masih relatif tinggi tetap menjadi penghalang adopsi oleh masyarakat secara lebih meluas.
“Kalau para pabrikan serius mempertimbangkan untuk meningkatkan aspek aksesibilitas harga, berikut dengan pengembangan keandalan teknologi lebih lanjut dan peningkatan persepsi konsumen, fase ini bisa dilalui,” ujar Park.