Samsung Exynos 2600 Bakal Jadi Chip 2 Nm Pertama, Debut di Galaxy S26?
Teknologi semikonduktor terus berkembang menuju proses fabrikasi yang lebih kecil untuk menekan konsumsi daya sambil meningkatkan performa. Setelah process node 3 nm, kini
chip 2 nm sedang dikembangkan oleh para pabrikan, salah satunya Samsung.
Dalam konferensi dengan investor untuk laporan keuangannya minggu lalu, perusahaan asal Korea Selatan itu mengatakan bahwa calon chip baru besutannya, Exynos 2600, akan diproduksi menggunakan proses produksi 2 nm Gate-All-Around (GAA) oleh Samsung Foundry, divisi semikonduktor dari Samsung Electronics.
Dihimpun dari
GSM Arena, saat sudah meluncur nanti, Samsung mengatakan bahwa Exynos 2600 bakal menjadi
chip 2 nm pertama di pasaran. Diduga kuat Exynos 2600 akan melakukan debutnya di lini ponsel
flagship mendatang dari Samsung, Galaxy S26 Series.
Dibandingkan
chip Exynos 2500 sebelumnya yang dibuat dengan proses fabrikasi 3 nm, Samsung mengeklaim bahwa Exynos 2600 akan menawarkan peningkatan signifikan dalam hal kemampuan
neural processing unit (NPU) untuk menjalankan fungsi-fungsi AI secara
on-device. Exynos 2600 sendiri kabarnya bakal menggunakan konfigurasi CPU 10-
core seperti produk-produk c
hip Exynos flagship sebelumnya. Berdasarkan sebuah
listing di Geekbench, ke-10
core tersebut bakal terjadi menjadi tiga
cluster, masing-masing berisi 1
prime core, 3
performance core, dan 6
efficiency core (1+3+6).
Prime core Exynos 2600 konon berkecepatan 3,55 GHz, sementara
performance dan
efficiency core masing-masing memiliki frekuensi 2,96 GHz dan 2,46 GHz. Adapun GPU yang digunakan adalah Xclipse 960 yang disebut memiliki performa 15 persen lebih tinggi dibanding Adreno 830 di Qualcomm Snapdragon 8 Elite.
Meskipun canggih, Exynos 2600 disinyalir hanya akan digunakan di dua model HP Galaxy S26 Series, kemungkinan Galaxy S26 Pro dan Galaxy S26 Edge, sementara model teratas Galaxy S26 Ultra akan tetap ditenagai
chip flagship terbaru Qualcomm, Snapdragon 8 Elite 2.