
Para pabrikan smartphone China belakangan marak menyematkan kapasitas baterai yang semakin besar di produk masing-masing, mencapai 8.000 mAh atau lebih. Sementara itu, Samsung masih keukeuh dengan baterai yang relatif kecil. Galaxy S25 Ultra, misalnya, hanya mampu menampung daya 5.000 mAh.
Namun, keadaan tersebut boleh jadi akan segera berubah. Pasalnya, Samsung dikabarkan sedang mengembangkan baterai silicon-carbon dual-cell dengan kapasitas luar biasa, mencapai kisaran 20.000 mAh.
Menurut Informasi yang beredar dari leaker di media sosial, baterai jumbo bikinan Samsung ini terdiri dari dua cell dengan kapasitas berbeda. Cell pertama yang ketebalannya 6,3 mm memiliki kapasitas 12.000 mAh, sedangkan cell kedua dengan ketebalan 4 mm berdaya tampung 8.000 mAh.
Some extra size detail about the dual stacked cell
— S (@SPYGO19726) December 25, 2025
Cell 1 (Primary):
Capacity: 12,000mAh
Thickness: 6.3mm
Dimensions: 10cm × 6.8cm
Cell 2 (Secondary / Competitive Stack):
Capacity: 8,000mAh
Thickness: 4mm
Dimensions: 10cm × 6.8cm
The 8000 MaH swole up from 4mm to 7.2mm. https://t.co/xVRA4Th3Hk
Seperti dilaporkan GSM Arena, ketika diuji, konon baterai 20.000 mAh dari Samsung mampu membuahkan screen-on-time (SoT) mencapai 27 jam dalam sebuah pengujian, serta annual charge cycle sebanyak 960 kali.
Namun, pengujian tersebut kabarnya tak berlangsung sesuai harapan karena sang baterai disebut mengalami swelling alias menggembung begitu pengujian selesai dilakukan. Ukuran ketebalan sel 8.000 mAh disinyalir membengkak dari 4 mm menjadi 7,2 mm.
Tentu saja, karena masih bersifat rumor, informasi di atas sebaiknya tak ditelan mentah-mentah begitu saja. Ada juga kemungkinan bahwa Samsung sebenarnya bukan mengembangkan baterai untuk smartphone, melainkan perangkat lain seperti kendaraan listrik.









