
Samsung sepertinya bakal segera membawa masuk ponsel terbarunya di Indonesia. Bukan tanpa sebab, perangkat yang diyakini kuat sebagai Samsung Galaxy A08 baru-baru ini terpantau muncul di laman Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Berdasarkan penemuan data dari laman P3DN Kemenperin, terdapat sertifikat untuk perangkat dengan nomor model SM-A085F yang didaftarkan oleh PT Samsung Electronics Indonesia. Perangkat yang masuk dalam kategori smartphone 4G LTE ini berhasil mengantongi nilai TKDN sebesar 37,50 persen, sebagaimana terlihat di tautan ini.
Munculnya perangkat di situs TKDN biasanya menjadi pertanda kuat bahwa produk tersebut akan segera resmi diluncurkan di Indonesia. Langkah selanjutnya bagi ponsel ini adalah mengantongi sertifikasi SDPPI Postel Komdigi.
Meskipun laman TKDN tidak membeberkan spesifikasi Galaxy A08, bocoran perihal jeroannya sudah muncul lebih dulu di platform Google Play Console.
Galaxy A08 disebut menggunakan chipset MediaTek MT6789V/CD yang identik dengan Helio G99, yang merupakan salah satu chip 4G paling kuat yang cukup populer serta sudah digunakan pada model pendahulunya, yakni Galaxy A07 4G.
Dari situs Google Play Console juga terlihat bahwa Galaxy A08 akan dibekali RAM hingga 8 GB. Jika benar, ini adalah salah satu RAM terbesar di ponsel di kelas budget.
Layar ponsel ini konon akan memiliki resolusi HD Plus (720 x 1.600 piksel) dengan kerapatan piksel sebesar 300 dpi (dot per inch).
Selain muncul di Google Play Console, Samsung Galaxy A08 juga sebelumnya telah menampakkan diri pada laman sertifikasi FCC. Harga rilis maupun tanggal peluncurannya masih belum diketahui. Namun, Galaxy A07 tahun lalu meluncur di Indonesia pada Agustus 2025 dengan harga mulai dari Rp 1,4 juta. Tidak menutup kemungkinan Galaxy A08 rilis di Tanah Air pada bulan ini, atau mungkin paling telat bulan depan.